Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 14 October 2026
Trending
  • Ingin berbagi beban tak terlihat dengan pasangan? Lakukan 5 cara ini menurut psikologi
  • 7 cara mengatasi konflik pekerjaan rumah tangga dengan pasangan menurut psikologi
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • ISPA tembus 196.547 kasus, udara Medan tak sehat, lansia & balita terdampak
  • 7 alasan mengapa orang-orang pintar kerap memiliki ide-ide bodoh menurut psikologi
  • 7 langkah untuk mengetahui apakah hubunganmu harus berakhir menurut psikologi
  • Soroti putusan banding kasus Andrie Yunus, Koalisi sipil minta MK segera putus uji materi UU TNI
  • 7 alasan seseorang ingin mengubah pasangan ke arah yang lebih baik menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Isi pertemuan Prabowo dengan tokoh oposisi selama 4,5 jam
Politik

Isi pertemuan Prabowo dengan tokoh oposisi selama 4,5 jam

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Tokoh-Tokoh Nasional

Pada Jumat, 30 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh yang dianggap sebagai oposisi. Salah satu yang hadir adalah eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Ia menegaskan bahwa para tokoh yang hadir tidak tepat disebut sebagai oposisi karena mereka merupakan para ahli dalam bidang masing-masing.

Beberapa tokoh yang hadir antara lain Peneliti Utama Politik BRIN Siti Zuhro, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, dan mantan Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji. Abraham menyatakan bahwa pertemuan tersebut lebih merupakan dialog antara pemerintah dan para ahli.

Dari pihak pemerintah, acara ini dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Mayjen TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim dan mantan Kepala Badan Intelijen ABRI (BIA). Pertemuan berlangsung selama sekitar 4,5 jam, dari pukul 16.30 hingga 21.00 WIB, di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta.

Pembahasan Program Pemerintah dan Isu Sumber Daya Alam

Pertemuan dimulai dengan paparan Prabowo mengenai berbagai program pemerintah dan upaya untuk menyematkan kekayaan sumber daya alam. Dalam paparannya, Prabowo menyampaikan beberapa isu penting terkait pengelolaan sumber daya alam. Menurut Abraham, Prabowo serius dalam menghadapi oligarki, meskipun ia mengakui potensi serangan balik dari kelompok tersebut terhadap ekonomi Indonesia.

“Meski mereka pasti punya cara untuk menghadapi Prabowo, misalnya ingin menggoyang ekonomi Indonesia agar supaya Indonesia jatuh dalam krisis,” kata Abraham.

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan alasan bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Meski tidak ingat alasan spesifik, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia bisa keluar dari Dewan Perdamaian jika ternyata lebih banyak mudaratnya bagi warga Gaza dan Palestina.

Topik Lain yang Dibahas

Prabowo juga menyentuh topik reformasi kepolisian dan hasil dari pertemuan dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss. Setelah Prabowo berbicara, setiap tokoh mempresentasikan materi sesuai bidangnya.

Abraham menyampaikan tentang pemberantasan korupsi dan pendekatan hukumnya. Ia menyoroti bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Indonesia masih buruk. Pada 2025, Transparency International merilis IPK untuk 2024, yang menempatkan Indonesia pada skor 37 dari skala 100.

Empat Poin Penting dalam Pemberantasan Korupsi

Menurut Abraham, ada empat poin penting dalam pemberantasan korupsi yang perlu diperbaiki:

  1. Foreign Bribery – penyuapan terhadap pejabat asing.
  2. Illict Enrichment – peningkatan harta kekayaan penyelenggara negara dan aparat penegak hukum.
  3. Trading Influence – perdagangan pengaruh.
  4. Commercial Bribery – suap di sektor swasta.

“Empat hal ini menjadi isu internasional untuk agenda pemberantasan korupsi,” ujar dia.

Penjelasan Menteri Sekretaris Negara

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut tidak melibatkan tokoh oposisi, melainkan para tokoh masyarakat yang terbuka untuk berdialog dan memberikan masukan. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo terbuka terhadap berbagai pandangan dan aspirasi dari berbagai kalangan.

Pertemuan ini dianggap sebagai langkah penting dalam membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya dialog seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan politik dan pembangunan nasional.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026

Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

31 August 2026

Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ingin berbagi beban tak terlihat dengan pasangan? Lakukan 5 cara ini menurut psikologi

14 October 2026

7 cara mengatasi konflik pekerjaan rumah tangga dengan pasangan menurut psikologi

13 October 2026

6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi

13 October 2026

ISPA tembus 196.547 kasus, udara Medan tak sehat, lansia & balita terdampak

13 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?