Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 30 April 2026
Trending
  • Tim yang Akan Terdegradasi dari Super League 2025/2026, Termasuk Juara Liga 2
  • Jadwal Final Liga Champions 2026: Atletico vs Arsenal dan PSG vs Munchen di SCTV Pagi Hari
  • 8 Kebiasaan Orang Cerdas yang Malah Penghambat Kesuksesan, Perfeksionisme Salah Satunya
  • 5 destinasi wisata populer di Bandung untuk liburan akhir pekan bersama keluarga
  • Sedikit Harapan Tottenham Lolos Degradasi Usai Kemenangan Pertama Tahun 2026
  • Mahfud MD Bongkar Kekayaan MBG: Rp 34 Miliar untuk Makan, Sisanya untuk Mobil dan Kaos
  • Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha: Pemilik Diduga Hakim Ahmad Sahroni Dipecat dan Dituntut Pidana
  • 7 cara mengatur anggaran bulanan ala kakeibo dari ibu rumah tangga Jepang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»WHO Persetujui Tes Cepat COVID-19 Pertama
Ragam

WHO Persetujui Tes Cepat COVID-19 Pertama

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengakuan WHO terhadap Tes Antigen Cepat untuk Deteksi COVID-19

Pada 17 Desember 2025, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan langkah penting dalam upaya pengendalian pandemi COVID-19. Untuk pertama kalinya, WHO memberikan status prequalification kepada dua alat tes antigen cepat untuk SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit tersebut. Kedua produk tersebut adalah SD Biosensor STANDARD Q COVID-19 Ag Test dan ACON Biotech Flowflex SARS-CoV-2 Antigen Rapid Test (Self-Testing).

Sebelumnya, kedua tes ini telah melewati fase penggunaan darurat melalui mekanisme WHO Emergency Use Listing (EUL). Pada September 2020, STANDARD Q dari SD Biosensor bahkan menjadi tes antigen cepat pertama di dunia yang masuk daftar EUL WHO, memungkinkan penggunaannya secara luas di lebih dari 100 negara selama fase kritis pandemi.

Apa Itu Emergency Use Listing (EUL)?

EUL dirancang sebagai penilaian risiko—manfaat untuk mempercepat akses terhadap produk kesehatan penting saat darurat kesehatan masyarakat. Dalam kondisi ketika data ilmiah masih terbatas, WHO menilai apakah manfaat suatu produk lebih besar dibandingkan risikonya, sebuah pendekatan pragmatis di tengah krisis global.

Mengapa Prequalification WHO Penting?

Berbeda dari EUL yang bersifat sementara, prequalification WHO memberikan jaminan kualitas jangka panjang. Status ini menegaskan bahwa produk telah memenuhi standar WHO terkait mutu, keamanan, dan kinerja. Tes antigen ini kini memenuhi syarat untuk dibeli oleh badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, mitra kesehatan global, serta negara-negara di seluruh dunia.

Bagi negara berpenghasilan rendah dan menengah, keputusan ini membuka peluang besar. Tes dapat diprioritaskan dalam skema pengadaan bersama untuk menekan harga, menjaga stabilitas pasokan, dan mengatasi hambatan akses akibat keterbatasan biaya, logistik, maupun regulasi. Ini menjadi langkah konkret menuju pemerataan alat diagnosis berkualitas.

Peran Tes Antigen Cepat dalam Pemantauan Global

Meski WHO telah mengumumkan berakhirnya fase darurat COVID-19 lebih dari dua setengah tahun lalu, tetapi virus ini masih terus bersirkulasi secara global. Data terkini memang menunjukkan tren yang relatif stabil, tetapi kebutuhan akan alat diagnosis yang akurat dan terjangkau tetap mendesak, terutama di wilayah dengan akses laboratorium yang terbatas.

Tes antigen cepat menawarkan jawaban praktis. Hasil dapat diperoleh dalam 15–30 menit, biayanya lebih terjangkau, dan penggunaannya tidak bergantung pada laboratorium terpusat. Tes ini bisa dilakukan di klinik, fasilitas komunitas, hingga layanan kesehatan bergerak, menjadikannya pelengkap penting bagi tes molekuler seperti PCR, khususnya di daerah dengan kapasitas laboratorium terbatas.

Keberlanjutan dalam Pemantauan Wabah

Hingga kini, tes antigen cepat masih memegang peran krusial dalam mendeteksi dan mengendalikan wabah lokal, melindungi kelompok rentan dan tenaga kesehatan, serta menjaga kesiapsiagaan menghadapi pandemi pernapasan di masa depan. Sejalan dengan strategi diagnostik global WHO, penguatan akses terhadap tes berkualitas dan terdesentralisasi tetap menjadi bagian penting dari upaya mencapai cakupan kesehatan semesta dan ketahanan kesehatan global.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol 2026: Rossi Mengungguli Marquez di Grid Terdepan

30 April 2026

Ikatan Darah: Film Aksi Berkelas Dunia

30 April 2026

Latihan PAT Prakarya Kelas 8 SMP Terbaru 2026 dengan Jawaban

30 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tim yang Akan Terdegradasi dari Super League 2025/2026, Termasuk Juara Liga 2

30 April 2026

Jadwal Final Liga Champions 2026: Atletico vs Arsenal dan PSG vs Munchen di SCTV Pagi Hari

30 April 2026

8 Kebiasaan Orang Cerdas yang Malah Penghambat Kesuksesan, Perfeksionisme Salah Satunya

30 April 2026

5 destinasi wisata populer di Bandung untuk liburan akhir pekan bersama keluarga

30 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?