Persiapan Juventus untuk Musim 2026
Pada jendela transfer Januari 2026, klub asal Turin, Juventus, sebelumnya tidak berencana untuk mendatangkan pemain baru. Mereka melihat periode ini sebagai masa transisi yang bertujuan untuk mempersiapkan rencana menghadapi musim panas 2026. Namun, permintaan dari pelatih mereka, Luciano Spalletti, membuat situasi berubah.
Spalletti, yang berusia 66 tahun, merasa bahwa skuad Juventus saat ini kurang komplet untuk menyelesaikan musim 2025-2026. Ia menyatakan bahwa beberapa posisi di tim masih membutuhkan tambahan pemain. Hal ini terkait dengan kondisi lini pertahanan yang sedang dalam keadaan keropos akibat cedera yang menimpa beberapa pemain utama.
Cedera Mengganggu Kondisi Tim
Saat artikel ini ditulis, tercatat tiga pemain bertahan Juventus harus absen karena cedera. Mereka adalah Federico Gatti dan Daniele Rugani, yang berposisi sebagai bek tengah, serta Jounas Rouhi yang berposisi sebagai bek kiri. Akibat hal ini, Spalletti bahkan memaksa Teun Koopmeiners, seorang gelandang, untuk bermain sebagai bek.
Kondisi ini membuat pelatih asal Italia tersebut ingin melakukan perbaikan di lini pertahanan dengan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari 2026. Meskipun begitu, ia tetap menyerahkan urusan transfer kepada manajemen klub. Menurutnya, para direktur klub lebih paham tentang proses pengambilan keputusan dalam hal transfer.
“Para direktur kami mengelola bursa transfer, dan saya sepenuhnya mempercayai mereka. Kami terus mengawasi kemungkinan adanya peran ganda di posisi-posisi ini,” ujarnya.
Target Transfer untuk Musim Panas 2026
Meski tidak langsung memberikan rekomendasi, Juventus dikabarkan telah menyiapkan dua nama yang akan menjadi target utama mereka untuk musim panas 2026. Kedua pemain tersebut merupakan warga negara Argentina, yaitu Marcos Senesi dan Mateo Pellegrino. Mereka sedang dipantau oleh klub untuk melihat situasi di klub masing-masing sebelum melakukan langkah lebih lanjut.
Selain itu, Spalletti juga menyampaikan pandangan terkait rumor ketertarikan Juventus terhadap mantan pemainnya, Federico Chiesa. Menurutnya, Chiesa memiliki kapasitas yang mumpuni untuk lini serang tim. Namun, ia enggan mengonfirmasi kabar tersebut karena menghormati Liverpool, klub tempat Chiesa saat ini bermain.
“Dia adalah pemain yang mampu melewati lawannya, yang menciptakan kekacauan. Namun, dia adalah pemain dari tim lain,” kata Spalletti.
Tantangan di Paruh Kedua Musim
Dengan kondisi skuad yang belum stabil, Spalletti mengakui bahwa ia membutuhkan perbaikan di beberapa posisi. Ia berharap dengan penambahan pemain baru, Juventus dapat menghadapi paruh kedua musim 2025-2026 dengan lebih baik. Selain itu, ia juga berharap bahwa situasi cedera yang terjadi saat ini bisa segera terselesaikan agar tim dapat bermain dengan kekuatan penuh.
Perubahan strategi di bursa transfer Januari 2026 ini menunjukkan bahwa Juventus tidak hanya fokus pada persiapan jangka panjang, tetapi juga siap menghadapi tantangan di musim ini. Dengan dukungan dari pelatih dan manajemen, harapan besar diarahkan untuk memperkuat tim agar dapat mencapai prestasi yang lebih baik.



