Film Michael: Perjalanan Legenda yang Mengguncang Box Office
Film Michael adalah sebuah karya yang mengangkat perjalanan hidup Michael Jackson, sosok legendaris yang dijuluki King of Pop. Film ini disutradarai oleh Antoine Fuqua dan ditulis oleh John Logan. Film yang sudah tayang di bioskop Indonesia pada 22 April 2026 ini berhasil mencuri perhatian publik sejak awal penayangannya.
Sukses Komersial dengan Pendapatan Tinggi
Sejak pekan perdana penayangannya, film Michael langsung mengguncang box office Amerika Serikat. Pada akhir pekan pembukaannya, film ini meraup pendapatan domestik sebesar 97 juta dolar AS atau sekitar Rp1,7 triliun, serta 217 juta dolar AS secara global atau sekitar Rp3,7 triliun. Capaian tersebut menjadikannya sebagai film biopik dengan debut terbesar sepanjang sejarah, melampaui rekor Straight Outta Compton yang sebelumnya mencatat 60 juta dolar AS atau Rp930 miliar.
Tak hanya itu, Michael juga menempati posisi kedua sebagai film dengan pembukaan terbesar tahun ini, berada di bawah The Super Mario Galaxy Movie yang meraih 131 juta dolar AS atau sekitar Rp2,1 triliun pada April lalu.
Dapat Kritik dan Skor Rendah dari Kritikus
Meski sukses secara komersial, film ini justru mendapat respons kurang baik dari para kritikus. Di situs Rotten Tomatoes, Michael hanya memperoleh skor 35 persen. Penilaian ini bahkan sempat lebih rendah, yakni 26%, saat awal debutnya. Menurut laporan Forbes, banyaknya ulasan negatif dari puluhan kritikus membuat Michael menjadi salah satu film biopik dengan penilaian terburuk dalam beberapa waktu terakhir.
Mereka mengkritik karena dinilai ceritanya yang monoton alias main aman, selain itu film ini juga menurut mereka kurang eksplor kisah Michael Jackson secara pribadi beserta deretan kasusnya. Sebagaimana diketahui, Michael Jackson memiliki kontroversi miring dicap sebagai pedofil, kasus ini pun sempat ramai diperbincangkan. Meski di sisi lain Michael Jackson tidak terbukti melakukan hal tersebut.
Dapat Pujian dan Rating Tinggi dari Penonton
Berbanding terbalik dengan kritik yang ada, respons penonton justru sangat positif. Di Rotten Tomatoes, film ini meraih skor penonton hingga 95%, menjadikannya salah satu biopik dengan apresiasi audiens tertinggi. Di Indonesia, berdasarkan penelusuran di platform TIX ID, film ini juga mendapatkan rating tinggi sebesar 95%.
Antoine Fuqua menggarap film ini dengan menelusuri perjalanan hidup Michael Jackson sejak masa kecilnya bersama Jackson 5 hingga menjadi salah satu entertainer terbesar di dunia. Peran utama dimainkan oleh Jaafar Jackson, keponakan kandung Michael Jackson, dalam debut aktingnya. Ia didampingi oleh Colman Domingo dan Nia Long yang memerankan Joe dan Katherine Jackson.
Tingginya apresiasi penonton juga tercermin dari pendapatan film yang terus meningkat dalam beberapa hari penayangan, meski tidak mendapat respons positif dari kritikus.
Ulasan Film Michael
Film ini mengikuti perjalanan Michael Jackson dari masa kecilnya sebagai bintang cilik di Jackson 5 di Gary, Indiana, hingga menjadi ikon global pada era 1980-an. Kisah dibuka dengan masa kecil yang penuh tekanan, di mana Michael dan saudara-saudaranya dibesarkan di bawah disiplin keras sang ayah, Joe Jackson.
Nia Long memerankan Katherine Jackson sebagai sosok ibu yang protektif, sementara Jaafar Jackson tampil sebagai Michael dewasa. Peran Michael kecil dimainkan oleh Juliano Krue Valdi. Film ini juga dibintangi oleh Laura Harrier dan Miles Teller sebagai pemeran pendukung.
Alur cerita berfokus pada perjuangan Michael membangun karier solo setelah sukses bersama Jackson 5. Penonton disuguhkan berbagai momen ikonik, seperti proses rekaman album Thriller bersama Quincy Jones, penampilan Moonwalk yang legendaris, hingga tur dunia Bad World Tour yang mencapai puncaknya di konser Wembley Stadium pada 1988.
Film ini juga mengeksplorasi sisi personal Michael, mulai dari ambisinya yang tak kenal lelah, hubungan dengan keluarga, hingga kedekatannya dengan hewan peliharaan seperti simpanse Bubbles. Di sisi lain, tekanan ketenaran yang luar biasa juga digambarkan sebagai faktor yang membuatnya semakin terisolasi.
Cerita film berakhir pada tahun 1988, yang menjadi puncak karier Michael Jackson sebelum melanjutkan tur ke berbagai negara. Di akhir penayangan, terdapat penanda bahwa kisahnya akan berlanjut, membuka kemungkinan hadirnya sekuel di masa mendatang.



