Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 30 Maret 2026
Trending
  • Apa Itu Kharg Island? Pulau Strategis Ekspor Minyak
  • Libur Lebaran, Baturraden Dipadati Pengunjung
  • 6 HP Baru Diluncurkan Harga Rp1 Jutaan, Spesifikasi Gahar dengan Layar Halus dan Baterai Besar
  • 5 Alasan Eun He Ingin Menghancurkan Seol Ah di Siren’s Kiss
  • Naskah Khutbah Jumat: 5 Peristiwa Penting di Bulan Syawal yang Jarang Diketahui
  • Jadwal FIFA Series: Era Baru Timnas dengan Herdman, Beri Ruang Pemain Muda dan Ancaman Tak Terduga
  • 5 Kebiasaan Pagi untuk Wajah Awet Muda Pria, Coba Sekarang!
  • Akhir Hari Ini, Puncak Arus Balik Mengintai di Tengah Diskon Tol 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Kata Hensa: Prabowo Minta Kader Gerindra Tidak Nakal
Politik

Kata Hensa: Prabowo Minta Kader Gerindra Tidak Nakal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peringatan Keras Prabowo Subianto untuk Kader Partai Gerindra

Seorang dosen komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, atau yang akrab disapa Hensa, memberikan analisis terkait peringatan keras yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada kader Partai Gerindra. Menurutnya, peringatan tersebut tidak hanya ditujukan pada kader partai sendiri, tetapi juga menjadi pesan bagi partai-partai lain.

Hensa menilai bahwa pernyataan Prabowo mencerminkan komitmen kuat terhadap penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu. Ia menyebut kalimat “Kalau Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap” sebagai contoh bahasa tegas yang digunakan untuk membangun citra seorang pemimpin yang berintegritas dan tidak nepotis.

Menurut Hensa, penggunaan kata-kata kasar namun lugas bukan sekadar gaya bicara, melainkan strategi komunikasi politik yang efektif. Dengan demikian, Prabowo ingin menepis narasi bahwa kekuasaan akan melindungi kroni atau anggota partai sendiri. Justru sebaliknya, ia menegaskan bahwa hukum di atas segalanya, bahkan di atas loyalitas partai.

Pesan untuk Seluruh Partai Koalisi

Pernyataan Prabowo dalam rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, disampaikan di hadapan banyak pejabat dari berbagai partai politik. Menurut Hensa, hal ini menjadi pesan lintas partai. Presiden ingin agar seluruh pejabat pemerintahan dari berbagai latar belakang mengetahui bahwa ia juga tegas terhadap kadernya sendiri.

“Ini pesan lintas partai, Pak Prabowo tidak ingin ada persepsi bahwa koalisi besar ini menjadi tameng bagi siapa pun yang nakal. Dengan menegaskan ‘saya tangkap’ tanpa terkecuali, ia membangun fondasi bahwa pemerintahan ini berbasis hukum, bukan berbasis patron politik,” ujar Hensa.

Ancaman Prabowo untuk Kader yang Melanggar Hukum

Sebelumnya, Prabowo mengancam tidak akan segan menangkap kader Partai Gerindra yang melanggar hukum. Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa ia tidak akan melindungi siapa pun yang melawan hukum, termasuk kader partainya sendiri.

Ancaman ini disampaikan dalam taklimatnya di rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan pemerintah daerah 2026. Prabowo menyampaikan pesannya dengan tegas, yaitu: “Kalau (ada kader) Gerindra berengsek, Gerindra pun saya tangkap. Jangan macam-macam, enggak ada itu. Kita semua bergerak.”

Ia menekankan bahwa tidak melihat seseorang berdasarkan pilihan politik maupun afiliasi partai politiknya. Hal ini menunjukkan bahwa Prabowo memiliki pendekatan yang objektif dalam menjalankan pemerintahan.

Analisis Komunikasi Politik

Hensa menilai bahwa peringatan Prabowo merupakan bagian dari strategi komunikasi politik yang efektif. Dengan menggunakan bahasa yang tegas dan langsung, ia mampu menyampaikan pesan penting kepada publik serta kader partai. Hal ini juga membantu membangun citra seorang pemimpin yang tidak ragu dalam mengambil keputusan, terutama terkait hukum dan keadilan.

Dalam konteks yang lebih luas, peringatan ini juga bisa menjadi bentuk penguatan koalisi partai politik. Dengan menunjukkan ketegasan terhadap kader partai sendiri, Prabowo memberikan keyakinan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya akan berjalan dengan transparansi dan akuntabilitas.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, peringatan keras Prabowo Subianto kepada kader Partai Gerindra mencerminkan komitmen terhadap prinsip hukum yang adil dan tidak memihak. Dengan langkah-langkah seperti ini, ia berusaha membangun citra seorang pemimpin yang tegas dan berintegritas. Di samping itu, pesan ini juga menjadi bentuk penguatan koalisi dan menepis persepsi negatif tentang pemerintahan yang tidak jelas arahnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Naskah Khutbah Jumat: 5 Peristiwa Penting di Bulan Syawal yang Jarang Diketahui

30 Maret 2026

Kades Jada Bahrin Menyerah,Tak Sunggup Tertibkan 500 Tambang Ilegal Pilih Mundur dari Jabatan

30 Maret 2026

Dinamika Politik Denmark: Pemilu 2026 dan Isu Greenland

30 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Apa Itu Kharg Island? Pulau Strategis Ekspor Minyak

30 Maret 2026

Libur Lebaran, Baturraden Dipadati Pengunjung

30 Maret 2026

6 HP Baru Diluncurkan Harga Rp1 Jutaan, Spesifikasi Gahar dengan Layar Halus dan Baterai Besar

30 Maret 2026

5 Alasan Eun He Ingin Menghancurkan Seol Ah di Siren’s Kiss

30 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?