Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 25 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»IHSG jatuh, Dirut BEI dan Ketua OJK mundur, Analis sebut langkah darurat pulihkan pasar
Nasional

IHSG jatuh, Dirut BEI dan Ketua OJK mundur, Analis sebut langkah darurat pulihkan pasar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Langkah Konkret untuk Memulihkan Kekuasaan Pasar Saham

Dalam situasi krisis yang terjadi di pasar saham nasional, langkah cepat dan konkret dari Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi kunci utama dalam memulihkan kepercayaan investor. Gejolak pasar tersebut terjadi setelah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Situasi ini diperparah dengan mundurnya sejumlah petinggi lembaga strategis, termasuk Direktur Utama BEI dan jajaran pimpinan OJK.

Kekhawatiran investor terhadap stabilitas dan arah kebijakan pasar modal ke depan semakin meningkat. Menurut Reza Priyambada, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, langkah-langkah yang dilakukan oleh BEI dan OJK harus segera dilakukan agar dapat memberikan kepastian bagi pelaku pasar.

Prioritas Utama BEI

Salah satu prioritas utama yang perlu segera dilakukan oleh BEI adalah memastikan keberlanjutan kepemimpinan utama pasar saham. Reza menyarankan bahwa BEI harus segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi posisi kosong yang terjadi. Dengan formasi direksi yang ada saat ini, BEI perlu berjuang keras untuk bisa mengembalikan kepercayaan pasar.

Selain itu, penunjukan Plt harus disertai dengan komunikasi yang jelas terkait arah kebijakan pasar saham ke depan. Reza menegaskan bahwa BEI perlu memberikan arahan yang jelas tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Respons Terhadap Penilaian MSCI

Reza juga menyoroti pentingnya BEI merespons penilaian MSCI, khususnya terkait isu free-float emiten. Ia menyarankan agar BEI melakukan pertemuan dengan MSCI atau mengadakan sosialisasi kepada emiten terkait dengan free-float. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan pasar.

Peran OJK yang Lebih Aktif

Di sisi lain, OJK juga diharapkan lebih aktif dalam mendorong pendalaman pasar dan edukasi investor. Reza mengingatkan agar OJK tidak hanya dipersepsikan sebagai lembaga penegak sanksi, tetapi juga sebagai pengawas yang proaktif dalam mengedukasi dan membimbing investor.

Ia menyarankan agar OJK membuat rencana kerja yang lebih jelas, seperti mengadakan sosialisasi terkait pasar modal. Selain itu, OJK perlu bekerja sama dengan BEI, Self Regulatory Organization (SRO), dan anggota bursa untuk menjangkau investor lebih luas.

Sinergi Antara OJK, BEI, dan SRO

Menurut Reza, sinergi antara OJK, BEI, SRO, dan anggota bursa sangat penting dalam upaya memperkuat pasar modal. Ia menyarankan agar mereka bekerjasama dalam mengadakan roadshow untuk pendalaman pasar. Hal ini dapat membantu meningkatkan partisipasi investor dan memperluas basis pasar.

Pengunduran Diri Pemimpin BEI dan OJK

Beberapa waktu lalu, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan bos BEI. Keputusan ini diambil setelah IHSG anjlok selama dua hari berturut-turut, yang berujung pada penerapan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham sebanyak dua kali.

Pengunduran diri tersebut diumumkan kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Tak lama kemudian, gelombang pengunduran diri juga terjadi di OJK. Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara, serta beberapa pejabat lainnya turut menyatakan mundur dari jabatannya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Inggris Tuduh Iran Serang di Selat Hormuz, 3 Kapal Jadi Korban

11 Juli 2026

Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan atas Penurunan Stunting Jatim 14,7 Persen

11 Juli 2026

Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?