Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 27 Maret 2026
Trending
  • Samsung ajak ciptakan Ramadan bermakna melalui kampanye SABAAR
  • Coba 20 Inspirasi Desain Kamar Minimalis yang Unik
  • Arti Nama Awindya dalam Bahasa Jawa dan Film Kuncen
  • 10 ceklist keuangan pasca-Lebaran untuk stabilitas finansial cepat
  • 31 Tahanan Korupsi Gorontalo Dapat Pengurangan Hukuman Lebaran 2026
  • Timur Tengah Kacau, Prabowo Jamin MBG untuk Anak Bangsa, Bukan Dikorupsi
  • Berapa Sajakah Bubuk Protein Harian yang Diperbolehkan?
  • Pemain Liga Inggris, Minat Man United pada Bintang AZ Alkmaar Kees Smit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang Siagakan 220 Pompa
Nasional

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang Siagakan 220 Pompa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Persiapan Menghadapi Musim Hujan di Kota Semarang

Pemerintah Kota Semarang telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menghadapi ancaman banjir yang sering terjadi pada musim hujan. Salah satu upaya utama adalah penyiapan sebanyak 220 pompa air, baik yang tetap maupun portabel. Pompa-pompa ini ditempatkan di berbagai titik rawan banjir agar dapat berfungsi secara optimal dalam mengalirkan air dan mencegah genangan.

Pemantauan dan Penempatan Pompa Air

Dari total 220 pompa tersebut, terdapat 119 pompa tetap dan 101 pompa portabel. Selain itu, pihak pemerintah juga menambahkan pompa baru di kawasan Tawang Mas dan Peterongan. Penambahan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan banjir.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menjelaskan bahwa persiapan ini tidak hanya bersifat darurat, melainkan juga mencakup perbaikan infrastruktur permanen. Langkah ini diambil setelah pengalaman banjir di akhir tahun 2024 hingga awal 2025, yang menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah daerah.

Perbaikan Infrastruktur Jangka Panjang

Salah satu proyek besar yang sedang berlangsung adalah pelebaran outlet di wilayah Kaligawe. Outlet yang sebelumnya hanya selebar 10 meter kini diperluas menjadi 40 meter, sehingga mampu mengalirkan air dengan lebih efisien dan mencegah terulangnya genangan parah.

Selain itu, sistem polder juga diperbarui dengan melakukan pengerukan dan peningkatan kedalaman “umpung-umpung” atau waduk mini di kawasan Mijen, termasuk di Jatingaleh. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyerapan air dan mengurangi risiko banjir.

Penguatan Armada Pompa dan Pembersihan Saluran

Untuk memperkuat infrastruktur tetap, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) juga menambahkan pompa-pompa baru di beberapa titik rawan seperti Tawang Mas dan Peterongan. Pembenahan ini dilakukan agar bisa memberikan respons cepat ketika terjadi curah hujan tinggi.

Selain itu, pembersihan dan normalisasi saluran utama secara intensif dilakukan di berbagai wilayah, seperti Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Pandanaran, serta sepanjang Banjir Kanal Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran aliran air dan mencegah tersumbatnya saluran.

Kolaborasi Lintas Instansi

Agustina menekankan bahwa keberhasilan dalam menangani banjir di Semarang tidak hanya bergantung pada tindakan pemerintah, tetapi juga pada kolaborasi yang kuat antara berbagai instansi. Koordinasi rutin dilakukan dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), BPJN, Kodim, dan instansi lainnya guna memastikan respons yang terintegrasi dan cepat.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Banjir

Di luar upaya teknis dan kerja sama institusi, Wali Kota juga mengajak seluruh warga Semarang untuk menjadi mitra aktif dalam pencegahan banjir. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air.

“Kesiapan teknis pemerintah harus diimbangi dengan kesadaran kolektif warga,” ujarnya. Dengan begitu, upaya pencegahan banjir akan lebih efektif dan berkelanjutan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

10 ceklist keuangan pasca-Lebaran untuk stabilitas finansial cepat

27 Maret 2026

31 Tahanan Korupsi Gorontalo Dapat Pengurangan Hukuman Lebaran 2026

27 Maret 2026

Timur Tengah Kacau, Prabowo Jamin MBG untuk Anak Bangsa, Bukan Dikorupsi

27 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Samsung ajak ciptakan Ramadan bermakna melalui kampanye SABAAR

27 Maret 2026

Coba 20 Inspirasi Desain Kamar Minimalis yang Unik

27 Maret 2026

Arti Nama Awindya dalam Bahasa Jawa dan Film Kuncen

27 Maret 2026

10 ceklist keuangan pasca-Lebaran untuk stabilitas finansial cepat

27 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?