Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Maret 2026
Trending
  • Masuk Final, Putri KW Buktikan Kekuatan di Swiss Open 2026
  • Strategi Dana Darurat 2026: Investasi Likuid dengan Bunga Tinggi
  • Bank Besar Kompak Buyback Saham Saat Harga Turun
  • Unduh PP 9/2026, Juknis THR 2026, Potongan Pajak & Cara Hitung THR
  • Lihat Perbandingan Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S26 Ultra vs Xiaomi 17 Ultra
  • Mengapa Harga Emas Turun Saat Konflik Iran Memanas? Ini Penjelasannya
  • Membaca Kekerasan sebagai Krisis Kemanusiaan
  • Skenario pasokan pangan nasional di tengah ketegangan AS vs Iran
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Mantan Pelatih Timnas Spanyol Robert Moreno Diduga Gunakan ChatGPT, Ini Penjelasannya!
Olahraga

Mantan Pelatih Timnas Spanyol Robert Moreno Diduga Gunakan ChatGPT, Ini Penjelasannya!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Robert Moreno, mantan pelatih tim nasional Spanyol, kini tengah menjadi perbincangan. Saat menjabat sebagai pelatih FC Sochi di Rusia, ia dituduh terlalu bergantung pada kecerdasan buatan (AI) ChatGPT dalam mengambil keputusan penting di lapangan.

Namun, Moreno membantah tudingan tersebut melalui pernyataan resmi yang jauh berbeda dari klaim mantan rekan kerjanya. Informasi ini pertama kali muncul dari pernyataan mantan Direktur Olahraga FC Sochi, Andrei Orlov. Menurutnya, Moreno dianggap kehilangan akal sehat karena menerima saran dari ChatGPT tanpa seleksi.

Salah satu insiden yang mencuri perhatian adalah rencana perjalanan tim ke Khabarovsk pada Maret 2025. Orlov mengklaim bahwa Moreno mempresentasikan jadwal yang dibuat oleh AI, di mana para pemain dilarang tidur selama 28 jam agar sesuai dengan parameter perjalanan. Selain itu, para pemain disebut tidak puas karena dipaksa bangun pukul lima pagi untuk berlatih pukul tujuh pagi. “Para pemain tidak mengerti mengapa kami harus bangun jam lima pagi untuk berlatih pada jam tujuh,” kata Orlov.

Kebijakan transfer klub juga disebut-sebut terpengaruh oleh AI. Moreno diduga merekrut striker Artur Shushenachev berdasarkan rekomendasi algoritma ChatGPT, meski akhirnya sang pemain gagal mencetak gol dalam 10 laga dan dijual kembali. “Pada akhirnya, kelompok pemain inti asal Rusia sangat tidak senang dengan Moreno, dan para pemain asing pun tidak lagi memercayai ide-idenya,” kata Orlov.

Menanggapi isu yang beredar luas, Robert Moreno akhirnya angkat bicara untuk memulihkan nama baiknya. Ia dengan tegas membantah semua tuduhan Orlov dan menyebutnya sebagai informasi bohong yang didasari sentimen pribadi. Moreno menjelaskan bahwa hubungannya dengan Orlov memang sudah memburuk akibat perbedaan pandangan sebelum sang direktur meninggalkan klub.

“Saya tidak pernah menggunakan ChatGPT atau AI apa pun untuk menyiapkan pertandingan, menyusun line up, atau memilih pemain. Itu sepenuhnya salah,” tegas Moreno.

Terkait penggunaan ChatGPT, Moreno memberikan klarifikasi. Ia mengaku memang menggunakan aplikasi itu hanya sebatas alat bantu penerjemah bahasa dari Spanyol ke Rusia. Sebab, sang pelatih belum menguasai bahasa setempat. Menurut Moreno, hal itu murni untuk komunikasi teknis, bukan pengambilan keputusan taktis.

“Dalam beberapa kesempatan langka, saya menggunakannya untuk menerjemahkan bahasa Rusia ke Spanyol, bahasa yang belum saya kuasai. Namun, hal itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan keputusan olahraga,” jelas Moreno.

Mengenai perekrutan Shushenachev yang dianggap gagal, Moreno menyatakan bahwa pemilihan pemain itu merupakan hasil kerja kolektif departemen pemandu bakat (scouting) dan staf medis klub, bukan perintah AI. “Perekrutan yang mereka maksud merupakan proses klub yang telah disepakati direktur olahraga dan seluruh staf medis. Pemain itu sempat mencetak gol di piala domestik, tetapi mengalami cedera yang mengganggu konsistensi bermain, sebagaimana yang bisa terjadi di klub mana pun,” jelas Moreno.

Moreno menegaskan bahwa kepergiannya dari FC Sochi pada September 2025 merupakan hasil kesepakatan bersama (mutual agreement), bukan pemecatan sepihak akibat ChatGPT. “Itu bukan sebuah pemecatan, melainkan kesepakatan bersama dengan dewan direksi klub menyusul hasil pertandingan yang buruk,” tandas Moreno.

Sebagai pelatih yang memulai karirnya sebagai analis data dan video, Moreno tidak memungkiri menggunakan perangkat modern seperti GPS dan platform Wyscout. Namun, Moreno menyatakan bahwa keputusan akhir dalam sepak bola selalu berada di tangan manusia. “Seperti halnya staf pelatih profesional lain, kami menggunakan alat analisis, seperti GPS, Wyscout, video, hingga platform pemantauan pemain (scouting). Teknologi memang membantu memproses informasi lebih cepat, tetapi keputusan olahraga tetap sepenuhnya diambil oleh staf pelatih,” ucap Moreno.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Masuk Final, Putri KW Buktikan Kekuatan di Swiss Open 2026

20 Maret 2026

Profil Harry Kane, Mesin Gol Inggris yang Mengusung Misi Akhiri Kutukan 60 Tahun di Piala Dunia 2026

20 Maret 2026

Dewa United Banten Cari Kemenangan Setelah Gagal di Asia, Persija Waspada

20 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Masuk Final, Putri KW Buktikan Kekuatan di Swiss Open 2026

20 Maret 2026

Strategi Dana Darurat 2026: Investasi Likuid dengan Bunga Tinggi

20 Maret 2026

Bank Besar Kompak Buyback Saham Saat Harga Turun

20 Maret 2026

Unduh PP 9/2026, Juknis THR 2026, Potongan Pajak & Cara Hitung THR

20 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?