Manchester United Kembali Gagal, Tersingkir dari Piala FA
Manchester United kembali mengalami kegagalan setelah tersingkir dari Piala FA 2025-2026. Tim asuhan Darren Fletcher kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford pada Minggu (11/1/2026). Pertandingan ini merupakan laga babak ketiga Piala FA yang memperpanjang masa sulit bagi Setan Merah dalam transisi kepelatihan.
Brighton unggul lebih dulu lewat gol Brajan Gruda pada menit ke-12. Eks pemain Manchester United, Danny Welbeck, kemudian mencetak gol kedua untuk tim tamu pada menit ke-64. Meski Benjamin Sesko mencetak gol pada menit ke-85, kartu merah Shea Lacey pada menit ke-89 memastikan kekalahan United.
Reaksi Suporter dan Peran Fletcher
Pertandingan berakhir dengan sorakan kekecewaan dari para suporter yang hadir di Old Trafford. Darren Fletcher, yang menjalani peran sebagai pelatih interim, menyatakan bahwa reaksi tersebut dapat dimengerti. Ia menegaskan bahwa suasana tidak sampai menjadi tidak terkendali.
“Keluar dari semua kompetisi piala dan hanya menyisakan Liga Inggris, tentu para suporter tidak senang,” kata Fletcher kepada TNT Sports. “Mereka punya hak sepenuhnya untuk menyuarakan kekecewaan mereka.”
Fletcher juga menekankan pentingnya respons positif dari para pemain agar dukungan publik kembali datang. Ia percaya jika para pemain menunjukkan reaksi yang benar, suporter akan kembali mendukung tim seperti biasanya.
Catatan Buruk dan Musim Tanpa Piala
Kekalahan dari Brighton memastikan Manchester United tersingkir dari Piala FA dan Piala Liga pada kesempatan pertama. Situasi ini terjadi untuk pertama kalinya sejak musim 1981-1982. Dengan hasil tersebut, United hanya akan berlaga di Premier League hingga akhir musim.
Total laga yang akan dijalani United pada musim 2025-2026 dipastikan hanya 40 pertandingan di semua kompetisi, jumlah terendah sejak musim 2014-2015. Fletcher menekankan pentingnya respons tim dalam situasi sulit ini.
“Kami harus menerima kritik itu,” ujarnya. “Para pemain dan staf harus melihat ke dalam diri masing-masing dan memastikan kami memberikan yang lebih baik.”
Tekanan di Luar Lapangan dan Tantangan Berikutnya
Situasi di Old Trafford turut diwarnai tekanan di luar lapangan. Beberapa spanduk yang mengkritik manajemen klub terbentang di tribun, termasuk yang menyoroti kepemilikan klub oleh Sir Jim Ratcliffe. Chant “We Want the Glazers Out” juga kembali terdengar sepanjang pertandingan.
Manchester United baru saja memecat Ruben Amorim setelah 14 bulan menangani tim. Kekalahan dari Brighton membuat United kini tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir di semua kompetisi. Jadwal berat menanti Setan Merah dengan pertandingan melawan Manchester City di akhir pekan, disusul lawatan ke markas Arsenal.
Nama Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih hingga akhir musim.
Brighton Perpanjang Rekor Positif
Di sisi lain, Brighton melanjutkan catatan positif mereka atas Manchester United. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Brighton atas United di ajang Piala FA. Tim asuhan Fabian Hurzeler kini mencatatkan tujuh kemenangan dari sembilan pertemuan terakhir melawan United, serta empat kemenangan dalam lima kunjungan terakhir ke Old Trafford, mempertegas dominasi mereka dalam beberapa musim terakhir.



