Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 6 April 2026
Trending
  • Ciri-ciri Jupiter, Planet Terbesar dalam Tata Surya
  • Wajib Tahu! Trik Mengatur Google Maps Agar Tak Tersesat
  • Chelsea vs Liverpool Berebut Lamine Camara, Monaco Pasang Harga Rp1,3 Triliun
  • Gubernur Bengkulu Helmi Hasan: PPPK Terancam PHK Massal Akibat UU HKPD, Kita Cari Solusi Lain
  • Kades Embun Masih Buron, Warga Didakwa Cuci Uang Puluhan Miliar dengan Modus Bagi-Bagi
  • Veda Konsisten, Pembalap Gunungkidul Mulai dari Posisi 4 di Moto3 Amerika Malam Ini
  • Jadwal Kapal Roro Telaga Punggur Batam Hari Ini, Trip Terakhir Pukul 19.00 WIB
  • 7 rekomendasi tas wanita lokal yang trendy
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Jelas, ini penjelasan Pak Ogah soal rantai besi di Tol Rawa Buaya
Nasional

Jelas, ini penjelasan Pak Ogah soal rantai besi di Tol Rawa Buaya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penjelasan Pak Ogah Mengenai Penutupan Exit Tol Rawa Buaya

Pada peristiwa yang terjadi di exit tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, muncul dugaan bahwa tiga orang yang dikenal sebagai “Pak Ogah” menutup jalan menggunakan rantai besi. Namun, setelah adanya klarifikasi dari pihak tersebut, diketahui bahwa penutupan area tersebut sebenarnya dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan.

Klarifikasi ini disampaikan setelah ketiga pak ogah diamankan di Mapolsek Cengkareng pada malam hari tanggal 14 Januari 2026. Salah satu perwakilan kelompok pak ogah, Joni, memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut dalam sebuah video yang dirilis.

Joni membantah narasi bahwa mereka sengaja merantai jalan untuk memeras pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penutupan area tersebut dilakukan oleh pihak Dishub dan bukan oleh para pak ogah.

“Kami mengklarifikasi bahwa penutupan area tol Rawa Buaya dengan rantai dan kotak cone tersebut dilakukan oleh pihak Dishub,” ujar Joni dalam video tersebut.

Menurut Joni, keberadaan mereka di lokasi tersebut hanya bertujuan untuk mencari uang secara sukarela dari pengendara setelah akses jalan dibuka oleh petugas. Ia menegaskan bahwa tidak ada pemaksaan terhadap pengendara.

“Kami sekadar datang mencari receh. Kami juga tidak ada pemaksaan, kami sekadar membantu dan mencari rezeki sekadar untuk jajan saja,” tambah Joni.

Meskipun demikian, Joni menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang timbul di tengah masyarakat. Ia berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di masa depan.

“Kami sekali lagi meminta maaf untuk kejadian ini, kami tidak akan mengulangi lagi. Mohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.

Tanggapan dari Pihak Kepolisian

Menanggapi fenomena ini, Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang atau imbalan dalam bentuk apa pun kepada pengatur lalu lintas liar. Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, menegaskan bahwa keberadaan pak ogah di persimpangan maupun putaran balik tidak dibenarkan secara hukum karena mereka tidak memiliki kewenangan maupun perlengkapan resmi.

“Kami dari Satlantas Jakarta Barat menghimbau kepada seluruh warga agar lebih waspada dan tidak memberikan uang atau imbalan dalam bentuk apa pun kepada orang yang biasa dikenal sebagai ‘Pak Ogah’, yaitu pihak yang mengatur arus lalu lintas tanpa kewenangan dan tanpa perlengkapan resmi,” imbau Yeni dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Yeni, aktivitas pak ogah justru kerap menjadi penyebab kemacetan serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Keberadaan mereka dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta menimbulkan potensi kecelakaan,” jelas Yeni.

Ia menambahkan, kebiasaan memberikan uang receh kepada pak ogah justru membuat praktik tersebut terus berlangsung dan sulit dikendalikan.

“Ini menjadi kebiasaan yang sulit dikendalikan apabila terus diberi imbalan,” ucapnya.

Imbauan Kepada Pengendara

Oleh karena itu, Yeni mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas resmi di lapangan. Jika tidak ada petugas, masyarakat diminta mengutamakan kesabaran dan saling menghormati antar pengguna jalan, bukan bergantung pada pengatur lalu lintas liar.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan pak ogah yang memaksa meminta uang atau berpotensi membahayakan keselamatan.

“Apabila masyarakat menemukan adanya Pak Ogah yang meresahkan, memaksa meminta uang, atau berpotensi membahayakan keselamatan, segera laporkan kepada petugas kepolisian terdekat atau melalui layanan pengaduan resmi,” tegas Yeni.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Wajib Tahu! Trik Mengatur Google Maps Agar Tak Tersesat

6 April 2026

Ciri-ciri Jupiter, Planet Terbesar dalam Tata Surya

6 April 2026

Kades Embun Masih Buron, Warga Didakwa Cuci Uang Puluhan Miliar dengan Modus Bagi-Bagi

6 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ciri-ciri Jupiter, Planet Terbesar dalam Tata Surya

6 April 2026

Wajib Tahu! Trik Mengatur Google Maps Agar Tak Tersesat

6 April 2026

Chelsea vs Liverpool Berebut Lamine Camara, Monaco Pasang Harga Rp1,3 Triliun

6 April 2026

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan: PPPK Terancam PHK Massal Akibat UU HKPD, Kita Cari Solusi Lain

6 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?