Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 28 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Lambang Flying Lady Rolls-Royce Dulu Jadi Tutup Radiator
Otomotif

Lambang Flying Lady Rolls-Royce Dulu Jadi Tutup Radiator

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Sejarah Hood Ornament pada Mobil Mewah

Hood ornament, atau hiasan di bagian depan mobil, sering kali menjadi ciri khas dari merek mobil mewah. Salah satu contoh terkenal adalah Spirit of Ecstacy yang menjadi lambang resmi dari Rolls-Royce. Meskipun telah mengalami berbagai perubahan seiring waktu, sosok patung flying lady ini tetap menjadi identitas dari mobil-mobil mewah asal Inggris.

Namun, alih-alih hanya membahas logo Rolls-Royce, kita akan menjelajahi sejarah mengapa hiasan ini muncul di bagian depan mobil. Selain Rolls-Royce, banyak merek lain juga menggunakan ornamen serupa, seperti Mercedes-Benz dengan bintang tiga dan brand lainnya.

Awal Mula Hood Ornament

Pada awal perkembangan mobil, radiator merupakan komponen penting dalam sistem pendinginan. Posisi paling ideal untuk radiator berada di bagian depan kendaraan. Di masa itu, radiator biasanya berbentuk kotak dengan tutup di bagian atas. Dari sini muncul ide kreatif dari pemilik mobil untuk menambahkan hiasan pada tutup radiator tersebut.

Meskipun tidak jelas mobil pertama yang menggunakan hiasan ini, informasi menyebutkan bahwa pada tahun 1896, sebuah mobil Daimler dimodifikasi dengan menambahkan patung St Christopher di bagian tutup radiator. Kemudian, pada tahun 1903, Dancing Elephant digunakan sebagai ornamen pada mobil Bugatti Royale.

Pengenalan Spirit of Ecstacy oleh Rolls-Royce

Baru pada tahun 1911, Rolls-Royce memperkenalkan Spirit of Ecstacy sebagai maskot resmi mobil mereka. Ini menjadi langkah yang sangat populer dan diikuti oleh banyak produsen otomotif pada masa itu. Dari sinilah ornamen ini mulai menjadi ciri khas dari mobil-mobil premium.

Selain itu, pada tahun 1912, hadir Boyce Motometer, yang dipatenkan oleh Harrison Hurlburt Boyce. Perangkat ini berfungsi sebagai penunjuk suhu dan sekaligus menjadi tutup radiator sekaligus hiasan. Banyak mobil dari Ford, Chevrolet hingga Dodge pada masa itu menggunakan produk ini.

Perkembangan dan Fungsi Saat Ini

Seiring berkembangnya teknologi, tutup radiator tidak lagi menjadi tempat utama bagi hiasan ini. Namun, fungsi sebagai hood ornament tetap dipertahankan hingga saat ini. Umumnya, mobil-mobil premium masih menggunakan ornamen ini sebagai simbol keanggunan dan kemewahan.

Beberapa merek mobil terkenal menggunakan hiasan unik di bagian depan kendaraannya. Misalnya, Mercedes-Benz dengan bintang tiga, Bentley dengan singa, dan Audi dengan empat lingkaran. Setiap ornamen memiliki makna dan sejarah tersendiri yang mencerminkan identitas merek tersebut.

Kesan Akhir

Hood ornament bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan filosofis. Dari awalnya sebagai tutup radiator hingga menjadi simbol kebanggaan merek, ornamen ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia otomotif. Meskipun fungsinya semakin berubah, keberadaannya tetap menjadi ciri khas mobil-mobil mewah.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ulasan Mitsubishi X-Force: Keunggulan & Pengalaman Pemilik Setelah 24.000 km

31 Agustus 2026

Penjualan BEV Melonjak 88,6 Persen, Tanda Perubahan Industri Otomotif

30 Agustus 2026

5 Alasan Wiper Mobil Masih Berisik Meski Sudah Ganti Karet

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?