Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 4 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Juventus imbang 1-1 lawan Lecce, lini depan kalah dan jarak dengan Milan bertambah
Olahraga

Juventus imbang 1-1 lawan Lecce, lini depan kalah dan jarak dengan Milan bertambah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Juventus Kembali Gagal Menang di Kandang

Pada pertandingan lanjutan Serie A pekan ke-18, Juventus harus puas berbagi poin saat menjamu Lecce. Laga yang digelar di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu, 3 Januari 2026, berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil ini mengecewakan bagi tim asuhan Luciano Spalletti yang tampil dominan sejak awal.

Dominasi Penguasaan Bola Tidak Berujung Kemenangan

Juventus memulai laga dengan permainan agresif dan menguasai mayoritas penguasaan bola. Dalam pertandingan tersebut, mereka mencatatkan sekitar 57 persen penguasaan bola dan menghasilkan lebih banyak peluang dibanding Lecce. Namun, dominasi tersebut tidak mampu diubah menjadi kemenangan.

Gol pertama justru dicetak oleh tim tamu, Lecce, pada menit 45+1 melalui Lameck Banda. Banda memanfaatkan kesalahan umpan Andrea Cambiaso dan melepaskan tembakan keras ke sudut gawang yang gagal dibendung kiper Juventus. Gol ini membuat Juventus tertinggal hingga turun minum.

Respons Cepat Juventus di Babak Kedua

Di awal babak kedua, Juventus langsung merespons dengan cepat. Pada menit ke-49, Weston McKennie mencetak gol penyama kedudukan dari jarak dekat. Gol McKennie bermula dari situasi kemelut di kotak penalti Lecce setelah tembakan Kenan Yıldız sempat terdefleksi. Bola jatuh di kaki McKennie yang berdiri bebas.

Setelah skor kembali imbang, Juventus semakin meningkatkan intensitas serangan. Kenan Yıldız menjadi motor utama permainan dengan pergerakan dan kreativitasnya. Meski terus menekan, lini depan Juventus kembali menunjukkan masalah klasik, yaitu penyelesaian akhir yang kurang optimal.

Kesempatan Emas Terbuang

Kesempatan emas datang pada menit ke-65 ketika Juventus mendapat hadiah penalti setelah tinjauan VAR. Jonathan David maju sebagai eksekutor. Namun, eksekusi penalti bergaya panenka David berhasil digagalkan kiper Lecce, Wladimiro Falcone. Momen tersebut menjadi titik balik penting dalam laga.

Falcone tampil gemilang sepanjang pertandingan. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan krusial dan dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.

Dampak di Klasemen Serie A

Hasil imbang ini membuat langkah Juventus di papan klasemen tertahan. Bianconeri tetap berada di posisi kelima dengan koleksi 33 poin dari 18 pertandingan. Jarak Juventus dengan AC Milan di puncak klasemen semakin melebar. Milan kini mengoleksi 38 poin dari 17 laga, unggul lima angka dengan satu pertandingan lebih sedikit.

Sementara itu, Lecce membawa pulang satu poin berharga dari Turin. Tambahan poin tersebut menjaga posisi Lecce di peringkat ke-16 dengan 17 poin.

Masalah Efektivitas Lini Depan

Bagi Juventus, hasil ini kembali menegaskan persoalan efektivitas lini depan. Dominasi permainan tidak cukup berarti tanpa ketajaman di depan gawang, terutama dalam persaingan ketat menuju papan atas Serie A.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?

30 Juni 2026

Prediksi Prancis vs Norwegia 27 Juni 2026: Duel Mbappe vs Haaland Tentukan Pemenang Grup I

30 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?