Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 30 Maret 2026
Trending
  • Infinix Zero 30: Kekuatan Tinggi untuk Belajar Maksimal
  • Sentuhan Kemanusiaan Polri: Binrohtal untuk Penguatan Mental Tahanan Simalungun
  • Momen Lebaran 2026, daftar 5 pejabat yang kunjungi Jokowi di Solo, termasuk 2 stafsus wapres
  • Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis: Strategi Pelatih Baru Berhadapan Hari Ini
  • 10 destinasi wisata Singapura murah dan menarik yang wajib dikunjungi
  • Kesehatan tak memungkinkan, Adhisty Zara hengkang dari sinetron Beri Cinta Waktu
  • 5 strategi harga saat daya beli menurun pasca liburan
  • Deteksi Dini Kerusakan Motor Melalui Suara Mesin
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hari Desa Nasional: 5 Wajah Ideal Desa Indonesia 2045 Dipaparkan Fahira Idris
Nasional

Hari Desa Nasional: 5 Wajah Ideal Desa Indonesia 2045 Dipaparkan Fahira Idris

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran Desa dalam Membangun Indonesia Emas 2045



Di tengah momentum peringatan Hari Desa Nasional pada 15 Januari 2026, Fahira Idris, anggota DPD RI dari Dapil DKI Jakarta, menyampaikan pandangan penting mengenai arah pembangunan desa menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, desa bukan hanya sebagai unit administratif, tetapi juga fondasi sosial, ekonomi, budaya, dan ekologis bangsa. Karena itu, masa depan Indonesia sangat bergantung pada bagaimana desa dibangun hari ini.

Selama dua dekade terakhir, banyak kemajuan telah diraih oleh desa. Dana Desa mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, layanan publik semakin dekat dengan masyarakat, serta tumbuhnya berbagai inisiatif ekonomi lokal melalui BUMDes, pariwisata, dan pengolahan hasil pertanian. Namun, di balik capaian tersebut, masih ada tantangan struktural yang perlu segera dijawab bersama.

Tantangan-tantangan tersebut antara lain ketimpangan kualitas sumber daya manusia, tantangan kesejahteraan, keterbatasan akses layanan dasar, minimnya nilai tambah ekonomi desa, hingga kerentanan ekologis dan arus urbanisasi. Oleh karena itu, jika Indonesia ingin menjadi negara maju pada 2045, maka desa harus ditransformasikan secara utuh. Bukan hanya dibangun secara fisik, tetapi diperkuat sebagai ruang hidup yang sejahtera, berdaya, dan berkelanjutan.

Dalam momentum Hari Desa Nasional 2026 ini, Fahira Idris menyampaikan lima wajah ideal desa yang perlu diwujudkan menuju Indonesia Maju 2045:

Pertama, Desa Berdaulat Pangan dan Ekonomi Lokal

Desa 2045 harus menjadi pusat nilai tambah, bukan sekadar produsen bahan mentah. Pertanian, perikanan, kehutanan, dan peternakan perlu terhubung dengan industri pengolahan skala desa, koperasi modern, serta BUMDes yang profesional. Kedaulatan pangan menjadi pilar utama, sehingga desa mampu memenuhi kebutuhan warganya sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Kedua, Desa yang Inklusif dan Berkeadilan

Wajah ideal desa 2045 adalah desa yang memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Akses pendidikan berkualitas, layanan kesehatan dasar, air bersih, sanitasi, perumahan layak, dan konektivitas digital harus menjadi hak seluruh warga desa. Selain itu, kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat adat harus dilibatkan secara bermakna dalam pembangunan.

Ketiga, Desa Cerdas Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal

Menurut Fahira Idris, desa masa depan harus melek teknologi melalui layanan administrasi digital, pemasaran produk berbasis daring, serta pemanfaatan data untuk perencanaan pembangunan. Namun modernisasi ini tidak boleh menghilangkan jati diri desa. Nilai gotong royong, musyawarah, dan solidaritas sosial harus tetap menjadi fondasi utama kehidupan desa.

Keempat, Desa Tangguh Ekologis dan Bencana

Di tengah krisis iklim, desa 2045 harus mampu berdamai dengan alam. Tata ruang berbasis risiko bencana, perlindungan hutan dan sumber air, pertanian ramah lingkungan, pengelolaan sampah, serta pemanfaatan energi terbarukan perlu menjadi bagian dari keseharian. Pembangunan desa tidak boleh merusak daya dukung lingkungan, karena kesejahteraan hari ini tidak boleh mengorbankan generasi esok.

Kelima, Desa Berdaya dalam Tata Kelola dan Demokrasi Lokal

Desa 2045 adalah desa dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional. Dana Desa dan berbagai program pembangunan harus dikelola berbasis data, partisipasi publik, dan pengawasan sosial yang efektif. Relasi desa dengan pemerintah daerah dan pusat juga harus dibangun dalam semangat kemitraan, sehingga desa tidak lagi menjadi objek kebijakan, melainkan subjek pembangunan.

Fahira menegaskan bahwa Indonesia Emas 2045 tidak akan lahir dari kota-kota besar semata, tetapi bertumpu pada desa-desa yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Hari Desa Nasional adalah pengingat bahwa membangun Indonesia berarti membangun desa dengan visi jangka panjang. Jika lima wajah ideal desa ini diwujudkan secara konsisten, maka Indonesia Maju bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang berakar kuat dari desa, oleh desa, dan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kesehatan tak memungkinkan, Adhisty Zara hengkang dari sinetron Beri Cinta Waktu

30 Maret 2026

Sentuhan Kemanusiaan Polri: Binrohtal untuk Penguatan Mental Tahanan Simalungun

30 Maret 2026

5 strategi harga saat daya beli menurun pasca liburan

30 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Infinix Zero 30: Kekuatan Tinggi untuk Belajar Maksimal

30 Maret 2026

Sentuhan Kemanusiaan Polri: Binrohtal untuk Penguatan Mental Tahanan Simalungun

30 Maret 2026

Momen Lebaran 2026, daftar 5 pejabat yang kunjungi Jokowi di Solo, termasuk 2 stafsus wapres

30 Maret 2026

Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis: Strategi Pelatih Baru Berhadapan Hari Ini

30 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?