Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 22 Maret 2026
Trending
  • OJK Peringatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Bank, Likuiditas Valas Jadi Sorotan
  • Daftar 5 Program Mudik Gratis 2026 untuk Solo Raya, Kuota Terbatas
  • OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia
  • Pupuk Indonesia Perkuat Bisnis dengan Revitalisasi Pabrik
  • Desakan keluar dari BoP, pakar: Pemerintah butuh rencana keberangkatan
  • Harga HP Samsung Murah Jelang Lebaran 2026: A07, A17, A26 5G, A36 5G, A56 5G Terbaru
  • Cara Menghitung Cicilan KPR dengan Aman dan Strategi Pengajuan
  • Polres Bangka Selatan Amankan 100 Botol Miras dan 12 Orang Ditangkap
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Tak Kapok! Beckham Putra Buka Alasan Selebrasi ‘Kedinginan’ Meski Pernah Denda Rp75 Juta
Olahraga

Tak Kapok! Beckham Putra Buka Alasan Selebrasi ‘Kedinginan’ Meski Pernah Denda Rp75 Juta

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pemain Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, Kembali Memperlihatkan Selebrasi ‘Kedinginan’

Beckham Putra Nugraha, pemain Persib Bandung, kembali memperlihatkan selebrasi yang khas dan ikonik saat mencetak gol dalam pertandingan melawan Persija Jakarta. Selebrasi tersebut, yang dikenal dengan nama “ice cold” atau gesture kedinginan, sebenarnya pernah menjadi mimpi buruk bagi Beckham sendiri karena berujung pada denda Rp 75 juta.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu (11/1) sore, Beckham menjadi pahlawan Persib Bandung. Ia berhasil mencetak satu-satunya gol kemenangan Pangeran Biru. Gol itu tercipta pada awal babak pertama, tepatnya saat laga baru berjalan lima menit. Beckham memanfaatkan kesalahan Bruno Tubarao yang gagal menyapu bola hasil umpan Berguinho dari sisi kanan penyerangan.

Setelah mencetak gol, Beckham langsung berlari menuju garis tengah lapangan untuk merayakan dengan selebrasi “ice cold” yang identik dengan bintang Chelsea, Cole Palmer. Selebrasi ini juga terlihat sangat cocok karena golnya membawa Persib Bandung ke puncak klasemen dan menjadikan mereka sebagai juara paruh musim Super League 2025/2026.

Namun, selebrasi ini bukanlah hal baru bagi Beckham. Musim lalu, ia juga pernah melakukan selebrasi serupa saat melawan Persija Jakarta. Pada 16 Februari 2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Beckham mencetak gol untuk Persib sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2. Namun, selebrasi itu berujung pada konsekuensi berupa larangan bermain selama tiga laga dan denda sebesar Rp 75 juta.

Meski pernah dihukum, Beckham kembali melakukan selebrasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa selebrasi itu murni ekspresi pribadi dan tidak ada niat untuk memprovokasi atau menyinggung pihak lawan. “Ya ini sudah ikonik bagi saya dan ini adalah hal yang normal,” ujar Beckham dalam konferensi pers pascalaga.

Ia menambahkan, “Kalian bisa lihat juga ada pemain Chelsea yang melakukan itu dan saya pikir hal yang lumrah. Ini jadi selebrasi ikonik saya. Kita juga di puncak jadi kenapa enggak selebrasi gitu.”

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, juga memberikan tanggapan terkait selebrasi Beckham. Menurutnya, selebrasi tersebut merupakan bagian dari luapan emosi akibat tensi pertandingan yang tinggi. “Beruntung hari ini tidak ada fans Persija di sini, sehingga dia tidak memprovokasi siapapun. Tetapi Anda bisa lihat, sepak bola adalah olahraga emosional, seperti ada kartu merah di pertandingan, itu bisa terjadi karena emosi,” ujar Hodak.

Ia juga menambahkan, “Sebelum pertandingan, saya bicara kepada mereka untuk mengontrol emosinya, tetapi ketika mereka bermain 100 persen dan mencetak gol di pertandingan seperti ini, tentu saja (meluapkan emosi).”

Penyebab Selebrasi ‘Ice Cold’ yang Terus Dilakukan

Beckham Putra Nugraha memiliki alasan kuat untuk terus menggunakan selebrasi “ice cold”. Baginya, selebrasi ini bukan hanya sekadar tindakan pribadi, tetapi juga cara untuk menunjukkan kebanggaan atas pencapaian yang diraih. Ia mengatakan bahwa selebrasi ini sudah menjadi bagian dari identitasnya sebagai seorang pemain sepak bola.

Selain itu, Beckham juga merasa bahwa selebrasi ini cukup umum dilakukan oleh pemain-pemain lain, termasuk bintang-bintang besar seperti Cole Palmer dari Chelsea. Hal ini membuatnya merasa lebih nyaman dan percaya diri saat melakukannya.

Dalam wawancara pascalaga, Beckham menjelaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud untuk menyakiti atau memicu reaksi negatif dari pihak lawan. Ia hanya ingin mengekspresikan kebahagiaannya setelah berhasil mencetak gol penting bagi timnya.

Tidak hanya itu, selebrasi ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap komunitas fan Persib Bandung. Dengan melakukan selebrasi yang ikonik, Beckham berharap dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para pendukungnya.

Tanggapan Pelatih tentang Emosi dalam Sepak Bola

Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, menilai bahwa emosi dalam sepak bola adalah hal yang wajar dan alami. Ia menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya tentang teknik dan strategi, tetapi juga tentang perasaan dan jiwa dari para pemain.

Hodak menyampaikan bahwa ia telah memperingatkan para pemainnya untuk mengontrol emosi mereka sebelum pertandingan. Namun, ketika situasi berjalan secara dinamis dan para pemain bermain dengan penuh semangat, maka emosi akan otomatis muncul.

Ia juga mengakui bahwa selebrasi Beckham Putra tidak memicu masalah karena tidak ada fans Persija Jakarta yang hadir di stadion pada pertandingan tersebut. Hal ini memastikan bahwa tidak ada konflik yang terjadi akibat selebrasi tersebut.

Secara keseluruhan, selebrasi “ice cold” yang dilakukan oleh Beckham Putra Nugraha tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga representasi dari jiwa seorang pemain sepak bola yang penuh semangat dan penuh rasa percaya diri.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

50 Soal Essay PJOK Kelas 9 SMP MTs 2026 Lengkap Kunci Jawaban

21 Maret 2026

Pembaruan klasemen Super League: Borneo FC kejar Persib, Malut United bangkit lagi dalam perburuan gelar

21 Maret 2026

Prediksi Skor Milan vs Inter: Derby Panas, Rossoneri Harus Menang

21 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

OJK Peringatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Bank, Likuiditas Valas Jadi Sorotan

22 Maret 2026

Daftar 5 Program Mudik Gratis 2026 untuk Solo Raya, Kuota Terbatas

22 Maret 2026

OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia

22 Maret 2026

Pupuk Indonesia Perkuat Bisnis dengan Revitalisasi Pabrik

21 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?