Manchester United berhasil mengalahkan Newcastle United dalam pertandingan pekan ke-18 Liga Inggris 2025-2026. Kemenangan ini diraih melalui gol spektakuler yang dicetak oleh Patrick Dorgu, seorang bek sayap berusia 21 tahun. Pertandingan berlangsung di Old Trafford pada Sabtu (27/12/2025), dan Manchester United sukses mengamankan tiga poin penting.
Gol yang mencuri perhatian publik terjadi di menit ke-24. Bola berasal dari skema lemparan ke dalam dari sisi kanan pertahanan Newcastle. Meski bola sempat dihalau, namun tidak menjauh. Bola jatuh di area penalti dan sebelum menyentuh tanah, Dorgu langsung muncul dengan sepakan kaki kanan kerasnya.
Bola meluncur deras ke sisi kanan gawang Newcastle dan tidak bisa dibendung oleh kiper tim tamu. Publik Old Trafford pun bersorak keras, merayakan gol yang luar biasa ini. Dorgu yang ditempatkan di posisi bek sayap kanan tidak pernah membayangkan cara yang lebih baik untuk membuka rekening golnya bagi Manchester United.
Gol tersebut dirayakan dengan penuh kegembiraan oleh Dorgu. Pendukung Manchester United juga takjub dengan teknik yang ditunjukkan oleh pemain muda ini. Media sosial langsung meledak dengan komentar-komentar yang memuji performa Dorgu. Beberapa penggemar bahkan mengatakan bahwa mereka sulit membedakan apakah itu Dorgu atau Zinedine Zidane yang mencetak gol.
“Lihat Dorgu bergerak seperti Zidane di masa jayanya di lapangan,” tulis salah satu penggemar di X. “Sulit membedakan apakah itu Dorgu atau Zidane dengan tendangan voli seperti itu,” tambah mereka.
Seperti yang diketahui, Zinedine Zidane pernah mencuri perhatian dunia melalui tendangan volinya ke gawang Bayer Leverkusen di final Liga Champions 2001-2002. Kini, Dorgu kembali membuat para penggemar Manchester United terkesan dengan kemampuan tekniknya.
Sejauh ini, Dorgu telah delapan kali menjadi starter di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim di Liga Inggris musim ini. Selain itu, dia juga delapan kali sebagai pemain pengganti. Total, Dorgu telah memainkan 37 pertandingan untuk Manchester United sejak kepindahannya senilai 25 juta pounds dari Lecce awal tahun ini.
Amorim pernah menyarankan agar Dorgu lebih tenang dalam menguasai bola dan tidak cemas saat bertanding. “Dia perlu lebih tenang saat bermain,” kata Amorim. “Anda bisa merasakan kecemasan setiap kali Patrick menyentuh bola. Saya bisa merasakan kecemasan itu.”
Pengalaman Dorgu bermain di Liga Italia dinilai kurang, sehingga dia masih membutuhkan rasa percaya diri yang tinggi untuk bersaing di Liga Inggris. Namun, Amorim tidak khawatir. Ia menegaskan bahwa Dorgu memiliki banyak waktu di Manchester United untuk berkembang.
“Itu lebih mudah daripada keputusan yang harus dia ambil (bermain untuk Denmark) melawan Skotlandia,” kata Amorim lagi. “Dia membuat keputusan yang bagus, dan saya melihatnya ketika dia bermain di Italia.”
“Tapi di sini berbeda, dan terkadang tekanannya berat bagi mereka di awal, tetapi dia punya waktu untuk berkembang.”



