Marc Marquez Menjadi Bintang Utama dalam Peluncuran Tim Ducati untuk Musim 2026
Marc Marquez kembali menjadi sorotan utama dalam peluncuran tim Ducati untuk musim 2026. Tahun ini merupakan tahun peringatan 100 tahun merek tersebut, dan juga menjadi tahun pertahanan gelar juara yang diraih oleh pembalap Spanyol tersebut. Dari tanggal 1 Maret di Thailand, ia akan berusaha meraih gelar juara dunia kesepuluhnya, yang akan menjadikannya sebagai pembalap dengan mahkota MotoGP terbanyak (8).
Meskipun tujuan utamanya adalah kembali menjadi juara, rekan setim Francesco Bagnaia tersebut memanfaatkan presentasi tim di Madonna di Campiglio untuk menekankan sesuatu yang sudah ia mulai lakukan tahun lalu: menjadi bahagia, baik di dalam maupun di luar lintasan.
“Tidak ada obsesi untuk meraih gelar kesepuluh, tetapi ada tujuan dan tahun ini, saya ingin berjuang untuk meraih gelar lagi. Saya pikir kami memiliki tanggung jawab dan tekanan untuk melakukannya. Kita lihat saja nanti, kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar ketika saatnya tiba, kami sudah siap.”
“Saya ingin berjuang untuk meraih gelar. Tahun lalu, saya datang dengan sedikit kehati-hatian ke tim baru. Sekarang, saya sudah mengenal tim dan motornya, jadi kami harus bersiap untuk berjuang melawan Pecco, Alex (Marquez), atau (Marco) Bezzecchi dengan Aprilia atau KTM, di pramusim semuanya bisa berubah,” kata Marc.

Namun, dengan kartu yang sudah terbuka, pembalap Ducati ini tidak percaya bahwa semua orang akan memulai dari nol tahun ini. “Jika Anda memulai dengan momentum yang baik, itu lebih baik, karena yang benar adalah tahun baru berarti sensasi baru dan salah satu hal yang telah saya pelajari dalam karier olahraga saya adalah bahwa dari satu balapan ke balapan lainnya, segalanya bisa berubah, seperti yang terlihat tahun lalu dari Jepang ke Indonesia. Jika itu terjadi pada awal tahun, itu akan mengubah seluruh musim,” katanya, merujuk pada cederanya setelah menjadi juara pada 2025. “Yang penting adalah melakukan pramusim yang stabil, tanpa berlebihan, dan mulai kembali ke performa terbaik di Thailand.”
Marc mengalami cedera dan harus menjalani operasi, sehingga ia melewatkan bagian akhir musim dan tes di Valencia. Baru-baru ini ia kembali mengendarai Panigale di sirkuit.
“Pemulihan berjalan dengan baik, dua minggu lalu saya mengalami kemunduran yang biasa terjadi dalam rehabilitasi, ketika Anda memaksakan diri sedikit lebih keras, sedikit lebih keras, dan tubuh Anda menyesuaikan dan menyuruh Anda untuk sedikit mengerem,” ungkapnya.
“Kami mulai mengendarai motor sedikit lebih awal dari yang direncanakan, karena dokter mengizinkannya. Tulang telah menyatu dengan baik, lebih cepat dari yang diperkirakan. Saya rasa saya akan lebih siap untuk tes di Malaysia (3 Februari). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga fisik, tapi kami masih memiliki satu setengah bulan (hingga awal musim) dan sensasi mulai membaik saat mengendarai motor, yang sepekan lalu masih terasa sangat kaku.”
Perpanjangan Kontrak dengan Ducati
Topik yang sedang dibahas selain musim yang akan dimulai adalah perpanjangan kontrak Marquez dengan Ducati untuk 2027 dan 2028. Beberapa hari yang lalu, pembalap Spanyol itu memastikan bahwa perpanjangan kontrak tersebut sudah mencapai 8 dari 10.
“Katakanlah sekarang 9 dari 10, sedikit lebih dekat,” katanya sambil tertawa.
Perpanjangan kontrak ini bisa diumumkan segera, seperti yang diakui Marc sendiri saat menanyakan kemungkinan tanggalnya. “Pertama-tama, kita harus menyelesaikan penilaian terhadap semua situasi dan semua kemungkinan masa depan yang ada dalam pikiran atau di atas meja, lalu memutuskan. Tentu saja, saya ingin memperpanjangnya lebih lama lagi. Tapi, pasar MotoGP selalu seperti ini, makin mendekati waktu, makin banyak yang diantisipasi. Jadi, kemungkinan besar, sebelum balapan pertama, dua atau tiga nama yang paling dicari di pasar ini akan diketahui,” ungkapnya.

Di antara faktor-faktor dan situasi yang, menurut Marc, sedang ia pertimbangkan, tidak ada nama siapa yang akan menjadi rekannya pada 2025. Mengenai hal itu, perlu diingat bahwa pekan lalu, CEO Aprilia, Massimo Rivola, memastikan bahwa susunan Ducati pada 2027 adalah Marc dan Pedro Acosta, yang “sudah pasti”, demikian kata eksekutif Italia itu.
“Tidak pernah, tidak pernah, dan saya ulangi karena sudah banyak yang mengatakan, saya menetapkan syarat untuk rekan setim. Saya memikirkan proyek dan masa depan saya, apa yang benar-benar saya butuhkan untuk bahagia. Motivasinya sama, tetapi yang paling penting sekarang, setelah mencapai hal yang paling sulit, yaitu kembali menang, adalah menjadi bahagia. Anda tidak dapat menentukan syarat untuk sebuah proyek, tetapi Anda juga harus memahami bahwa setiap proyek harus memiliki beberapa kelayakan dan kita akan lihat nanti. Saat ini rekan setim saya adalah Pecco, saya sangat menghormatinya. Saya tidak akan membahas siapa yang akan menjadi rekan setim saya pada 2027,” tegas pembalap asal Cervera itu.

Livery Spesial Peringatan Satu Abad
Ducati meluncurkan livery spesial untuk memperingati 100 tahun merek tersebut. Livery ini akan digunakan oleh tim selama musim 2026, memberikan sentuhan unik dan membanggakan bagi para penggemar.

Pengembangan Motor MotoGP 2026 Aprilia
Sterlacchini menjelaskan pengembangan motor MotoGP 2026 Aprilia. Meski fokus utamanya adalah pada Ducati, Aprilia juga terus berinovasi untuk meningkatkan kompetisi di ajang MotoGP.

Ducati GP26
Ducati GP26 menjadi pusat perhatian dalam peluncuran tim untuk musim 2026. Motor ini dirancang untuk memberikan performa maksimal dan memenuhi harapan para penggemar.












































