Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 4 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Ragam»5 Hewan Tangguh yang Berkembang Tanpa Orangtua
    Ragam

    5 Hewan Tangguh yang Berkembang Tanpa Orangtua

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Orangtua dalam Kehidupan Hewan

    Sama seperti manusia, peran induk atau orangtua hewan sangat penting dalam kehidupan dan keberlangsungan anak-anaknya. Induk mengajarkan banyak hal penting, mulai dari keterampilan berburu, membangun sarang, sampai menghindari predator. Semua keterampilan ini perlu dipelajari anak hewan supaya kelak mereka bisa bertahan hidup saat meninggalkan sarang atau induknya.

    Namun, gak semua hewan tumbuh tanpa sosok orangtua. Bahkan, ada yang gak pernah melihat atau bertemu orangtuanya sama sekali. Hewan mana saja? Yuk, kenalan dengan lima hewan yang tumbuh tanpa sosok orangtua berikut ini!

    Megapoda atau Burung Gosong



    Megapoda atau burung gosong merupakan kelompok burung yang sangat unik. Alih-alih mengerami telur sendiri, burung ini justru memanfaatkan panas bumi, sinar matahari, dan panas hasil fermentasi untuk proses pengeraman telur. Burung ini membangun gundukan besar yang terbuat dari tumbuhan membusuk atau pasir, lalu meletakkan telurnya di dalam. Induk burung gosong rutin memeriksa suhu gundukan supaya tetap stabil untuk mengerami telurnya. Namun, peran induk burung gosong berhenti sampai di situ saja. Saat waktunya menetas, anak burung gosong harus menggali keluar sendiri dari gundukan tanpa bantuan dari induknya. Menurut penuturan Daniel Roby, seorang ahli ornitologi dari Universitas Oregon, anak burung gosong gak pernah bertemu atau melihat induknya sama sekali sepanjang hidupnya. Mereka mempelajari keterampilan bertahan hidup sendirian.

    Kupu-Kupu



    Kupu-kupu merupakan hewan selanjutnya yang membiarkan keturunannya bertahan hidup sendirian. Beberapa spesies kupu-kupu bahkan diketahui sengaja bertelur di dekat sarang semut. Hal ini dilakukan supaya semut bisa merawat anak-anaknya. Kupu-kupu biru besar atau large blue butterfly diketahui melakukan hal ini. Mengutip laman Britannica, larva kupu-kupu dari subfamili Polyommatinae ini menghasilkan cairan manis bernama madu serangga atau honeydew dari sistem pencernaannya. Cairan ini menarik perhatian semut merah, dan juga membuat ulat kupu-kupu ini punya bau seperti larva semut merah. Oleh karena itu, para semut merah membawa ulat tersebut ke dalam sarangnya. Larva kupu-kupu biru besar kemudian digabungkan bersama larva dari semut merah. Ulat tersebut memakan larva-larva semut untuk tumbuh besar.

    Ngengat



    Sama halnya kupu-kupu, ngengat juga membiarkan anak-anaknya bertahan hidup sendirian sejak kecil. Namun, bukan berarti larva ngengat gak punya pertahanan diri. Ulat kucing atau puss caterpilar merupakan larva dari ngengat flannel moth (Megalopyge opercularis). Ulat satu ini dikenal punya rambut fluffy yang terlihat sangat lembut. Meski terlihat cantik, ulat kucing sangat beracun. Ya, induk dari ulat kucing sengaja menutupi telur-telurnya dengan rambut fluffy dari bagian perutnya. Menurut Don Hall, seorang ahli entimologi dari Universitas Florida, rambut itu sebenarnya gak berbisa. Namun, rambut fluffy itu menutupi duri-duri kecil pada tubuh ulat kucing, terangnya. Duri-duri itu sangat beracun dan menyaktikan bila menusuk kulit. Perlindungan ini bikin ulat kucing tetap aman dari serangan predator sekalipun tanpa pengawasan dari orangtuanya.

    Kadal Pagar Barat



    Tahukah kamu kalau buaya adalah satu-satunya jenis reptil yang merawat anak-anaknya? Ya, ternyata sangat umum bagi kadal untuk gak membesarkan anaknya. Kebanyakan dari mereka cuma meletakkan telur, menutupinya, lalu ditinggal begitu saja. Bahkan mereka lupa kalau sudah bertelur. Kadal pagar barat atau western fence lizard (Sceloporus occidentalis), misalnya. Kadal asli Amerika Serikat dan Meksiko ini bisa menghasilkan 3—17 telur dalam sekali waktu. Dalam setahun, mereka bisa bertelur 1—3 kali, ungkap laman Animalia. Kadal punya kloaka, yakni satu lubang yang digunakan untuk sistem reproduksi, pencernaan, dan saluran kencing sekaligus. Kadal, seperti halnya kadal pagar barat, kemungkinan menganggap telurnya sebagai kotoran. Nassima Bouzid, seorang kandidat doktor di Universitas Washington, menjelaskan fenomena ini pada laman National Geographic. Kurangnya pengasuhan induk pada kadal kemungkinan bagian dari strateginya untuk punya keturunan sebanyak mungkin dengan harapan beberapa di antaranya bisa bertahan hidup.

    Bunglon Labord



    Mirisnya lagi, spesies kadal satu ini justru gak pernah bertemu dengan dewasa dari spesies mereka sendiri. Namanya bunglon Labord atau Labord’s chameleon (Furcifer labordi). Kelelesa asli Madagaskar ini cuma hidup selama 4—5 bulan usai menetas. Hidupnya paling banyak dihabiskan di dalam telur, yakni antara 8—9 bulan, ungkap laman Live Science. Seorang ahli herpetologi dari American Museum of Natural History, Chris Raxworthy, menjelaskan siklus hidup bunglon Labord yang unik ini pada laman Live Science. Betina mati beberapa jam setelah bertelur karena telah mengerahkan seluruh energinya. Jantan juga mati karena energi dan sumber dayanya habis untuk memperjuangkan kesempatan bereproduksi dengan betina. Seluruh populasi mati sebelum waktunya telur-telur tersebut menetas. Oleh karenanya, bunglon Labord jadi vertebrata berkaki empat dengan rentang hidup terpendek di dunia.

    FAQ Seputar Hewan yang Tumbuh Tanpa Orang Tua

    Apa contoh ulat yang tumbuh tanpa orangtua?

    Ulat ngengat, terutama ulat kucing yang punya rambut pelindung dan duri beracun, berkembang sendirian tanpa pengawasan induk.

    Bagaimana mereka bisa bertahan hidup?

    Banyak dari hewan ini memiliki adaptasi khusus (misalnya perlindungan tubuh, strategi makan, atau perilaku hidup sendiri) yang memungkinkan mereka bebas dari pengawasan orangtua namun tetap mampu bertahan di alam.

    Kenapa beberapa hewan tidak merawat anaknya?

    Strategi ini merupakan bagian dari evolusi adaptif beberapa spesies menghasilkan banyak keturunan dan membiarkan yang paling kuat bertahan tanpa pengasuhan langsung.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

    31 August 2026

    Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

    31 August 2026

    Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?