Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Dewan: Jangan Gunakan Dana Bencana untuk Tunjangan Pejabat
Politik

Dewan: Jangan Gunakan Dana Bencana untuk Tunjangan Pejabat

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kritik Terhadap Penggunaan Dana Bencana

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Golkar, Khalid, mengingatkan pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah agar tidak menggunakan dana bencana untuk membayar tunjangan atau biaya perjalanan dinas pejabat negara. Ia menyoroti bahwa kebijakan ini dapat menyebabkan penggunaan dana yang tidak tepat sasaran.

“Karena pejabat melakukan survei dan monitoring lapangan, kemudian tunjangan atau biaya perjalanan dinasnya dibebankan ke dana bencana,” ujar Khalid, Minggu (11/1/2026). Ia menekankan pentingnya penggunaan dana bencana Sumatera, khususnya Aceh, agar bisa tepat sasaran sehingga pemulihan bisa segera diatasi.

“Ini kerja-kerja kemanusiaan lho. Kita harus bekerja ikhlas untuk memulihkan Aceh pascabencana. Jangan ada yang ambil keuntungan dalam bencana,” tambahnya.

Pengawasan Penggunaan Dana Bencana

Khalid juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lembaga penegak hukum lainnya untuk memantau penggunaan alokasi dana bencana agar tidak disalahgunakan. Ia khawatir anggaran bencana bisa ditilep atau digunakan secara tidak benar.

“Bukan tidak mungkin anggaran bencana ditilep, disalahgunakan. Ini yang harus kita awasi dari sekarang agar tidak menimbulkan masalah lain ke depan,” harapnya.

Selain itu, Khalid meminta semua pihak, terutama pejabat negara, untuk berhenti merespons berbagai persoalan yang muncul di media sosial. Menurutnya, pemerintah harus fokus pada pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Libatkan Pengusaha Lokal dalam Rehabilitasi

Dalam kesempatan tersebut, Khalid juga meminta Satgas bentukan pemerintah maupun DPR RI untuk melibatkan pengusaha lokal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh. Menurutnya, pembangunan Aceh harus dilakukan melalui skema padat karya atau pelibatan masyarakat sesuai keahlian mereka.

“Saya selaku anggota DPRA mendukung gagasan teman-teman Gapensi yang meminta pemerintah melibatkan pengusaha atau kontraktor lokal dalam masa recovery atau pemulihan,” katanya. Ia menambahkan bahwa pengusaha lokal sebenarnya juga korban dari bencana ini. Beberapa dari mereka memiliki alat-alat berat tetapi kini tidak bisa bekerja karena dampak bencana.

Khalid memprediksi tingkat inflasi di Aceh akan meningkat dalam waktu dekat. Selain hilangnya mata pencaharian warga seperti sawah dan perkebunan, masyarakat juga tidak memiliki pekerjaan. “Tapi dengan adanya pekerjaan pada masa rehab rekon, setidaknya ekonomi masyarakat bisa pulih dan kehidupan masyarakat akan normal kembali,” jelasnya.

Pentingnya Partisipasi Masyarakat

Ia berharap masyarakat korban bencana juga dilibatkan dalam masa transisi pemulihan. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Khalid mencontohkan masa rehab-rekon pascatsunami melanda Aceh. Lebih dari Rp 400 triliun anggaran rehab-rekon Aceh, uang yang belanjakan di Aceh hanya untuk kebutuhan material seperti batu bata dan pasir.

Sedangkan pembelian material lainnya dibelanjakan di luar Aceh. “Jangan sampai anggaran rehab-rekon yang besar, tapi yang berputar di masyarakat hanya untuk beli batu bata dan pasir. Sedangkan lainnya dibelanjakan di luar Aceh,” tambah dia.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China

15 October 2026

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?