Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 19 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Media Vietnam: Sepak Bola Indonesia Kehilangan Disiplin dan Sportivitas
Olahraga

Media Vietnam: Sepak Bola Indonesia Kehilangan Disiplin dan Sportivitas

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesia, yang dikenal dengan semangat olahraga yang tinggi, kini sedang menghadapi tantangan besar dalam hal disiplin dan sportivitas di sepak bola. Dua kejadian tendangan kungfu yang terjadi dalam kompetisi Liga 4 di Indonesia baru-baru ini menarik perhatian media asing, termasuk Znews dari Vietnam. Insiden-insiden ini tidak hanya memicu reaksi keras dari pihak berwenang, tetapi juga membangkitkan diskusi tentang kualitas dan etika dalam olahraga nasional.

Insiden Pertama: Tendangan Kungfu di Liga 4 Piala Gubernur Yogyakarta

Pada laga antara Kafi Jogja FC melawan UAD FC di Lapangan Situmulyo, Piyungan, Bantul, pada Selasa (6/1/2026), seorang pemain Kafi Jogja FC, Dwi Pilihanto Nugroho, melakukan tendangan kungfu yang sangat brutal. Tendangan tersebut mengenai kepala pemain UAD FC, Amirul Mutaqin. Meskipun tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran keras, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Dwi.

Amirul harus meninggalkan lapangan dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani rontgen. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada tulang yang patah, tetapi ia masih merasakan nyeri saat berbicara dan mengunyah. Akibatnya, ia memerlukan pemantauan lebih lanjut selama 6-7 hari dan mungkin akan menjalani pemindaian CT jika kondisinya tidak membaik.

Setelah menerima laporan, Komite Disiplin PSSI melakukan investigasi dan menyimpulkan bahwa Dwi melanggar beberapa ketentuan Kode Disiplin 2025. Akibatnya, Dwi didenda dan diskors dari semua aktivitas sepak bola di Indonesia, serta langsung dipecat oleh klubnya. Kafi Jogja FC menegaskan bahwa mereka tidak akan mentolerir perilaku apa pun yang bertentangan dengan semangat fair play. Klub juga berharap ini akan menjadi pelajaran terakhir bagi sepak bola Indonesia untuk menghindari terulangnya insiden buruk seperti itu.

Insiden Kedua: Tendangan Kungfu di Babak 32 Besar Liga 4 Jawa Timur

Insiden kedua terjadi dalam laga babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur antara Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Senin (5/1/2026). Pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, tampak frustrasi setelah timnya tertinggal 0-4 hingga menit ke-71. Dalam upayanya merebut bola, Hilmi melayangkan tendangan kungfu ke arah dada pemain Perseta, Firman Nugraha.

Tendangan keras tersebut membuat Firman langsung terkapar di lapangan dan menerima perawatan medis. Bahkan, ia harus ditandu keluar lapangan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit karena rasa sakit di bagian dadanya.

PSSI Jawa Timur memutuskan untuk melarang Hilmi bermain seumur hidup dan mendendanya sebesar Rp2,5 juta. Putra Jaya FC juga langsung memutus kontrak Hilmi menyusul tindakan tidak terpuji tersebut.

Krisis Disiplin dan Sportivitas Sepak Bola Indonesia

Menurut laporan Znews, rangkaian kasus di atas membuat sepak bola Indonesia menghadapi krisis disiplin dan sportivitas. Media tersebut menulis:

“Rangkaian insiden kekerasan tersebut menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia menghadapi krisis serius dalam hal disiplin dan sportivitas.”

“Dengan tekel yang semakin sering dan berpotensi fatal, olahraga ini secara bertahap kehilangan semangat yang melekat padanya.”

“Tanpa tindakan korektif yang drastis, prestise dan perkembangan sepak bola Indonesia akan terus terkikis.”

Kedua insiden ini menjadi peringatan keras bagi seluruh elemen sepak bola Indonesia, baik pemain, pelatih, maupun pengelola kompetisi, agar lebih memperhatikan etika dan keselamatan dalam setiap pertandingan. Hanya dengan komitmen kuat terhadap sportivitas, sepak bola Indonesia dapat kembali membangun citra yang baik di kancah internasional.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?