Kembalinya Anthony Ginting ke Istora Senayan
Anthony Sinisuka Ginting kembali tampil di Istora Senayan setelah sekian lama absen. Ia memulai perjalanannya di Indonesia Masters 2026 dengan babak kualifikasi, yang merupakan langkah awal untuk bisa berlaga di turnamen bergengsi ini. Meskipun menghadapi tekanan dan rasa gugup, ia tetap menjalani pertandingan dengan penuh semangat.
Ginting mengakui bahwa dirinya merasa tegang sebelum pertandingan dimulai. Hal ini dikarenakan ia belum pernah tampil di Istora dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga mengungkapkan bahwa keikutsertaannya di Indonesia Masters 2026 tidak sepenuhnya pasti hingga detik-detik akhir.
Pemulihan Cedera dan Pengaruhnya pada Karier
Karier Ginting sempat mengalami penurunan setelah Olimpiade Paris 2024. Ia mengalami cedera tulang rawan dan peradangan otot di bahu kanan, yang telah dialaminya sejak sebelum berlaga di Olimpiade. Proses pemulihannya cukup panjang, sehingga ia harus melewatkan banyak turnamen di awal 2025, termasuk Malaysia Open, India Open, Indonesia Masters, dan All England 2025.
Ia baru kembali tampil pada Juli 2025 di Japan Open 2026, namun hasil yang diraih tidak begitu maksimal. Beberapa kali ia terhenti di babak pertama, yang akhirnya memengaruhi peringkatnya di BWF hingga urutan 76 dunia.
Keikutsertaan di Indonesia Masters 2026
Keikutsertaan Ginting di Indonesia Masters 2026 ditentukan secara mendadak. Ia hanya bisa ikut setelah lima pemain lain menyatakan mundur sehari sebelum turnamen dimulai. Awalnya, ia masuk sebagai cadangan ke-11 saat pendaftaran dibuka. Namun, pada detik-detik akhir, ia diberi kesempatan untuk bermain.
“Memang dari awal, saya selalu bersiap untuk Indonesia Masters. Karena kita tidak tahu apakah akan masuk atau tidak,” ujar Ginting. Ia juga menekankan bahwa meski harus mulai dari babak kualifikasi, ia tetap bersyukur bisa kembali tampil di Istora.
Performa di Babak Kualifikasi
Di babak kualifikasi, Ginting tampil cukup baik. Ia berhasil mengalahkan pemain Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dengan skor 21-12, 21-7. Meski merasa gugup, ia mampu mengatasi tekanan dan menunjukkan performa yang memuaskan.
“Sebelum main, saya merasa agak tegang. Tapi setelah masuk lapangan, saya bisa mengatasinya dengan baik,” kata Ginting. Ia juga menyebutkan bahwa ini adalah pertama kalinya ia kembali tampil di Istora setelah absen di Indonesia Masters maupun Indonesia Open tahun lalu.
Persiapan dan Harapan untuk Tahun 2026
Ginting mengakui bahwa 2025 adalah tahun yang sulit baginya. Ia harus melalui berbagai tantangan dan proses pemulihan yang panjang. Namun, ia tetap optimis dan percaya bahwa tahun 2026 akan menjadi awal yang baik untuk kembali bangkit.
“Jadi memang, dari tahun 2025, saya merasa perlu merefleksikan apa yang sudah terjadi. Dan sekarang, saya benar-benar siap untuk memulai dari awal lagi,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatihnya, Indra Wijaya, yang selalu mendukungnya selama masa sulit ini.
Target dan Harapan di Indonesia Masters 2026
Meski memiliki harapan untuk kembali menorehkan prestasi, Ginting tidak ingin terlalu muluk-muluk. Ia hanya ingin fokus pada persiapan dan berusaha memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
“Target saya, ya, hanya ingin bermain dan menikmati Indonesia Masters 2026 secara maksimal,” tutupnya. Dengan semangat dan tekad yang kuat, Ginting siap melanjutkan perjalanan karier di tahun 2026.



