Tips Merestorasi Hot Wheels Lawas Agar Kembali Menarik
Hot Wheels menjadi salah satu merek yang sangat populer di dunia diecast. Merek ini sudah ada sejak tahun 1968 dan telah menciptakan banyak seri mobil yang menjadi incaran para kolektor. Namun, karena usia yang cukup tua, banyak Hot Wheels lawas yang kondisinya tidak lagi prima. Meskipun demikian, Hot Wheels lawas sering kali menjadi incaran para kolektor karena kelangkaannya. Salah satu cara untuk menyelamatkan Hot Wheels lawas adalah dengan merestorasinya.
Restorasi dilakukan untuk memperbaiki dan mengembalikan Hot Wheels lama agar terlihat seperti baru kembali. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu ikuti dalam proses restorasi Hot Wheels:
1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan
Dalam proses merestorasi, kamu membutuhkan beberapa alat pendukung untuk membantu kamu dalam merestorasi seperti membuka bodi, memasang kembali bagian-bagian Hot Wheels, serta memudahkan kamu dalam membersihkan Hot Wheels.
Peralatan yang dibutuhkan antara lain:
* Rotary tool, yaitu sebuah mesin yang dapat membuka rivet, sejenis paku logam, yang digunakan sebagai pengunci bodi Hot Wheels. Selain itu juga berguna untuk membuat lubang kecil, hingga memoles bodi Hot Wheels. Salah satu merek rotary tool yang paling terkenal adalah Dremel, sehingga alat ini juga sering disebut sebagai Dremel tool.
* Tang kecil atau tang potong untuk membantu melepas bagian-bagian diecast Hot Wheels.
* Lem super dan cat spray untuk proses pengecatan bodi.
2. Hilangkan Oksidasi pada Bodi Hot Wheels
Oksidasi terjadi karena permukaan diecast Hot Wheels mengikat oksigen sehingga warnanya berubah. Biasanya oksidasi terjadi pada bagian base atau sasis Hot Wheels yang membuat warnanya berubah menjadi kusam. Cara untuk mengurangi oksidasi pada Hot Wheels adalah menggunakan cairan pembersih kamar mandi atau keramik yang mengandung asam klorida (HCL). Kamu bisa cek pada bagian komposisi zat yang ada di cairan pembersih apakah mengandung HCL atau tidak.
Setelah selesai, rendam Hot Wheels ke dalam larutan baking soda untuk menetralkan sisa HCL yang menempel, lalu cuci Hot Wheels dengan air sabun sampai bersih.

3. Lepas Rivet Hot Wheels
Rivet adalah semacam paku logam yang digunakan untuk mengunci bodi Hot Wheels ke sasis. Proses pelepasan rivet ini sangat penting untuk proses restorasi, karena kamu jadi bisa lebih detail dalam membersihkan dan meremajakan setiap bagian Hot Wheels. Melepas rivet dapat menggunakan rotary tool atau bor kecil. Pilih mata bor yang cukup dengan lubang pada rivet, biasanya 3 mm atau 4 mm, lalu lakukan pengeboran untuk melepas rivet dari bodi secara perlahan.

4. Merestorasi Cat di Bodi Hot Wheels
Jika cat pada bodi Hot Wheels kamu sudah banyak mengelupas, kamu dapat membuatnya terlihat lebih baru dengan cara pengecatan ulang. Hal ini akan lebih mudah dilakukan untuk Hot Wheels yang hanya memiliki satu warna. Cara pengecatannya adalah dengan memastikan kamu sudah melepas semua bagian Hot Wheels sehingga menyisakan bodi yang akan dicat saja. Jika kamu menginginkan hasil yang maksimal, maka kamu harus merontokkan cat yang sebelumnya menempel dengan paint remover.

5. Mengganti Roda Hot Wheels
Jika dirasa roda sudah mulai terlihat kurang bagus, kamu juga bisa merestorasi bagian roda. Kamu bisa mencoba membersihkan atau mencuci dulu roda yang lama, jika masih bagus, maka kamu bisa gunakan kembali roda tersebut. Namun, jika rodanya sudah terlihat kurang menarik, kamu bisa mengganti dengan roda baru.

Proses restorasi Hot Wheels ternyata cukup kompleks ya, Bro? Namun sebagai seorang cowok hal ini bisa terasa menantang dan seru untuk dilakukan lho. Yuk, coba restorasi Hot Wheels kamu, Bro!



