Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Subianto
Sebanyak 83,8 persen masyarakat Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan rasa puasnya terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Hasil ini diungkapkan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia dalam siaran pers yang diterbitkan pada 8 Februari 2026. Survei dilakukan dengan metode tatap muka terhadap seluruh masyarakat Indonesia dari tanggal 15 hingga 21 Januari 2026.
Warga Jateng yang tidak puas terhadap kinerja Prabowo mencapai 14,7 persen, sementara 1,5 persen responden tidak menjawab. Di Jakarta, angka ketidakpuasan terhadap Presiden Prabowo mencapai 47 persen, yang merupakan angka tertinggi dibandingkan wilayah lainnya. Sebaliknya, sebanyak 53 persen warga Jakarta mengaku puas, sedangkan tidak ada responden yang menjawab tidak tahu.
Di belakang Jakarta, wilayah Maluku dan Papua mencatatkan tingkat ketidakpuasan sebesar 24,9 persen dan kepuasan sebesar 74,3 persen. Secara nasional, tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen. Rinciannya adalah 13 persen responden sangat puas, 66,9 persen cukup puas, 17,1 persen kurang puas, dan 2,2 persen tidak puas sama sekali. Sementara itu, 0,8 persen responden menjawab tidak tahu.
Berikut rincian lengkap angka kepuasan terhadap Presiden Prabowo di setiap wilayah:
Sumatra
Puas: 81,1 persen
Tidak puas: 18,9 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persenBanten
Puas: 73 persen
Tidak puas: 24,4 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 2,1 persenJakarta
Puas: 53 persen
Tidak puas: 47 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persenJabar
Puas: 79,1 persen
Tidak puas: 19,9 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,0 persenJateng dan DIY
Puas: 83,8 persen
Tidak puas: 14,7 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,5 persenJatim
Puas: 81,6 persen
Tidak puas: 17,7 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,7 persenBali dan Nusa Tenggara
Puas: 89,2 persen
Tidak puas: 10,8 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persenKalimantan
Puas: 79,8 persen
Tidak puas: 19,0 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,3 persenSulawesi
Puas: 81,1 persen
Tidak puas: 17,0 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,9 persenMaluku dan Papua
Puas: 74,3 persen
Tidak puas: 24,9 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,8 persen
Metodologi Survei
Survei Indikator Politik Indonesia melibatkan seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah saat survei dilakukan. Sampel diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang. Toleransi kesalahan atau margin of error mencapai ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.
Responden yang terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).
Survei Poltracking Indonesia
Hasil survei terbaru Poltracking Indonesia mencatat bahwa 81,5 persen masyarakat percaya terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran dalam satu tahun masa kepemimpinan. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda menyatakan bahwa angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap pemerintah.
“Ini tingkat kepercayaan kepada pemerintah Prabowo–Gibran relatif tinggi di angka 81,5 persen. Sementara yang tidak percaya hanya 15,6 persen,” ujar Hanta dalam rilis survei yang digelar secara daring, Minggu (19/10/2025).
Hanta menjelaskan bahwa angka 81,5 persen tersebut merupakan gabungan antara 10,0 persen yang sangat percaya dan 71,5 persen yang cukup percaya. “Jadi total tingkat kepercayaan di atas 80 persen terhadap pemerintahan ini,” katanya.
Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo secara personal mencapai 78,3 persen, yang menurut Hanta tergolong tinggi karena secara psikologis angka di atas 70 persen sudah masuk kategori kuat. “Sementara yang menilai kurang puas dan sangat tidak puas berjumlah 19,2 persen,” kata dia.
Hanta menguraikan lima faktor utama yang membuat masyarakat puas terhadap kinerja Prabowo, yakni sebagai berikut:
- Kepemimpinan tegas, berani, dan bertanggung jawab: disebut oleh 22,9 persen responden.
- Program bantuan sosial (bansos): dinilai bermanfaat oleh 13,4 persen responden.
- Kedekatan Prabowo dengan rakyat kecil: disebut oleh 11,4 persen responden.
- Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi: diapresiasi oleh 9,2 persen responden.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG): mendapat dukungan 8,5 persen responden.
Survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia dengan metode wawancara tatap muka langsung. Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.



