Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 24 October 2026
Trending
  • Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Hingga 25 November,Fakfak-Jakarta 3Kali Lewat Kaimana,Dobo,Makassar
  • Netanyahu klaim menggulingkan pemerintah Iran jadi satu-satunya cara akhiri ancaman Teheran
  • 10 provinsi dengan persentase warga yang berolahraga terbanyak, Kaltim masuk
  • Dewan Ekonomi Nasional klaim siswa yang terima MBG jarang absen dan semangat belajarnya meningkat
  • Prospek Cerah Asuransi Kendaraan hingga 2026
  • Jadwal SIM Keliling Bandar Lampung: Lokasi, Syarat, & Biaya Terkini
  • Poin-poin pidato Prabowo di sidang kabinet paripurna 2 tahun pemerintahan
  • 2 tahun pemerintahan Prabowo, Kemenpora terus perkuat prestasi dan transformasi olahraga nasional
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Menteri Keuangan: Dana Rp276 Triliun untuk Bank BUMN Belum Optimal
Nasional

Menteri Keuangan: Dana Rp276 Triliun untuk Bank BUMN Belum Optimal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 January 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penempatan Dana ke Bank Pelat Merah Tidak Sesuai Harapan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa penempatan dana sebesar Rp276 triliun ke bank pelat merah dan bank pembangunan daerah tidak memberikan dampak yang sesuai dengan estimasinya. Ia menjelaskan bahwa perkiraan awalnya, injeksi penempatan dana ini bisa membuat pertumbuhan ekonomi melaju lebih cepat. Namun, injeksi yang berjalan pada awal kebijaksanaan tersebut tidak berjalan sesuai dengan harapannya karena kurangnya sinkronisasi dengan Bank Indonesia (BI).

“Ada dampak kebijakan injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan itu nggak seoptimal yang saya duga seperti estimasi saya sebelumnya. Harusnya ekonomi harusnya lari lebih cepat karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan Bank Sentral,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, dikutip, Kamis (1/1/2026).

1. Sempat Ada Ketidaksesuaian Antara Kebijakan Fiskal dan Moneter

Ia menjelaskan salah satu kendala yang muncul, menurut Purbaya, adalah ketidaksesuaian antara kebijakan fiskal pemerintah dengan kebijakan moneter yang diambil oleh Bank Indonesia (BI). Meskipun demikian, dia menyebutkan dalam satu bulan terakhir, masalah ketidaksesuaian ini sudah berhasil diselesaikan bersama dengan BI.

“Yang penting ke depan, dengan kebijakan yang lebih sinkron antara kami dan bank sentral, ekonomi kita akan tumbuh lebih baik lagi,” tambah Purbaya.

2. Purbaya Sempat Tarik Dana Rp75 Triliun untuk Kebutuhan Belanja Negara

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga menjelaskan selama injeksi dana ke perbankan, pihaknya sempat menarik dana sebesar Rp75 triliun untuk digunakan dalam belanja negara. Uang tersebut, meskipun tidak langsung masuk ke dalam sistem perbankan, tetap berputar di perekonomian lewat belanja pemerintah yang dapat memberikan dampak positif.

“Kami tarik dan kemudian kami belanjakan lagi, sehingga uang itu tetap berputar dalam sistem ekonomi meskipun tidak langsung ada di bank,” jelas Purbaya.

3. Menkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen Tahun Ini

Purbaya tetap optimistis, laju ekonomi Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2026. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Keuangan berencana untuk mempercepat belanja negara di awal tahun 2026. Purbaya juga menegaskan pentingnya komunikasi intensif dengan Gubernur BI dan sinergi yang lebih baik untuk mendukung pemulihan ekonomi.

“Seperti yang Anda lihat, satgas debottlenecking sudah mulai disidangkan, meskipun baru satu kali, namun dari sana saya sudah bisa melihat masalah yang dihadapi oleh pelaku bisnis,” kata Purbaya.

Optimisme dan langkah-langkah koordinasi yang terus dilakukan diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan mencapai target yang telah ditetapkan. Purbaya menilai bahwa kebijakan yang lebih sinkron antara pemerintah dan Bank Indonesia akan menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Hingga 25 November,Fakfak-Jakarta 3Kali Lewat Kaimana,Dobo,Makassar

24 October 2026

Netanyahu klaim menggulingkan pemerintah Iran jadi satu-satunya cara akhiri ancaman Teheran

24 October 2026

10 provinsi dengan persentase warga yang berolahraga terbanyak, Kaltim masuk

24 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Hingga 25 November,Fakfak-Jakarta 3Kali Lewat Kaimana,Dobo,Makassar

24 October 2026

Netanyahu klaim menggulingkan pemerintah Iran jadi satu-satunya cara akhiri ancaman Teheran

24 October 2026

10 provinsi dengan persentase warga yang berolahraga terbanyak, Kaltim masuk

24 October 2026

Dewan Ekonomi Nasional klaim siswa yang terima MBG jarang absen dan semangat belajarnya meningkat

24 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?