Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 27 Maret 2026
Trending
  • Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan
  • SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND
  • 5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan
  • Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap
  • Serangan Keras Andrie Yunus: Ancaman terhadap Demokrasi Indonesia?
  • 5 Zodiak Beruntung, Ramalan Karier Taurus dan Cancer Besok 23 Maret
  • Prediksi Skor Bournemouth vs Manchester United: Head-to-Head dan Statistik Liga Inggris
  • Selain Gus Yaqut, 5 Tahanan KPK yang Pernah Tak Ada di Rutan dan Lapas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tokoh Banten Soroti Kerusakan Lingkungan
Nasional

Tokoh Banten Soroti Kerusakan Lingkungan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tokoh Masyarakat Banten Soroti Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan

Tokoh masyarakat Banten, H. Embay Mulya Syarief, menyampaikan kekhawatiran serius terhadap kondisi lingkungan yang semakin rusak akibat aktivitas pertambangan yang tidak terkendali. Ia menekankan bahwa pemerintah harus segera mengambil tindakan nyata untuk memulihkan kerusakan lingkungan yang telah terjadi.

“Pemerintah harus segera menghijaukan kembali hutan-hutan yang rusak akibat penebangan pohon terutama di hulu sungai,” ujar Embay dalam pernyataannya. Ia menilai bahwa kerusakan lingkungan ini memiliki dampak langsung terhadap keseimbangan ekosistem dan keselamatan masyarakat di wilayah hilir.

Selain itu, Embay juga menyebutkan bahwa banyak lokasi bekas tambang yang dibiarkan tanpa upaya reklamasi. Menurutnya, hal ini harus segera ditangani dengan penanaman kembali flora seperti bambu dan pengelola tambang harus bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

“Lokasi bekas tambang harus segera dihijaukan kembali dengan menanam bambu dan para pengelola tambang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Embay menilai berbagai bencana yang terjadi belakangan ini tidak bisa lagi disebut sebagai bencana alam semata. Ia menegaskan bahwa faktor kelalaian manusia menjadi penyebab utama dari kejadian-kejadian tersebut.

“Ini bukan bencana alam. Tapi bencana kemanusiaan. Bencana akibat ulah tangan manusia,” ujarnya dengan nada prihatin. Ia menekankan bahwa kejadian seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Provinsi Banten, sehingga harus menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

“Betul, selama ini belum pernah terjadi,” tuturnya.

Dampak Kerusakan Lingkungan

Kerusakan lingkungan yang terjadi di Banten tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga membahayakan kehidupan masyarakat. Penebangan pohon secara liar di hulu sungai menyebabkan erosi tanah dan mengganggu aliran air, yang berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah hilir. Selain itu, bekas tambang yang tidak direklamasi meningkatkan risiko banjir dan longsor, terutama saat musim hujan.

Embay menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan. Ia menyarankan agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap kebijakan pertambangan dan memberlakukan sanksi tegas bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi aturan lingkungan.

Harapan untuk Masa Depan

Embay berharap pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ia menekankan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang di masa depan.

Ia juga menyerukan kepada masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan kesadaran yang tinggi, masyarakat dapat menjadi agen perubahan dalam melindungi alam dan memastikan keberlanjutan sumber daya alam.

Solusi yang Perlu Dilakukan

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa langkah strategis perlu dilakukan:

  • Pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan yang ketat terkait pertambangan dan reklamasi lahan.
  • Pelaku usaha tambang wajib mematuhi aturan lingkungan dan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
  • Masyarakat perlu diajak untuk aktif dalam menjaga lingkungan dan melaporkan kegiatan yang merusak ekosistem.
  • Penanaman kembali vegetasi seperti bambu dan pohon-pohon lokal dapat membantu memulihkan daerah yang rusak.

Dengan langkah-langkah ini, Banten dapat kembali pulih dan menjaga keseimbangan ekosistem untuk generasi mendatang.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Serangan Keras Andrie Yunus: Ancaman terhadap Demokrasi Indonesia?

27 Maret 2026

5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan

27 Maret 2026

Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap

27 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan

27 Maret 2026

SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND

27 Maret 2026

5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan

27 Maret 2026

Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap

27 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?