Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 28 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Belajar Mandiri dengan AI, Siswa SMA Kudus Raih Nilai 100 Fisika TKA
Teknologi

Belajar Mandiri dengan AI, Siswa SMA Kudus Raih Nilai 100 Fisika TKA

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penggunaan AI sebagai Mentor Belajar

Muhammad Agha Nazih, seorang siswa SMAN 1 Kudus, berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Fisika. Ia mencapai prestasi ini tanpa mengikuti bimbingan belajar (bimbel), melainkan dengan belajar mandiri dan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai mentor.

AI digunakan secara terstruktur lewat prompt yang jelas, mulai dari membuat soal bertahap, mengecek pemahaman, hingga mengulas konsep yang belum dikuasai. Metode ini membantu Agha dalam menyusun latihan soal dan memperdalam pemahaman materi secara efisien.

Persiapan Jangka Panjang

Persiapan TKA dimulai sejak tiga bulan sebelum ujian. Langkah awal yang dilakukan adalah memahami ketentuan dan peraturan TKA secara menyeluruh, termasuk durasi ujian serta kisi-kisi setiap mata pelajaran. Agha berusaha mempelajari materi sedini mungkin agar tidak panik saat hari ujian mendekat.

Dalam proses belajar, ia selalu memulai dengan menyusun rencana dan tujuan. Materi, durasi, serta target capaian ditulis di selembar kertas, lalu dijalankan secara disiplin. Setelah sesi belajar, ia selalu melakukan review ulang materi agar tidak lupa dan memastikan benar-benar paham.

Tips Menggunakan AI dalam Belajar

Menurut Agha, kunci utama agar AI benar-benar membantu adalah menyusun prompt secara jelas dan terstruktur. Contohnya, setelah belajar dari YouTube, ia meminta AI membuatkan soal. Misalnya, “Buatkan saya 10 soal pilihan ganda (5 opsi) tentang materi Fisika ini, dengan tingkat kesulitan dari mudah sampai sulit.”

Ia menilai prompt yang detail jauh lebih efektif dibanding perintah singkat. Selain itu, Agha juga menyarankan untuk mengaktifkan mode penalaran AI jika tersedia, karena kualitas jawabannya dinilai lebih baik dibanding mode cepat.

Hasil yang Memuaskan

Hasilnya, Agha berhasil mencetak nilai sempurna 100 untuk mata pelajaran Fisika di TKA. Tak hanya itu, ia juga mencatatkan hasil baik pada mata pelajaran lain. Untuk mata pelajaran wajib, ia memperoleh nilai Matematika 83,20, Bahasa Indonesia 80,13, dan Bahasa Inggris 57,63. Sementara pada mata pelajaran pilihan lainnya, yakni Matematika Tingkat Lanjut, ia meraih nilai 62,97.

Peran Orangtua dalam Dukungan Belajar

Prestasi akademik Agha tidak datang secara instan. Selama SMA, ia pernah meraih juara dua dan juara empat Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat kabupaten selama dua tahun berturut-turut. Bahkan sejak SD dan SMP, ia sudah aktif mengikuti berbagai lomba Matematika dan IPA, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.

Ketertarikannya pada Fisika, menurut Agha, berangkat dari karakter ilmu tersebut yang bersifat numerik dan konseptual. Ia lebih menyukai pelajaran yang menonjolkan perhitungan dibandingkan hafalan.

Rencana Pendidikan Ke depan

Meski sukses meraih nilai sempurna di Fisika, Agha berencana melanjutkan pendidikan ke Jurusan Ilmu Aktuaria Universitas Gadjah Mada (UGM) jika memenuhi syarat dan diterima. Ia tertarik pada kombinasi konsep matematika dan ekonomi yang ada di bidang aktuaria.

Agha juga menekankan pentingnya peran orangtua dalam mendukung proses belajarnya. Ia menyebut ayahnya, Arief Yudianto, S.E., dan ibunya, Hanik Hidayati, S.Pd.I., M.Pd., sebagai sosok yang selalu memberi dukungan tanpa tekanan. Mereka memberi ruang bagi Agha untuk belajar dan tidak pernah menuntut nilai sempurna.

Tips Bagi Siswa SMA

Agha membagikan tips bagi siswa SMA yang akan mengikuti TKA. Menurutnya, selain metode belajar dan pemanfaatan teknologi, hal terpenting adalah memahami tujuan belajar. Selalu tanyakan pada diri sendiri: apa tujuan Anda belajar TKA, mengapa ingin mendapat nilai tinggi, dan untuk siapa Anda berjuang. Kalau tujuan sudah jelas, kita akan lebih disiplin dan merasa punya tanggung jawab lebih besar untuk meraih hasil terbaik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?