Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 7 Februari 2026
Trending
  • PBI Eropa Jajarkan Kebaya di Panggung Dunia
  • Dedy Wahyudi ajak Puti Guntur Soekarno ziarah ke Bengkulu saat rapat di DPR RI
  • Ramalan Zodiak Leo dan Virgo Hari Ini: Percaya Diri dan Ketelitian Bertemu Kebijaksanaan
  • BI buka opsi lanjut pengalihan utang, Purbaya jamin tidak ada beban bersama
  • Kata Hensa: Prabowo Minta Kader Gerindra Tidak Nakal
  • Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Bab 5: Puisi Diafan dan Prismatis
  • Golkar: Banyak Alternatif Pengganti Adies Kadir
  • Menuai Kontroversi, Prilly Latuconsina Minta Maaf
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»MUI: Prabowo Tinggalkan Dewan Perdamaian Jika Tidak Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Politik

MUI: Prabowo Tinggalkan Dewan Perdamaian Jika Tidak Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Presiden Prabowo Siap Mundur dari Board of Peace Jika Tidak Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kesiapan untuk mundur dari Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Keputusan ini diambil jika forum internasional tersebut tidak memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara nyata.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis menjelaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace tidak bersifat mengikat sepenuhnya. Menurutnya, Pemerintah RI akan mengambil posisi tegas dalam keikutsertaan BoP.

“Permintaan itu dijawab oleh Pak Presiden bahwa dalam keanggotaan BoP tidak harus mengikuti semuanya. Jika ada langkah atau aksi yang tidak cocok, Indonesia akan abstain atau tidak ikut. Yang kedua, jika dalam perkembangannya forum itu tidak membawa kemaslahatan, Presiden tidak segan-segan untuk keluar dari BoP,” kata Cholil usai pertemuan dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2).

Dalam pertemuan tersebut, MUI menyampaikan sikap skeptis terhadap keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace. Keraguan tersebut didasari oleh rekam jejak Presiden AS Donald Trump sebagai inisiator forum perdamaian, yang dinilai tidak menunjukkan komitmen terhadap perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Meski demikian, Kiai Cholil menuturkan bahwa Presiden Prabowo menjelaskan keterlibatan Indonesia merupakan upaya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui pendekatan dari dalam forum internasional tersebut.

“Presiden menyampaikan akan memperbaiki dari dalam. Kami tetap skeptis karena, pertama, rekam jejak Trump tidak membela Palestina. Kedua, Israel di bawah Netanyahu sampai sekarang tidak mengakui kemerdekaan Palestina,” ujarnya.

Kiai Cholil menegaskan, Presiden dan MUI sepakat bahwa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan karena bertentangan dengan konstitusi, UUD 1945, serta ajaran Islam.

“Kami sepakat bahwa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan karena menurut keyakinan umat Islam dan konstitusi kita, UUD 1945 menolak penjajahan. Kedua, kita sepakat bahwa Indonesia membela kemerdekaan Palestina,” jelas Cholil.

Karena itu, MUI meminta pemerintah untuk memastikan bahwa upaya perdamaian dalam Board of Peace tidak tunduk pada konsep perdamaian versi Donald Trump, yang dinilai berpotensi merugikan perjuangan kemerdekaan Palestina.

Selain itu, MUI juga meminta agar pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Palestina tidak dijadikan alat untuk menekan kelompok-kelompok yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina, seperti Hamas, yang justru dapat menguntungkan Israel.

“Kami meminta agar perdamaian yang dibangun bukan hanya damai menurut versi Trump dan Netanyahu, tetapi benar-benar menjamin kemerdekaan rakyat Palestina. Kami juga meminta agar pasukan perdamaian Indonesia tidak menjadi alat pemukul bagi mereka yang berjuang untuk kemerdekaan Palestina,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dedy Wahyudi ajak Puti Guntur Soekarno ziarah ke Bengkulu saat rapat di DPR RI

7 Februari 2026

Kata Hensa: Prabowo Minta Kader Gerindra Tidak Nakal

7 Februari 2026

Menuai Kontroversi, Prilly Latuconsina Minta Maaf

7 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

PBI Eropa Jajarkan Kebaya di Panggung Dunia

7 Februari 2026

Dedy Wahyudi ajak Puti Guntur Soekarno ziarah ke Bengkulu saat rapat di DPR RI

7 Februari 2026

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo Hari Ini: Percaya Diri dan Ketelitian Bertemu Kebijaksanaan

7 Februari 2026

BI buka opsi lanjut pengalihan utang, Purbaya jamin tidak ada beban bersama

7 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?