Perubahan Dinamis di Klasemen Super League 2025-2026
Pertandingan pekan ke-17 Super League 2025-2026 telah berlangsung dengan dinamika yang menarik, memengaruhi posisi tim-tim di papan klasemen. Tiga pertandingan digelar secara bersamaan, yaitu Arema FC melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Malang; Semen Padang menghadapi Persis Solo di Stadion Haji Agus Salim; serta Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Persib Bandung Mengalahkan Persija Jakarta
Di Stadion GBLA Bandung, Persib berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1–0. Gol kemenangan Persib dicetak oleh Beckham Putra pada menit ke-5. Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Bruno Taburao menerima kartu merah dari wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, pada menit ke-53.
Kemenangan ini memberikan modal penting bagi Persib untuk memuncaki klasemen Super League 2025-2026. Dengan koleksi 38 poin, Persib menggusur Borneo FC dari posisi teratas. Hasil ini didapat dari 12 kemenangan, dua kali seri, dan tiga kali kekalahan.
Borneo FC, yang sebelumnya mengoleksi 37 poin, turun ke peringkat kedua setelah kalah dari Persita. Sementara itu, Persija melorot ke posisi ketiga dengan 35 poin, hasil dari 11 kemenangan, dua kali seri, dan empat kali kekalahan.
Arema FC Bangkit dari Keterpurukan
Di Stadion Kanjuruhan, Arema FC berhasil bangkit setelah sebelumnya kalah dari Bali United dan Persita. Pada laga ini, Arema mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2–1. Gol kemenangan Arema dicetak oleh Ian Lucas Araya pada menit ke-90+8.
Persik Kediri sempat unggul lewat gol Muhammad Supriadi pada menit ke-80. Namun, Supriadi justru mencetak gol bunuh diri pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+5, yang menjadi momen dramatis dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan ini membawa Arema FC naik ke posisi kesepuluh klasemen dengan 21 poin, hasil dari lima kali menang, enam kali seri, dan enam kali kalah. Sementara Persik Kediri turun ke peringkat ke-12 dengan 19 poin, dari lima kali menang, empat kali seri, dan delapan kali kalah.
Semen Padang Kandas di Hadapan Persis Solo
Di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang kalah dari Persis Solo dengan skor 2–3. Gol pembuka Semen Padang dicetak oleh Irsyad Maulana pada menit ke-36. Persis Solo menyamakan skor melalui Zanadin Fariz pada menit ke-45+3.
Persis Solo memperlebar keunggulan mereka dengan gol Kodai Tanaka pada menit ke-50. Mereka semakin di atas angin setelah Irfan Jauhari mencetak gol pada menit ke-90+1. Meski Semen Padang memperkecil skor melalui Ricky Ariansyah pada menit ke-90+5, akhirnya mereka kalah dengan skor 2–3.
Kekalahan ini membuat Semen Padang tetap berada di zona degradasi, dengan posisi ke-17 klasemen dan 10 poin, dari tiga kali menang, satu kali seri, dan 13 kali kalah. Sementara Persis Solo, meskipun masih berada di zona degradasi, naik ke peringkat ke-16 dengan 10 poin, dari dua kali menang, empat kali seri, dan 11 kali kalah.
Papan Bawah Klasemen Masih Terbuka
Posisi dasar klasemen ditempati oleh Persijap Jepara dengan sembilan poin, dari dua kali menang, tiga kali seri, dan 11 kali kalah. Kondisi ini menunjukkan bahwa persaingan di Super League 2025-2026 masih sangat ketat, terutama untuk tim-tim yang berjuang menghindari degradasi.



