Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 30 Maret 2026
Trending
  • Mitsubishi Xpander HEV Versi Terbaru, Harga Rp 480 Jutaan
  • Kisah Yuma Soerianto, Anak Indonesia Jadi Pengembang Apple di Usia 10 Tahun
  • Pemimpin intelijen Bali, ini jejak karier Kombes Pol Andy Ervyn yang mengesankan
  • Dinamika Politik Denmark: Pemilu 2026 dan Isu Greenland
  • Prediksi Skor Chile vs Cape Verde: Head-to-Head dan Statistik di FIFA Series 2026
  • Ramalan Zodiak Besok: Leo, Virgo, Libra, Scorpio, 29 Maret 2026 – Kenaikan Saldo & Hadapi Konflik
  • Renungan Katolik Jumat 27 Maret 2026: Bapa Ada dalam Aku
  • ENRG turun dari puncak, analis rekomendasikan beli, target tembus rekor baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Pengamat: Seskab Teddy Ikut Sesko AD untuk Kenaikan Pangkat
Politik

Pengamat: Seskab Teddy Ikut Sesko AD untuk Kenaikan Pangkat

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penjelasan Analis Militer Mengenai Kenaikan Pangkat Teddy Indra Wijaya

Seorang analis militer dan keamanan dari Universitas Nasional, Selamat Ginting, memberikan penjelasan terkait langkah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang mengikuti program reguler ke-67 Sesko TNI Angkatan (AD). Menurutnya, hal ini merupakan salah satu syarat penting untuk kenaikan pangkat militer di masa depan.

Selamat menjelaskan bahwa salah satu persyaratan bagi Teddy untuk mendapatkan kenaikan pangkat menjadi perwira menengah kolonel adalah dengan mengikuti pendidikan Sesko TNI AD. Meskipun sebelumnya Teddy telah naik pangkat menjadi letnan kolonel pada 2025, ia belum mengikuti pendidikan tersebut.

“Bila Teddy tidak mengikuti Seskoad maka dia akan terbentur menjadi kolonel untuk masa waktu sesuai aturan yang baru 2025,” ujar Selamat ketika dihubungi melalui telepon.

Berdasarkan aturan baru dari Panglima TNI, seorang prajurit harus melewati masa dinas selama 17 tahun pasca pendidikan Seskoad untuk meraih pangkat kolonel. Tanpa pendidikan Seskoad, masa dinas yang ditempuh lebih lama untuk diangkat menjadi kolonel yakni 24 tahun.

“Dalam kasus Teddy, dia baru bisa naik level nanti pada 2028 karena dia merupakan lulusan Akademi Militer 2011,” katanya.

Pendidikan Seskoad Memiliki Jadwal yang Padat

Selamat juga menjelaskan bahwa dalam pendidikan reguler ke-67 Seskoad, Teddy bertemu dengan teman-teman satu lettingnya, meskipun ia telah mendapat pangkat letkol. Sementara, mayoritas teman-temannya masih berpangkat mayor.

Pendidikan Seskoad memiliki jadwal yang padat. Agendanya dilakukan selama lima hari dalam sepekan di Bandung. Sedangkan, Teddy tidak mengambil cuti dari kegiatannya di Sekretariat Kabinet.

Itu sebabnya, Selamat menilai tidak wajar ketika dalam pendidikan Seskoad ke-67 ini juga tersedia pembelajaran dengan format daring, meskipun pendidikan di Seskoad pernah dilakukan secara daring ketika pandemik COVID-19 melanda Tanah Air.

“Makanya pendidikan di Seskoad kali ini agak unik karena tersedia secara daring. Bisa jadi fasilitas pembelajaran daring ini tersedia untuk Teddy saja karena kan masih menjabat sebagai Seskab,” katanya.

Pendidikan Seskoad Dibuat Lebih Singkat

Selamat juga menyebut kini masa pendidikan di Seskoad dibuat lebih singkat. Bila sebelumnya pendidikan di Seskoad memakan waktu sekitar 10 bulan hingga 12 bulan, kini cukup enam bulan. Ia menduga kebijakan percepatan pendidikan itu untuk mengantisipasi perkiraan akan terjadi perang dunia ketiga, sebagaimana pernah disebut Presiden Prabowo Subianto.

“Kemarin Pak Prabowo beberapa kali sempat mengatakan kekhawatirannya mengenai perang dunia ketiga. Maka ini satu rangkaian peraturan Panglima TNI Nomor 15 Tahun 2025, dengan kekhawatiran presiden. Sehingga bisa dihasilkan komandan batalyon, komandan resimen, komandan brigade dalam usia yang masih muda,” katanya.

Metode Pembelajaran Seskoad Berbasis Daring

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, membenarkan bahwa Teddy saat ini sedang mengikuti pendidikan reguler Seskoad ke-67. Namun, metode pembelajarannya tidak hanya tatap muka, tetapi memungkinkan diikuti secara daring.

“Kami sampaikan bahwa benar Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat ini sedang mengikuti Dikreg LXVII Seskoad. Pendidikan dilakukan dengan metode tatap muka dan daring, menyesuaikan pengembangan pendidikan, dinamika tugas dan kebutuhan organisasi,” ujar Donny, Jumat, 6 Februari 2026.

Teddy sendiri diketahui masih menjabat sebagai Sekretaris Kabinet ketika menjalani pendidikan reguler Seskoad. Sedangkan, pendidikan itu dijalani selama enam bulan dan berlokasi di Bandung.

Lebih lanjut, kata Donny, Seskoad merupakan lembaga yang bertujuan untuk membentuk perwira menengah pangkat mayor atau letnan kolonel, agar memiliki kemampuan, manajerial, dan wawasan strategis, untuk mendukung tugas staf maupun komando.

“Pendidikan Seskoad diikuti oleh perwira TNI AD, matra lain, Polri, serta perwira negara sahabat, dengan kurikulum yang mencakup ilmu strategi, kepemimpinan, manajemen pertahanan, serta kajian geopolitik,” ujar jenderal bintang satu itu.

Donny menyebut keikutsertaan Teddy dalam pendidikan reguler Seskoad merupakan bagian dari proses pembinaan karier perwira TNI AD. Pembinaan karier di TNI AD dilaksanakan secara profesional, objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.





Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dinamika Politik Denmark: Pemilu 2026 dan Isu Greenland

30 Maret 2026

Rudy Mas’ud: 30 Persen Warga Kaltim Turunan Sulsel, Ajak Pengusaha Berperan di IKN

29 Maret 2026

28 Perwira TNI Angkatan Darat Naik Pangkat Usai Mutasi, Ada Jenderal Dekat Prabowo

29 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mitsubishi Xpander HEV Versi Terbaru, Harga Rp 480 Jutaan

30 Maret 2026

Kisah Yuma Soerianto, Anak Indonesia Jadi Pengembang Apple di Usia 10 Tahun

30 Maret 2026

Pemimpin intelijen Bali, ini jejak karier Kombes Pol Andy Ervyn yang mengesankan

30 Maret 2026

Dinamika Politik Denmark: Pemilu 2026 dan Isu Greenland

30 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?