Pemkot Tasikmalaya Gelar Rakor Rancangan Awal RKPD Tahun 2027
Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) menggelar acara rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2027. Acara ini diadakan di Aula Bapelitbangda kota Tasikmalaya, pada Kamis, 8 Januari 2026. Tujuan dari acara ini adalah untuk menerima masukan dari berbagai elemen masyarakat agar rencana pembangunan dapat sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.
Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, menekankan pentingnya keselarasan rencana program dengan program pemerintah pusat. “Pokok pikiran dewan berasal dari masyarakat dan merupakan bagian yang harus disampaikan,” ujarnya. Ia juga menyadari bahwa meskipun terbentur dengan efisiensi anggaran, pemerintah kota masih menerima manfaat, contohnya pembangunan infrastruktur jalan.
Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan bahwa forum komunikasi publik ini sebagai ruang terbuka untuk menyerap masukan, menguatkan kesepahaman, dan menyempurnakan rancangan sebelum masuk ke tahapan berikutnya. “Tema pembangunan tahun 2027 adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selaras dengan Arah Pembangunan
Viman juga mengingatkan, perencanaan pembangunan daerah harus selaras dengan arah pembangunan pemerintah pusat dan provinsi. Ia menyebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota Tasikmalaya tahun 2025 tercatat 76,59 poin, berada di atas IPM provinsi Jawa Barat, 75,90 poin. Sedangkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 5,22 persen sedikit di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat yaitu 5,20 persen.
Untuk tingkat pengangguran terbuka tahun 2025, tercatat 6,43 persen, di bawah angka provinsi 6,77 persen. Tingkat kemiskinan pada Maret tahun 2025 di angka 10,84 persen mengalami penurunan dari tahun 2024 sebesar 11,10 persen. “Capaian 2025 tersebut harus menjadi motivasi lebih baik di tahun 2026,” ujar Viman.
Harapan Terhadap Peserta Musyawarah
Viman berharap para peserta musyawarah dapat memberikan masukan yang jujur, tajam, dan solutif terhadap Rancangan Awal RKPD. “Sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk mencapai keberhasilan,” tandasnya. Dengan demikian, diharapkan rencana pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Kesiapan Pemkot dalam Menyusun RKPD 2027
Sebagai langkah awal dalam penyusunan RKPD 2027, Pemkot Tasikmalaya melakukan serangkaian diskusi dan evaluasi terhadap berbagai indikator pembangunan yang telah dicapai sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa rencana pembangunan tidak hanya berdasarkan data statistik, tetapi juga sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Beberapa bidang yang menjadi fokus utama dalam penyusunan RKPD 2027 antara lain peningkatan kualitas layanan publik, pengembangan ekonomi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemkot juga berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan pembangunan, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
Peran Masyarakat dalam Proses Pembangunan
Proses konsultasi publik seperti ini sangat penting dalam memastikan bahwa rencana pembangunan tidak hanya berasal dari pihak pemerintah, tetapi juga didasarkan pada masukan dan kebutuhan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, Pemkot Tasikmalaya berharap bisa menciptakan rencana pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Adapun beberapa hal yang menjadi fokus dalam diskusi kali ini adalah:
- Pengembangan infrastruktur yang merata dan memadai.
- Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
- Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.
- Penguatan ekonomi lokal melalui dukungan kepada UMKM dan pelaku usaha.
Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan RKPD 2027 dapat menjadi panduan yang efektif dalam mencapai tujuan pembangunan daerah secara bersama-sama.



