Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 21 Mei 2026
Trending
  • Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026
  • Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik
  • Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti
  • Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH
  • Prediksi Final Piala FA: Chelsea vs Manchester City, Mengakhiri Kekalahan di Laga Penentuan
  • Perjalanan Karier Choi Siwon: Dari Idola ke Pengusaha
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Moto3 Catalunya 2026: Tantangan Veda Ega Hadapi Pembalap Spanyol
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Dampak krisis global, ketua Komisi XI desak BI lakukan intervensi tegas
Ekonomi

Dampak krisis global, ketua Komisi XI desak BI lakukan intervensi tegas

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai bahwa Bank Indonesia (BI) perlu mengambil langkah yang lebih berani dan taktis dalam menjaga stabilitas rupiah. Hal ini dilakukan mengingat kondisi pasar keuangan global yang semakin tidak pasti, sehingga menyebabkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Menurut Misbakhun, situasi saat ini ditandai oleh beberapa faktor, seperti kebijakan suku bunga tinggi yang berlangsung lama (high for longer) dari The Fed dan ketegangan geopolitik. Kondisi ini memerlukan respons kebijakan moneter yang tidak biasa. Ia menekankan bahwa BI tidak boleh hanya menunggu pasar menyesuaikan diri secara alami, tetapi harus proaktif dalam mengambil tindakan.

“BI perlu melakukan intervensi yang lebih agresif namun tetap terukur, baik di pasar valas maupun obligasi. Jika volatilitas dibiarkan terlalu liar, maka akan menciptakan sentimen negatif di pasar,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta (4/2).

Misbakhun menambahkan bahwa BI memiliki berbagai instrumen yang lengkap serta cadangan devisa yang memadai untuk memastikan rupiah tidak mengalami penurunan yang berlebihan hingga berdampak pada sektor riil dan daya beli masyarakat.

Dalam konteks lain, ia menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan investor dan pelaku usaha. Stabilisasi nilai tukar bukan hanya tentang angka, tetapi juga bagaimana mempertahankan kepercayaan tersebut.

“Optimalisasi instrumen moneter seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan instrumen pro-market lainnya diperlukan untuk menarik kembali capital inflow sekaligus menahan capital outflow,” katanya.

Di sisi lain, Misbakhun menilai bahwa fundamental ekonomi nasional masih kuat. Ia menilai Indonesia menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibanding negara-negara tetangga. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang tetap positif, inflasi yang terkendali, serta kinerja neraca perdagangan yang solid.

“Fundamental ekonomi kita tidak rapuh. Di tengah ketidakpastian global yang menekan banyak negara, Indonesia menunjukkan resiliensi yang kuat. Ini menjadi modal besar yang harus terus dikembangkan, sambil BI meredam gejolak nilai tukar agar tidak mengganggu capaian ekonomi yang sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Misbakhun juga menyatakan bahwa Komisi XI DPR RI akan terus mengawasi langkah strategis BI dan pemerintah dalam menggabungkan kebijakan fiskal dan moneter.

“Sinergi antarlembaga sangat krusial untuk memitigasi risiko global dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Ramalan Zodiak Besok Senin 18 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

20 Mei 2026

5 Peluang Bisnis Tarot yang Lebih dari Sekadar Prediksi

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026

20 Mei 2026

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti

20 Mei 2026

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?