Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • 5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran
  • Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran
  • Yamaha Fazzio Neo Hybrid 2026 Hadir dalam Warna Ungu, Skutik Hibrid Retro yang Kian Populer
  • Eskalasi Timur Tengah Tingkatkan Permintaan Batubara, Ini Rekomendasi Sahamnya
  • Alasan Hakim Bebaskan Delpedro, Tak Bersalah Tapi 6 Bulan Di Penjara, Polisi Lindungi Ojol
  • Houthi Rayakan Kepemimpinan Mojtaba Khamenei, Iran Semakin Kuat Lawan AS-Israel
  • Hasil Super League: Persebaya Kalah Telak di Segiri, Borneo FC Naik ke Posisi Kedua
  • Orang yang Sering Menyetel Banyak Alarm Pagi Punya 8 Ciri Kepribadian Ini, Kata Psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Hasil BWF World Tour Finals 2025 – Jonatan Christie Kalah dari Juara Dunia dengan Pukulan Melebar
Olahraga

Hasil BWF World Tour Finals 2025 – Jonatan Christie Kalah dari Juara Dunia dengan Pukulan Melebar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Dalam pertandingan pembuka fase grup BWF World Tour Finals 2025, tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus menerima kekalahan dari juara dunia 2023, Kunlavut Vitidsarn. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (17/12/2025) di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, menjadi awal yang berat bagi atlet asal Nusantara tersebut.

Dominasi Pemain Thailand di Gim Pertama

Pada gim pertama, Vitidsarn langsung menunjukkan dominasinya. Dengan strategi yang matang dan pukulan-pukulan yang tepat sasaran, ia mampu mengumpulkan poin demi poin hingga interval pertama. Skor 11-5 menjadi bukti bahwa Jonatan Christie kesulitan dalam membalas serangan lawannya.

Setelah jeda, Jonatan masih kesulitan untuk menembus permainan Vitidsarn. Ia bahkan tertinggal dengan skor 5-14. Namun, Jonatan mencoba bangkit melalui smes lurus yang menghunjam, membuat skor menjadi 6-14. Tidak berhenti sampai di situ, dia berhasil menambah dua angka beruntun, menjadikan skor 8-14.

Namun, Vitidsarn tidak mudah dikalahkan. Ia segera merespons dengan smes silang yang menghasilkan angka, membuat skor berubah menjadi 8-15. Alih-alih mengejar, Jonatan justru melakukan kesalahan sendiri. Pengamatan kurang jeli menyebabkan lawannya semakin menjauh, 8-16. Akhirnya, Vitidsarn menutup gim pertama dengan kemenangan 21-10 setelah pukulan backhand Jonatan melebar.

Kesulitan Berlanjut di Gim Kedua

Di gim kedua, Vitidsarn tetap tampil tangguh. Pertahanan kuat yang dimilikinya memaksa Jonatan harus bekerja keras untuk menambah satu angka. Di sisi lain, Jonatan beberapa kali melakukan kesalahan seperti saat bola angkatannya malah menyangkut net, membuat skor menjadi 3-8.

Sampai masa interval, keunggulan Vitidsarn tetap terjaga. Ia berhasil meraih poin 11-6 dengan memanfaatkan pukulan Jonatan yang jatuh di luar arena permainan. Dalam situasi tertinggal, Jonatan berusaha keras untuk mengejar. Satu smes keras sempat membuat ketertinggalannya menjadi hanya tiga angka, 12-15. Skor bahkan semakin sempit 13-15 menyusul smes keras Vitidsarn yang terlalu lebar.

Sayangnya, Jonatan tidak mampu memperbaiki situasi. Laga yang ditutup oleh pukulan melebar Jonatan ini akhirnya dimenangi oleh Vitidsarn dengan skor 21-14.

Evaluasi dan Pelajaran Berharga

Pertandingan ini menunjukkan bahwa Jonatan Christie masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki. Meskipun sempat berusaha bangkit, ia kesulitan menghadapi permainan agresif dan strategis dari Vitidsarn. Kekalahan ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi Jonatan untuk meningkatkan performa di pertandingan selanjutnya.

Kemampuan Vitidsarn dalam mengontrol permainan dan memanfaatkan kesalahan lawan sangat mencolok. Dengan kemenangan ini, ia membuktikan bahwa dirinya layak menjadi salah satu favorit dalam turnamen ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hasil Super League: Persebaya Kalah Telak di Segiri, Borneo FC Naik ke Posisi Kedua

19 Maret 2026

OINA aktif berkoordinasi dengan Pemda NTT menyambut Pesonas 2026 di Kupang

19 Maret 2026

KONI Dukung Menpora Tuntaskan Kekerasan Seksual, Pelaku Di Larang Sepenuhnya Terlibat dalam Olahraga

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran

19 Maret 2026

Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran

19 Maret 2026

Yamaha Fazzio Neo Hybrid 2026 Hadir dalam Warna Ungu, Skutik Hibrid Retro yang Kian Populer

19 Maret 2026

Eskalasi Timur Tengah Tingkatkan Permintaan Batubara, Ini Rekomendasi Sahamnya

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?