Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 27 Februari 2026
Trending
  • Alternatif finansial cerdas dengan pinjaman online Indodana fintech
  • Manny Pacquiao Incar Hancurkan Rekor Mayweather di Las Vegas
  • Hanya Seminggu, AKBP Catur Erwin Diganti, Ini Penggantinya
  • Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat
  • Era kebangkitan dimulai! 3 zodiak siap raih kesuksesan mulai 23 Februari 2026
  • BUMN Banyak Jadi Persero, Ini Rekomendasi Sahamnya
  • Kadin Minta Presiden Hentikan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari India
  • Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026: 7 Amalan Penting di Bulan Ramadan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Asal Nama Jenderal Ahmad, Dipakai Adly Fairuz dalam Kasus Dugaan Penipuan Akpol
Politik

Asal Nama Jenderal Ahmad, Dipakai Adly Fairuz dalam Kasus Dugaan Penipuan Akpol

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Penipuan di Akademi Kepolisian yang Melibatkan Adly Fairuz

Adly Fairuz, seorang aktor ternama di Indonesia, kini tengah menjadi sorotan setelah terlibat dalam dugaan kasus penipuan yang melibatkan penerimaan calon anggota Akademi Kepolisian (Akpol). Kasus ini berawal dari laporan yang disampaikan oleh Abdul Hadi, seorang korban yang mengaku telah menyerahkan uang senilai Rp 3,65 miliar kepada pihak tertentu dengan harapan anaknya bisa diterima sebagai taruna Akpol.

Identitas Jenderal Ahmad yang Ternyata Bukan Jenderal

Dalam kasus ini, muncul nama ‘Jenderal Ahmad’ yang disebut-sebut memiliki kemampuan untuk memuluskan proses penerimaan Akpol. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa Jenderal Ahmad itu adalah Adly Fairuz sendiri. Hal ini membuat korban dan keluarganya terkejut karena tidak mengetahui bahwa orang yang mereka percayai bukanlah seorang jenderal, melainkan seorang aktor.

Menurut penjelasan Agung Wahyono, perantara dalam kasus ini, nama ‘Ahmad’ diambil dari nama tengah Adly Fairuz, yaitu Adly Ahmad Fairuz. Meski demikian, Adly Fairuz tidak memiliki gelar jenderal atau jabatan resmi dalam militer.

Pengakuan Mengenai Hubungan Keluarga

Selain menggunakan nama samaran, Adly Fairuz juga disebut mengaku sebagai cucu dari mantan penguasa di Indonesia. Dugaannya, hal ini dilakukan untuk memberi kesan bahwa dirinya memiliki koneksi kuat yang dapat membantu proses penerimaan Akpol. Pernyataan ini membuat korban semakin percaya dan menyerahkan uang secara bertahap.

Proses Penipuan dan Perjanjian

Awalnya, Abdul Hadi diperkenalkan kepada Adly Fairuz melalui perantara bernama Agung Wahyono. Adly Fairuz diduga menjanjikan dapat membantu meloloskan anak pelapor ke Akpol untuk periode seleksi 2023 dan 2024. Farly Lumopa, kuasa hukum korban, menyebut bahwa kliennya mempercayakan proses masuk Akpol anaknya melalui perantara Agung Wahyono yang kemudian mengaitkan Adly Fairuz sebagai pihak yang menjanjikan kelulusan.

Pada akhirnya, ketika Farly Lumopa meminta dipertemukan dengan sosok Jenderal Ahmad, ia menemukan bahwa Jenderal Ahmad tersebut adalah Adly Fairuz sendiri. Ini menimbulkan kekagetan dan keraguan terhadap keabsahan janji yang diberikan.

Pembayaran dan Kegagalan Seleksi

Pembayaran atas ‘transaksi’ tersebut dilakukan melalui Farly Lumopa. Jika anak Abdul Hadi berhasil masuk Akpol, maka pria tersebut harus memberikan uang kepada Agung Wahyono melalui Farly Lumopa. Sebaliknya, jika gagal, Agung Wahyono harus mengembalikan uang tersebut.

Namun, pada tahun 2023, anak Abdul Hadi gagal lolos Akpol. Agung Wahyono menawarkan tes kembali pada tahun berikutnya, namun hasilnya tetap gagal. Pada tahun 2025, usia anak Abdul Hadi sudah tidak memenuhi syarat penerimaan Akpol, sehingga ia meminta dana dikembalikan.

Keterlibatan Farly Lumopa

Bukan hanya Agung Wahyono yang menanggung kerugian atas dugaan penipuan tersebut. Farly Lumopa, yang seharusnya mendapat komisi 15 persen sebagai honor dari penengah, belum menerima haknya lantaran Adly Fairuz belum mengembalikan dana.

Pada tahun 2025, sempat ada iktikad baik dari pihak Adly dengan menandatangani akta notaris yang berisi komitmen pengembalian uang. Skema yang disepakati adalah cicilan sebesar Rp 500 juta per bulan. Namun, menurut pihak pelapor, Adly baru membayar satu kali. Setelah itu tidak lagi melunasi sisa utangnya.

Klaim Kembalikan Uang Korban

Aktor Adly Fairuz menegaskan ada itikad baiknya dalam menghadapi gugatan perdata wanprestasi senilai hampir Rp 5 miliar yang menjerat dirinya. Diwakili kuasa hukumnya, Adly membantah tuduhan penipuan terkait bantuan meloloskan calon polisi. Ia mengklaim telah mengembalikan dana ratusan juta rupiah kepada pihak penggugat.

Kuasa hukum Adly, Andy R.H. Gultom, menyebut kliennya telah mentransfer dana sebesar Rp 500 juta secara langsung ke rekening penggugat. “Klien kami telah mengembalikan dana Rp 500 juta sebagai bentuk itikad baik,” ujar Andy. Ia juga mengungkap adanya permintaan tambahan dana dari pihak penggugat di luar pengembalian tersebut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat

27 Februari 2026

PKB: Setahun Pramono–Rano Lebih Banyak Persepsi Daripada Solusi

27 Februari 2026

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Pariaman: Puasa Nyaman dan Ngabuburit di Pantai

27 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Alternatif finansial cerdas dengan pinjaman online Indodana fintech

27 Februari 2026

Manny Pacquiao Incar Hancurkan Rekor Mayweather di Las Vegas

27 Februari 2026

Hanya Seminggu, AKBP Catur Erwin Diganti, Ini Penggantinya

27 Februari 2026

Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat

27 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?