Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 31 Maret 2026
Trending
  • Dukung Pemulihan Alam di Partungko Naginjang, Ketua DPD PDI P Sumut Sumbang Rp50 Juta
  • Harga iPhone 17 Series Pasca Lebaran 2026 Stabil, Mulai Rp 17 Jutaan di iBox
  • Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pemukulan Pria 19 Tahun Terhadap Istri Siri, Terkait Nama Niluh Djelantik
  • Opini: Efisiensi Anggaran atau Pemangkasan?
  • Prediksi Skor Afrika Selatan vs Panama, Head-to-Head dan Statistik Pertandingan Persahabatan 2026
  • 5 Bunga Simbol Kesetiaan dan Cinta
  • Sheila Dara Kini Tidak Sendirian di Rumah Vidi Aldiano
  • Spesifikasi dan Rekomendasi Asuransi Mobil Hyundai Avega
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»3 Buku Terlaris: Arsip Jeffrey Epstein, Gaya Pangeran Andrew
Nasional

3 Buku Terlaris: Arsip Jeffrey Epstein, Gaya Pangeran Andrew

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkini: Top 3 Dunia

Pada Senin, 2 Februari 2026, berita utama dunia mencakup beberapa isu penting yang menarik perhatian publik. Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari partai berbeda, Thomas Massie dan Ro Khanna, menjadi tokoh utama dalam desakan agar Departemen Kehakiman AS membuka dokumen lengkap terkait kasus Jeffrey Epstein. Sementara itu, bekas pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor, kembali dikaitkan dengan skandal ini, dan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, membantah memiliki hubungan apa pun dengan pihak yang terlibat.

1. Awal Terbongkarnya Arsip Jeffrey Epstein yang Bikin Geger

Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Thomas Massie dan Ro Khanna, muncul sebagai penggerak utama desakan agar Departemen Kehakiman AS membuka seluruh dokumen terkait Jeffrey Epstein. Upaya ini menempatkan mereka berseberangan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menurut laporan Axios, Massie dan Khanna mengkritik keras pemerintah karena dinilai gagal merilis seluruh dokumen yang memenuhi syarat hingga tenggat 19 Desember, sebagaimana diwajibkan undang-undang yang disahkan Kongres pada akhir tahun lalu. Departemen Kehakiman justru merilis berkas secara bertahap dengan banyak penyuntingan.

Keduanya bahkan mengancam akan menggunakan kewenangan “inherent contempt” atau kewenangan bawaan Kongres terhadap Jaksa Agung Pam Bondi. Kewenangan ini, menurut Congressional Research Service, merupakan mekanisme Kongres untuk merespons tindakan yang menghambat proses legislasi. Khanna menulis, “Massie dan saya berbeda. Kami tidak hanya membuat meme atau pidato. Kami mengambil tindakan untuk melawan sistem yang korup.”

2. Epstein Files Ungkap Foto-foto Tak Wajar Eks Pangeran Andrew

Bekas pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor, kembali terseret dalam skandal Epstein. Departemen Kehakiman AS pekan lalu merilis beberapa foto eks Pangeran Andrew berjongkok dengan posisi merangkak di atas seorang wanita yang terbaring di lantai.

Dalam dua foto yang beredar dalam Epstein Files yang dilansir dari NDTV, Andrew terlihat menyentuh pinggang dan perut seorang wanita yang berpakaian. Dalam gambar ketiga, ia menatap langsung ke kamera. Wajah wanita tersebut telah dikaburkan. Namun tidak ada konteks yang diberikan untuk gambar-gambar tersebut, dan tidak jelas di mana dan kapan gambar-gambar itu diambil.

Seorang pengacara AS yang mewakili wanita tersebut mengatakan kepada stasiun televisi pada Sabtu malam bahwa pertemuan itu diduga terjadi di kediaman Andrew di kawasan Windsor, sebelah barat London, pada 2010 ketika wanita itu berusia 20-an.

3. PM Malaysia Anwar Ibrahim Bantah Terlibat Epstein Files

Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, membantah memiliki hubungan apa pun dengan pihak yang terlibat dalam kasus mendiang pengusaha keuangan Amerika Serikat, Jeffrey Epstein.

Bantahan itu disampaikan Anwar melalui unggahan di media sosial X pada Ahad, 1 Februari. Dilansir Bernama, ia menyatakan baru mengetahui bahwa ada pihak eksternal yang pernah berupaya menemuinya dan mencantumkan namanya dalam email yang kini dikaitkan dengan Epstein Files.

Dalam unggahan tersebut, Anwar menegaskan tidak pernah berhubungan dengan Jeffrey Epstein maupun pihak lain yang terlibat dalam pertukaran email tersebut. “Alhamdulillah, selama belasan tahun seperti yang disebutkan dalam email itu, saya sama sekali tidak memiliki hubungan apa pun dengan para pihak yang saling berkirim email itu, terutama Epstein,” tulis Anwar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dukung Pemulihan Alam di Partungko Naginjang, Ketua DPD PDI P Sumut Sumbang Rp50 Juta

31 Maret 2026

Sheila Dara Kini Tidak Sendirian di Rumah Vidi Aldiano

31 Maret 2026

Opini: Efisiensi Anggaran atau Pemangkasan?

31 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Dukung Pemulihan Alam di Partungko Naginjang, Ketua DPD PDI P Sumut Sumbang Rp50 Juta

31 Maret 2026

Harga iPhone 17 Series Pasca Lebaran 2026 Stabil, Mulai Rp 17 Jutaan di iBox

31 Maret 2026

Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pemukulan Pria 19 Tahun Terhadap Istri Siri, Terkait Nama Niluh Djelantik

31 Maret 2026

Opini: Efisiensi Anggaran atau Pemangkasan?

31 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?