Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 14 October 2026
Trending
  • Ingin berbagi beban tak terlihat dengan pasangan? Lakukan 5 cara ini menurut psikologi
  • 7 cara mengatasi konflik pekerjaan rumah tangga dengan pasangan menurut psikologi
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • ISPA tembus 196.547 kasus, udara Medan tak sehat, lansia & balita terdampak
  • 7 alasan mengapa orang-orang pintar kerap memiliki ide-ide bodoh menurut psikologi
  • 7 langkah untuk mengetahui apakah hubunganmu harus berakhir menurut psikologi
  • Soroti putusan banding kasus Andrie Yunus, Koalisi sipil minta MK segera putus uji materi UU TNI
  • 7 alasan seseorang ingin mengubah pasangan ke arah yang lebih baik menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Menunggu Waktu dan Penyebab Kematian Lula Lahfah
Politik

Menunggu Waktu dan Penyebab Kematian Lula Lahfah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



JAKARTA, Indonesiadiscover.com–

Penyidik masih melakukan penyelidikan terkait kematian influencer Lula Lahfah di salah satu apartemen di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026).

Hingga saat ini, tim gabungan dari Polsek Kebayoran Baru dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan masih bekerja untuk menyusun kronologi lengkap kejadian tersebut. Mereka juga menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban.

Analisis CCTV untuk Menyusun Timeline

Polisi sedang menganalisis rekaman CCTV untuk mengetahui siapa saja yang berinteraksi dengan korban serta aktivitas di sekitar unit apartemen sebelum jenazah ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah mengatakan bahwa rekaman tersebut merupakan salah satu bukti penting dalam mengurutkan waktu kejadian.

“Iya, masih kita analisis CCTV terkait timeline kejadiannya. Kita lagi urutin timeline-nya,” ujar Iskandarsyah saat dihubungi.

Penyusunan timeline dilakukan mulai dari sebelum hingga sesudah jenazah ditemukan, guna memberikan gambaran utuh mengenai detik-detik terakhir kehidupan sang influencer.

Keluarga Menolak Autopsi

Terkait penyebab kematian, polisi belum dapat memberikan kesimpulan pasti hingga saat ini. Penyelidikan disebut terkendala karena pihak keluarga mengajukan permohonan agar jenazah Lula tidak diautopsi.

“Dari keluarga ada permohonan untuk tidak di otopsi,” tutur Iskandarsyah.

Oleh karena itu, penyidik mengandalkan hasil visum luar atau rekam medis dari Rumah Sakit Fatmawati yang dijadwalkan keluar hari ini.

“Senin baru ada hasil dari visum sementaranya mereka, rekam medis lah jatuhnya karena otopsi tidak dilaksanakan,” kata Iskandarsyah.

Dari keterangan awal dokter, diketahui korban mengalami henti napas. Namun, pemicu utamanya masih didalami.

“Kalau sementara karena sakitnya apa, kita enggak bisa nentuin. Yang jelas henti napas. Itu keterangan dari dokter,” ucapnya.

Temuan Obat-obatan dan Surat Dokter

Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban, polisi menemukan sejumlah barang bukti medis di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih menjelaskan bahwa penyidik menemukan obat-obatan dan dokumen medis dari rumah sakit lain.

“Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI (Rumah Sakit Pondok Indah),” kata Murodih.

Saat ini, polisi masih menunggu hasil uji laboratorium forensik terhadap barang bukti tersebut untuk melihat keterkaitannya dengan penyebab kematian.

“Nanti setelah hasil uji laboratorium terhadap barang bukti dan lain-lain akan kami sampaikan ke publik,” ujarnya.

Pemeriksaan Saksi dan Imbauan Polisi

Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi kunci yang mengetahui awal mula kejadian.

“ART, sopir, sekuriti, baru itu saja karena mereka yang menginfokan ke kita juga,” jelas Iskandarsyah.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menjaga empati dan tidak menyebarkan foto jenazah maupun spekulasi liar di media sosial yang dapat melukai perasaan keluarga.

“Kami juga mengimbau untuk kita menjaga empati keluarga almarhum atas kejadian ini. Empati atas duka cita yang terjadi, termasuk (jangan) menyebarkan foto almarhum serta asumsi yang kurang baik,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.

Kronologi Lula Lahfah Ditemukan Tewas

Berdasarkan keterangan saksi, Lula pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangganya (ART), Asiah. Saat itu, Asiah curiga karena pintu kamar terkunci dari dalam dan tidak ada respons.

Dengan bantuan pihak sekuriti apartemen, pintu kamar akhirnya dibuka paksa. Asiah dan sekuriti pun kemudian mendapati Lula sudah dalam posisi telentang di atas kasur, berselimut, serta mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam.

Melihat kondisi tersebut, Asiah segera menghubungi asisten pribadi Lula, Cindy Azzahra Putri. Setibanya di lokasi sekitar 15 menit kemudian, Cindy mendapati Lula sudah tidak bernapas.

“Setelah masuk beserta pihak manajemen sekitar 4 orang, ternyata almarhum sudah kondisi telentang silang dan kondisi mulut terbuka dan berwarna kebiruan, dan (saat) cek denyut nadi, detak jantung sudah tidak berjalan atau bergerak,” jelas Budi.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati sekitar pukul 21.20 WIB untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026

Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

31 August 2026

Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ingin berbagi beban tak terlihat dengan pasangan? Lakukan 5 cara ini menurut psikologi

14 October 2026

7 cara mengatasi konflik pekerjaan rumah tangga dengan pasangan menurut psikologi

13 October 2026

6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi

13 October 2026

ISPA tembus 196.547 kasus, udara Medan tak sehat, lansia & balita terdampak

13 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?