Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 19 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Jafri Sastra Dipecat, PSIS Semarang Jadi Klub Paling Sering Ganti Pelatih di Liga 2025/2026
Olahraga

Jafri Sastra Dipecat, PSIS Semarang Jadi Klub Paling Sering Ganti Pelatih di Liga 2025/2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

PSIS Semarang Kembali Ganti Pelatih, Kinerja Buruk Jadi Alasan

PSIS Semarang kembali melakukan pergantian pelatih setelah kekalahan 0-3 dari Kendal Tornado FC dalam laga pekan ke-18. Pemecatan pelatih Jafri Sastra dilakukan sehari setelah pertandingan tersebut, tepatnya pada hari Sabtu (31/1/2026), yang juga menjadi akhir dari putaran kedua penyisihan grup Championship 2025/2026.

Pengumuman pemecatan ini disampaikan oleh Reza Handhika, Asisten Manager PSIS Semarang. Ia menyatakan bahwa manajemen dan Jafri Sastra sepakat mengakhiri kontrak kerja sama karena evaluasi terhadap performa tim.

“Manajemen PSIS Semarang dan coach Jafri Sastra mengakhiri kontrak kerja sama sebagai pelatih kepala karena evaluasi yang dilakukan guna memperbaiki performa PSIS di putaran berikutnya,” ujar Reza. Ia juga menambahkan, “Terimakasih untuk kerjasama selama ini Coach, semoga sukses selalu.”

Sejak kompetisi Championship 2025/2026 bergulir, PSIS Semarang menjadi klub dengan jumlah pergantian pelatih terbanyak. Dalam empat kali pergantian, tiga pelatih telah diberhentikan, yaitu Kahudi Wahyu Widodo, Ega Raka Galih, dan Jafri Sastra.

Perubahan pelatih ini dilakukan sebagai upaya untuk mencapai target kembali ke Liga 1 atau Super League. Namun, fakta berkata lain. Sejak awal kompetisi, PSIS justru tidak mampu bangkit dari keterpurukan.

Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang, selalu berada di dasar klasemen Grup Timur Championship 2025/2026. Bahkan hingga berakhirnya putaran kedua, posisi mereka hanya naik satu peringkat, berada di peringkat 9 klasemen sementara. Namun, posisi ini masih belum aman dari ancaman degradasi.

Perubahan Pelatih dan Performa Tim

Pelatih pertama PSIS, Kahudi Wahyu Widodo, dipecat setelah tiga laga pertama gagal meraih poin. Setelah itu, posisi pelatih sementara diisi oleh Ega Raka Galih. Namun, Ega Raka juga harus mundur setelah tiga pekan menjabat sebagai pelatih definitif.

Ega Raka tidak berhasil meningkatkan performa tim, sehingga Jafri Sastra diangkat sebagai pelatih baru. Sayangnya, Jafri Sastra juga tidak mampu membawa PSIS keluar dari zona degradasi. Setelah bekerja selama 2,5 bulan, ia dipecat setelah gagal memberikan hasil yang memuaskan.

Pergantian Pelatih di Grup Timur dan Barat

PSIS Semarang bukan satu-satunya klub yang gonta-ganti pelatih demi bertahan di Championship 2025/2026. Berdasarkan data Transfermarkt, setidaknya ada 10 tim yang melakukan pergantian pelatih. Di Grup Timur, enam tim melakukan bongkar pasang pelatih, antara lain:

  • PSIS Semarang: 3 kali
  • Persiba Balikpapan: 1 kali
  • Persela Lamongan: 2 kali
  • Persipal Palu: 2 kali
  • Persiku Kudus: 2 kali
  • Persipura Jayapura: 1 kali

Di Grup Barat, empat tim melakukan pergantian pelatih, yaitu:

  • PSMS Medan: 1 kali
  • Persikad Depok: 2 kali
  • Sriwijaya FC: 2 kali
  • PSPS Pekanbaru: 2 kali

Keberlanjutan Kompetisi

Championship 2025/2026 saat ini memasuki putaran ketiga. Tim yang berada di puncak klasemen akan langsung mendapatkan tiket promosi ke Super League 2026/2027. Sementara, penghuni dasar klasemen akan terdegradasi ke Liga 3 Nusantara.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?