Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Mantan Pelatih Timnas Spanyol Robert Moreno Diduga Gunakan ChatGPT, Ini Penjelasannya!
    Olahraga

    Mantan Pelatih Timnas Spanyol Robert Moreno Diduga Gunakan ChatGPT, Ini Penjelasannya!

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Robert Moreno, mantan pelatih tim nasional Spanyol, kini tengah menjadi perbincangan. Saat menjabat sebagai pelatih FC Sochi di Rusia, ia dituduh terlalu bergantung pada kecerdasan buatan (AI) ChatGPT dalam mengambil keputusan penting di lapangan.

    Namun, Moreno membantah tudingan tersebut melalui pernyataan resmi yang jauh berbeda dari klaim mantan rekan kerjanya. Informasi ini pertama kali muncul dari pernyataan mantan Direktur Olahraga FC Sochi, Andrei Orlov. Menurutnya, Moreno dianggap kehilangan akal sehat karena menerima saran dari ChatGPT tanpa seleksi.

    Salah satu insiden yang mencuri perhatian adalah rencana perjalanan tim ke Khabarovsk pada Maret 2025. Orlov mengklaim bahwa Moreno mempresentasikan jadwal yang dibuat oleh AI, di mana para pemain dilarang tidur selama 28 jam agar sesuai dengan parameter perjalanan. Selain itu, para pemain disebut tidak puas karena dipaksa bangun pukul lima pagi untuk berlatih pukul tujuh pagi. “Para pemain tidak mengerti mengapa kami harus bangun jam lima pagi untuk berlatih pada jam tujuh,” kata Orlov.

    Kebijakan transfer klub juga disebut-sebut terpengaruh oleh AI. Moreno diduga merekrut striker Artur Shushenachev berdasarkan rekomendasi algoritma ChatGPT, meski akhirnya sang pemain gagal mencetak gol dalam 10 laga dan dijual kembali. “Pada akhirnya, kelompok pemain inti asal Rusia sangat tidak senang dengan Moreno, dan para pemain asing pun tidak lagi memercayai ide-idenya,” kata Orlov.

    Menanggapi isu yang beredar luas, Robert Moreno akhirnya angkat bicara untuk memulihkan nama baiknya. Ia dengan tegas membantah semua tuduhan Orlov dan menyebutnya sebagai informasi bohong yang didasari sentimen pribadi. Moreno menjelaskan bahwa hubungannya dengan Orlov memang sudah memburuk akibat perbedaan pandangan sebelum sang direktur meninggalkan klub.

    “Saya tidak pernah menggunakan ChatGPT atau AI apa pun untuk menyiapkan pertandingan, menyusun line up, atau memilih pemain. Itu sepenuhnya salah,” tegas Moreno.

    Terkait penggunaan ChatGPT, Moreno memberikan klarifikasi. Ia mengaku memang menggunakan aplikasi itu hanya sebatas alat bantu penerjemah bahasa dari Spanyol ke Rusia. Sebab, sang pelatih belum menguasai bahasa setempat. Menurut Moreno, hal itu murni untuk komunikasi teknis, bukan pengambilan keputusan taktis.

    “Dalam beberapa kesempatan langka, saya menggunakannya untuk menerjemahkan bahasa Rusia ke Spanyol, bahasa yang belum saya kuasai. Namun, hal itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan keputusan olahraga,” jelas Moreno.

    Mengenai perekrutan Shushenachev yang dianggap gagal, Moreno menyatakan bahwa pemilihan pemain itu merupakan hasil kerja kolektif departemen pemandu bakat (scouting) dan staf medis klub, bukan perintah AI. “Perekrutan yang mereka maksud merupakan proses klub yang telah disepakati direktur olahraga dan seluruh staf medis. Pemain itu sempat mencetak gol di piala domestik, tetapi mengalami cedera yang mengganggu konsistensi bermain, sebagaimana yang bisa terjadi di klub mana pun,” jelas Moreno.

    Moreno menegaskan bahwa kepergiannya dari FC Sochi pada September 2025 merupakan hasil kesepakatan bersama (mutual agreement), bukan pemecatan sepihak akibat ChatGPT. “Itu bukan sebuah pemecatan, melainkan kesepakatan bersama dengan dewan direksi klub menyusul hasil pertandingan yang buruk,” tandas Moreno.

    Sebagai pelatih yang memulai karirnya sebagai analis data dan video, Moreno tidak memungkiri menggunakan perangkat modern seperti GPS dan platform Wyscout. Namun, Moreno menyatakan bahwa keputusan akhir dalam sepak bola selalu berada di tangan manusia. “Seperti halnya staf pelatih profesional lain, kami menggunakan alat analisis, seperti GPS, Wyscout, video, hingga platform pemantauan pemain (scouting). Teknologi memang membantu memproses informasi lebih cepat, tetapi keputusan olahraga tetap sepenuhnya diambil oleh staf pelatih,” ucap Moreno.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?