Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 23 Maret 2026
Trending
  • HP Samsung A36 5G, A56 5G, dan A55 5G: Harga Spesial Lebaran 2026
  • Hasil Kualifikasi MotoGP Brasil 2026: Fabio Di Giannantonio Pole Position
  • Promo dan Diskon Menjelang Lebaran, Pusat Belanja Penuh Pengunjung
  • Film “Broken Strings” Diangkat dari Kisah Nyata, Aurelie Moeremans Bocorkan Momen Penting
  • Sumitronomics & MBG: Mesin Ekonomi Rakyat atau Bom Waktu Fiskal?
  • Minta Maaf, Rismon Sianipar Dikatakan Kehilangan Martabat: Robot Diremote dari Solo
  • Melawan Formalisme Digital: Meritokrasi vs. Arisan Jabatan
  • Bisakah Minum Obat Maag saat Perut Kosong? Ini Fakta Medisnya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»AWS, Oracle, dan OpenAI Tanda Tangani Kesepakatan, Bantu Trump Kembangkan AI Lawan China
Teknologi

AWS, Oracle, dan OpenAI Tanda Tangani Kesepakatan, Bantu Trump Kembangkan AI Lawan China

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com,

JAKARTA — Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) telah menandatangani perjanjian dengan 24 organisasi yang tertarik berpartisipasi dalam proyek Genesis pemerintahan Trump. Proyek ini bertujuan untuk memajukan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung penemuan ilmiah dan inovasi teknologi.

Perjanjian ini dilakukan dalam rangka mendorong kolaborasi lintas sektor antara lembaga pemerintah, perusahaan teknologi, dan institusi penelitian. Misi Genesis digambarkan sebagai upaya besar yang sebanding dengan Proyek Manhattan atau Misi Apollo, yang dulu menjadi proyek raksasa dalam sejarah ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah mengoordinasikan riset dari berbagai lembaga guna mencapai terobosan di berbagai bidang, termasuk sains, teknologi, dan keamanan nasional.

Selain itu, inisiatif ini juga didorong oleh motif geopolitik, yaitu memastikan Amerika Serikat tetap unggul dalam persaingan AI global, khususnya melawan China. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan bisa meningkatkan daya saing negara dalam industri AI yang semakin kompetitif.

Beberapa organisasi yang terlibat dalam perjanjian ini antara lain OpenAI, Anthropic, dan xAI; operator cloud seperti AWS, Google, Microsoft, dan Oracle; pembuat server Dell dan HPE; pemasok chip AMD, Intel, dan Nvidia; serta perusahaan analitik data Palantir. Perjanjian ini bukan sekadar kontrak layanan, melainkan Nota Kesepahaman (MoU) yang menjalin kerja sama dengan organisasi yang sudah menyatakan minat dalam merespons Request for Information (RFI) atau memiliki proyek aktif bersama DOE dan laboratorium nasionalnya.

Direktur Misi Genesis sekaligus Wakil Sekretaris DOE untuk Sains, Dr. Darío Gil, menjelaskan bahwa perjanjian ini akan memperkuat seluruh ekosistem riset dan pengembangan (R&D) Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa perjanjian ini membantu memenuhi Perintah Eksekutif Presiden Trump untuk membangun platform AI nasional yang dapat mendukung penemuan ilmiah dan meningkatkan kemampuan R&D AS.

Proyek Genesis sendiri dimulai bulan lalu melalui perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Presiden Trump. Sebagai bagian dari proyek ini, DOE mengumumkan pendanaan sebesar US$320 juta atau setara Rp5,3 triliun untuk empat inisiatif utama. Inisiatif tersebut mencakup pengembangan American Science Cloud (AmSC) sebagai infrastruktur utama Genesis, Konsorsium Model AI Transformasional (ModCon) untuk pengembangan model AI, serta proyek-proyek yang fokus pada kurasi data dan pengembangan model AI tervalidasi untuk kebutuhan ilmiah.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam proyek ini adalah CoreWeave, sebuah perusahaan neocloud yang menyediakan layanan sewa GPU. Perusahaan ini berencana untuk menghadirkan platform cloud AI khusus yang dirancang untuk mendukung beban kerja ilmiah tingkat lanjut. CEO CoreWeave, Michael Intrator, menyatakan bahwa Genesis mewakili komitmen nasional yang penting untuk mempercepat penemuan ilmiah sekaligus memperkuat posisi Amerika Serikat dalam riset dan inovasi.

Di sisi lain, konsultan McKinsey & Company menilai bahwa perusahaan neocloud seperti CoreWeave perlu menyesuaikan model bisnis mereka dengan menawarkan layanan berbasis infrastruktur AI, bukan hanya sewa waktu GPU. Proyek Genesis dinilai sebagai peluang strategis untuk mengarahkan perusahaan-perusahaan ini ke model bisnis yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, DeepMind, anak usaha Google, akan menyediakan model AI terdepan untuk kebutuhan sains dan perangkat agen AI bagi para ilmuwan di Laboratorium Nasional DOE. Inisiatif ini akan dimulai dengan penggunaan AI co-scientist di Google Cloud. Teknologi ini digambarkan sebagai kolaborator ilmiah virtual multi agen yang dibangun di atas Gemini, yang telah dilatih menggunakan chip TPU AI berbasis cloud milik Google.

OpenAI juga menyatakan bahwa perjanjian ini melanjutkan kerja sama yang telah ada dengan Laboratorium Nasional DOE, sekaligus membuka peluang untuk pembahasan dan pengembangan perjanjian lanjutan seiring berkembangnya proyek-proyek spesifik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

HP Samsung A36 5G, A56 5G, dan A55 5G: Harga Spesial Lebaran 2026

23 Maret 2026

Daftar Harga HP Infinix Lebaran 2026: Note 60, Note Edge, GT 30, Hot 60i

23 Maret 2026

Sukses Atasi Antrean Kendaraan, ASDP Kembalikan Stabilitas Pelabuhan Gilimanuk

23 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

HP Samsung A36 5G, A56 5G, dan A55 5G: Harga Spesial Lebaran 2026

23 Maret 2026

Hasil Kualifikasi MotoGP Brasil 2026: Fabio Di Giannantonio Pole Position

23 Maret 2026

Promo dan Diskon Menjelang Lebaran, Pusat Belanja Penuh Pengunjung

23 Maret 2026

Film “Broken Strings” Diangkat dari Kisah Nyata, Aurelie Moeremans Bocorkan Momen Penting

23 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?