Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah
  • WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta
  • 7 tanda pria pintar terlihat dari sifatnya yang unik
  • Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya
  • Pria Kaya dengan 2 BMW Jadi Target KPK, Suami Bupati Pekalongan
  • GP Ansor Jabar Kritik Tingginya Pengangguran, Minta Pemerintah Prioritaskan Lapangan Kerja
  • Juventus Target Bek Muda Brentford Michael Kayode Usai Bersinar di Liga Premier
  • Mari tingkatkan soft skill dengan 7 buku ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Lampu Merah di Cilincing Tak Berarti Tanpa Aturan
Hukum

Lampu Merah di Cilincing Tak Berarti Tanpa Aturan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kondisi Lalu Lintas di Perempatan Cilincing yang Mengkhawatirkan



Lalu lintas di jalur tengkorak Cilincing, Jakarta Utara, terlihat sangat tidak terkendali. Di perempatan Jalan Cilincing, lampu merah seolah tidak memiliki makna. Di titik pertemuan antara arus kendaraan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Cilincing, dan Cakung, aturan lalu lintas tampaknya tidak lagi diperhatikan oleh para pengendara.

Para pengendara saling beradu klakson untuk berebut jalan secara semaunya. Truk trailer dan kontainer dari arah Pelabuhan Tanjung Priok sering menerobos lampu lalu lintas saat melintasi perempatan ini. Hal serupa juga terjadi pada pengemudi mobil dan pengendara motor dari arah Cilincing menuju Tanjung Priok yang enggan mengikuti lampu merah meski alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) masih berfungsi dengan baik.



Lampu merah di perempatan ini seolah hanya menjadi pajangan, meskipun secara teknis masih beroperasi. Kondisi saling menerobos lampu merah membuat motor dan mobil sering bersinggungan dengan truk di tengah perempatan. Tak jarang, para pengendara justru terlibat adu mulut, meski sama-sama melakukan pelanggaran lalu lintas. Banyak kendaraan nyaris bertabrakan akibat ketidaktertiban para pengendara dalam mematuhi lampu lalu lintas yang ada.



Kecelakaan yang melibatkan motor dan truk trailer kerap terjadi di lokasi ini, hingga membuat perempatan Cilincing dijuluki sebagai jalur tengkorak. Salah satu sopir truk, Nuratmo (45), mengatakan kondisi semrawut di perempatan Cilincing sudah berlangsung lama dan lampu lalu lintas di lokasi tersebut seolah tak lagi berfungsi. Ia menyebut lalu lintas di perempatan Kebon Baru, Cilincing, juga tak kalah kacau karena para pengendara tak lagi menghiraukan lampu lalu lintas yang ada.

Pengendara lainnya, Arafiq (46), juga mengungkapkan hal serupa. Ia menilai, saling menyerobot di perempatan Cilincing sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan pengendara setiap hari. “Dari dulu memang lalu lintasnya begini, saling serobot lampu merahnya juga enggak berpengaruh,” ujar Arafiq.

Pengendara lain bernama Syam (42) mengaku kerap menerobos lampu lalu lintas karena tekanan dari kendaraan di belakangnya yang tak sabar. Ia bahkan kerap melawan arah dari Cilincing menuju Tanjung Priok. Meski terbiasa melanggar lampu merah, Syam mengaku merasa sangat takut setiap kali melintasi perempatan Cilincing.

Warga Cilincing lainnya, Mualif (70), juga mengaku takut ketika harus melintas dengan berjalan kaki di sekitar perempatan tersebut. Ia mengatakan harus ekstra hati-hati meski sudah berjalan di atas trotoar, karena kendaraan sering melaju kencang dan berpotensi menyerempet pejalan kaki kapan saja.

Upaya Pemerintah dalam Mengatasi Masalah Lalu Lintas

Menurut Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Rudy Saptari Sulesuryana, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatur lalu lintas di perempatan Cilincing. Petugas telah ditempatkan di jam-jam tertentu, terutama saat pembatasan jam operasional kendaraan berat diberlakukan pada pagi dan sore hari, guna menjaga arus lalu lintas tetap kondusif.

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan UP SPLL dalam hal pengaturan lalu lintas menggunakan APILL. Sudinhub Jakarta Utara juga bersinergi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk mengatur lalu lintas di lokasi tersebut.

Namun, Rudy mengakui petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kesulitan utama adalah perilaku mengemudi masyarakat yang kurang berkeselamatan. Banyak pengendara cenderung tidak sabar dan menerobos lampu lalu lintas tanpa mempertimbangkan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, kondisi cuaca yang ekstrem dan tidak menentu juga menjadi tantangan bagi petugas untuk berjaga sepanjang waktu. Ia juga harus mempertimbangkan kesehatan anggotanya yang terpapar langsung cuaca ekstrem dan polusi udara.

Rudy mengatakan Jalan Cakung-Cilincing setiap hari dipadati kendaraan angkutan barang berukuran besar dan panjang yang kerap memakan badan jalan. Di sisi lain, pengendara motor di lokasi tersebut sering melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak sabar. Ia mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut mengingat tingginya lalu lintas kendaraan besar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pria Kaya dengan 2 BMW Jadi Target KPK, Suami Bupati Pekalongan

19 Maret 2026

Alasan Hakim Bebaskan Delpedro, Tak Bersalah Tapi 6 Bulan Di Penjara, Polisi Lindungi Ojol

19 Maret 2026

Jejak Dokter Richard Lee yang Kini Ditahan, Dulu Dilaporkan Kartika Putri

18 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

19 Maret 2026

WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta

19 Maret 2026

7 tanda pria pintar terlihat dari sifatnya yang unik

19 Maret 2026

Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?