Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Soal HOTS teks prosedur bahasa Indonesia kelas 9 SMP materi bab 2 buku-buku berbicara, soal terbaru
  • Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
  • Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027
  • Elon Musk mengaku tak tahu cara bikin chip, tetapi mau bangun pabrik sendiri
  • Senjakala Mobil Bensin: Pangsa Pasar Anjlok di Bawah 50%
  • 7 hal yang perlu ditingkatkan agar mendapat banyak match di dating apps menurut psikologi
  • Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Demo di Iran Semakin Panas
Politik

Demo di Iran Semakin Panas

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Iran masih mengalami gelombang demonstrasi besar pada hari Sabtu (10/1). Bahkan, mantan putra mahkota Iran yang tinggal di Amerika Serikat (AS) meminta para demonstran untuk merebut kota-kota besar di negara tersebut.

Demonstrasi terjadi sejak dua minggu lalu dan dipicu oleh krisis ekonomi serta kenaikan biaya hidup akibat penurunan nilai mata uang rial. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuduh bahwa aksi protes ini didorong oleh AS.

Untuk mengurangi intensitas unjuk rasa, pihak berwenang Iran memutus akses internet dan jaringan telepon. Di sisi lain, lembaga pemantau hak asasi manusia melaporkan adanya puluhan demonstran yang tewas dalam dua pekan terakhir.

Menurut laporan AFP, warga mulai memenuhi jalanan utama ibu kota Teheran. Demonstran bahkan meneriakkan slogan seperti “Mati Khamenei”. Selain di Teheran, demonstrasi juga terjadi di kota Mashhad dan Tabriz, yang berada di wilayah dekat Qom, kota suci umat Syiah.

Di kota Hamedan, para demonstran mulai mengibarkan bendera Iran era Dinasti Pahlavi. Dinasti ini berakhir pada 1979 setelah Revolusi Republik Islam yang dipimpin oleh ulama Syiah.

Trump Respons Demo di Iran Makin Diperketat: AS Siap Bantu



Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa AS siap membantu di tengah meningkatnya penindakan aparat Iran terhadap demonstran anti-pemerintah. Pernyataan ini disampaikan oleh Trump pada hari Sabtu (10/1), saat otoritas Republik Islam Iran memperketat respons terhadap gelombang protes.

“Iran sedang mencari kemerdekaan, yang mungkin belum pernah ada sebelumnya. AS siap membantu!” tulis Trump dalam unggahan di media sosial Truth Social, tanpa menjelaskan bentuk bantuan yang dimaksud.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah Trump memberikan peringatan keras kepada Teheran. Pada Jumat (9/1), ia mengatakan Iran berada dalam “masalah besar” dan kembali mengingatkan bahwa dirinya dapat memerintahkan serangan militer.

Menurut laporan AFP, komentar Trump menambah ketegangan di tengah situasi Iran yang semakin memanas. Hal ini terjadi seiring laporan meningkatnya represi terhadap demonstran oleh aparat keamanan pemerintah.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menegaskan bahwa Republik Islam “tidak akan mundur” menghadapi gelombang protes setelah aksi unjuk rasa terbesar dalam hampir dua pekan terakhir.

Garda Revolusi Iran: Kerusuhan Ini Ulah Teroris

Garda Revolusi Iran (IRGC) menuding kelompok teroris sebagai dalang kerusuhan yang meluas di berbagai wilayah Iran. Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah, IRGC menegaskan akan menjaga sistem pemerintahan dan menyebut keamanan nasional sebagai “garis merah”.

Pernyataan ini disampaikan saat pemerintah Iran mengisyaratkan akan memperketat penindakan terhadap demonstrasi anti-pemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir. IRGC menuduh kelompok teroris menyerang pangkalan militer dan aparat penegak hukum selama dua malam berturut-turut, menyebabkan korban jiwa serta pembakaran fasilitas umum dan properti warga.

Aparat Dikerahkan, Penangkapan Dilakukan

Seiring dengan tudingan tersebut, aparat keamanan dilaporkan dikerahkan ke sejumlah wilayah. Seorang saksi mata di bagian barat Iran mengatakan pasukan Garda Revolusi telah turun ke lapangan dan melepaskan tembakan.

Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan, sebanyak 100 orang yang disebut sebagai perusuh bersenjata ditangkap di Baharestan, dekat Teheran. Militer reguler Iran juga menyatakan siap “melindungi kepentingan nasional, infrastruktur strategis, dan fasilitas publik”.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Soal HOTS teks prosedur bahasa Indonesia kelas 9 SMP materi bab 2 buku-buku berbicara, soal terbaru

15 October 2026

Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa

15 October 2026

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18

15 October 2026

Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?