Laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta dalam pekan ke-17 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (11/1/2026) telah usai. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan Persib dengan skor 1-0 atas lawannya.
Gol tunggal Persib dicetak oleh Beckham Putra pada menit keenam. Dalam pertandingan tersebut, Persija mendapatkan satu kartu merah setelah Bruno Tubarao menginjak kaki Beckham Putra pada menit ke-54.
Setelah laga selesai, beberapa pemain dari kedua tim menerima pesan yang tidak menyenangkan melalui media sosial. Salah satunya adalah Allano Lima, pemain Persija yang menjadi korban rasis. Akun Instagramnya diserang oleh netizen yang menyamakan dirinya dengan hewan monyet. Banyak juga yang mengirimkan buah pisang kepada pemain bernomor punggung 17 tersebut. Sampai saat ini, Allano Lima belum memberikan respons terkait serangan tersebut.
Selain itu, gelandang Persib, Thom Haye, juga mengalami serangan di media sosial. Ia melaporkan bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah pertandingan. Thom Haye tampak kesal karena pesan-pesan yang diterimanya. Meski begitu, ia tetap senang dengan atmosfer pertandingan sepak bola Indonesia pasca pertemuan antara Persib dan Persija.
Thom Haye juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan dukungan penuh dari Bobotoh. “Kami memenangkan derbi hari ini dan saya bangga dengan tim kami dan Bobotoh,” ujarnya. Ia menilai bahwa sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. “Semangat dan atmosfernya istimewa,” tambahnya.
Namun, Thom Haye merasa sedih karena banyak pertandingan yang dibayangi oleh perilaku tidak hormat dan pelanggaran yang tidak perlu. “Sangat menyedihkan melihat para pemain berkontribusi pada hal ini dan merusak kualitas permainan,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa orang-orang yang ingin berkelahi hanya ingin menciptakan konflik.
“Rasa hormat sangat penting untuk perkembangan olahraga ini,” lanjut Thom Haye. Ia meminta siapa pun untuk menghentikan serangan tersebut. “Sepak bola seharusnya tidak diwarnai dengan hal-hal semacam itu.”
Thom Haye juga menegaskan bahwa sebagai seorang profesional, ia bisa menerima banyak hal. Namun, ia meminta dengan hormat kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman pembunuhan dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarganya untuk berhenti.
Ia menekankan bahwa publik harus ikut membantu perkembangan sepak bola menjadi lebih baik. “Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” ujarnya. “Mari kita bangun lingkungan sepak bola yang lebih baik bersama-sama untuk para pemain, untuk para penggemar, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia.”



