Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 12 Mei 2026
Trending
  • Niat Jadi Tulang Punggung Keluarga, Gadis 18 Tahun Diserang 8 Orang
  • Kadis Sosial Sambas Kunjungi Warga Tinggal di Rumah Reyot, Pastikan Hak Terpenuhi
  • Ririn Nekat Bantah Pembunuhan Keluarga, Bukti CCTV dan Sidik Jari Terungkap
  • Sikap Fans Borneo di Samarinda: Laga Kunci Persija vs Persib untuk Gelar Super League
  • Makassar, Kota Tanpa Rasa Aman
  • Cara Mengurangi Risiko Transaksi Anak di E-Commerce
  • Karir Menjanjikan! 7 Weton Ini Siap Meraih Puncak dengan Gaji Tinggi Menurut Primbon Jawa
  • Nasib Togar Situmorang: Surat Kuasa Berubah Jadi Jerat Hukum
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»5 Fakta Menarik Mambruk Ubiaat, Simbol Kesetiaan Tanah Papua
Teknologi

5 Fakta Menarik Mambruk Ubiaat, Simbol Kesetiaan Tanah Papua

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Keunikan Mambruk Ubiaat, Burung Khas Papua yang Menarik Perhatian

Papua dikenal memiliki kekayaan satwa yang luar biasa, salah satunya adalah Mambruk Ubiaat (Goura cristata). Burung ini juga dikenal sebagai dara mahkota karena tampilannya yang sangat mencolok dengan mahkota berbentuk renda di kepalanya. Ukuran tubuhnya yang besar dan warna bulu yang elegan membuat Mambruk Ubiaat terlihat istimewa, jauh berbeda dari merpati yang sering ditemui di perkotaan.

Namun, daya tarik Mambruk Ubiaat tidak hanya terletak pada penampilannya. Burung endemik Papua ini dikenal sebagai simbol kesetiaan abadi karena perilaku sosialnya yang monogami dan penuh kerja sama dalam membesarkan keturunan. Dari cara hidupnya di hutan hingga ritual pacaran yang unik, Mambruk Ubiaat menyimpan banyak fakta menarik yang membuatnya semakin layak untuk dikenal dan dilindungi.

1. Jenis Merpati dengan Ukuran Tubuh Paling Besar



Mambruk Ubiaat memiliki postur tubuh yang jauh lebih bongsor jika dibandingkan dengan merpati jenis lain yang pernah kamu lihat. Burung ini merupakan salah satu anggota keluarga merpati terbesar di dunia dengan panjang tubuh rata-rata mencapai 70 sentimeter dan berat sekitar 2,1 kilogram. Tubuhnya yang berukuran besar membuat Mambruk Ubiat kerap dianggap berbeda, meski sebenarnya masih satu keluarga dengan merpati kota.

Tampilan fisiknya memiliki ciri khas dengan bulu berwarna biru keabu-abuan yang mendominasi seluruh tubuhnya. Bagian kepalanya dilengkapi mahkota biru berbentuk renda halus, dengan bulu berwarna lebih gelap di sekitar area mata. Burung jantan umumnya memiliki ukuran tubuh sedikit lebih besar dibandingkan betina, namun secara keseluruhan keduanya memiliki penampilan yang hampir serupa dan sulit dibedakan jika dilihat secara sekilas.

2. Penghuni Asli Dataran Rendah Pulau Papua



Populasi burung ini tidak tersebar secara global karena mereka adalah satwa yang sangat spesifik dalam memilih tempat tinggal. Mambruk Ubiaat merupakan penghuni asli kawasan hutan dan rawa-rawa di wilayah Irian Jaya, yang merupakan bagian Indonesia dari Pulau Papua. Mereka sangat menyukai area hutan yang masih rimbun, lembap, dan belum banyak terjamah oleh aktivitas manusia.

Keberadaan mereka di alam liar sering digunakan sebagai indikator bahwa kondisi hutan di wilayah tersebut masih terjaga dengan baik. Burung ini sangat bergantung pada ketersediaan pohon-pohon besar sebagai tempat berlindung dari ancaman predator. Jika luas hutan primer di Papua terus berkurang, otomatis ruang hidup burung bermahkota ini juga akan semakin terjepit dan sulit bertahan.

3. Tarian Pacaran yang Khas dan Ekspresif



Proses pendekatan yang dilakukan Mambruk Ubiaat melibatkan gerakan tubuh yang terencana dan cukup khas untuk menarik perhatian pasangannya. Burung jantan akan melakukan tarian pacaran yang elegan dengan cara membungkukkan badan serta mengembangkan bulu ekornya seperti kipas. Burung jantan bahkan sengaja membersihkan area tertentu yang akan digunakan sebagai panggung untuk memamerkan tarian tersebut di depan betina.

Selain gerakan fisik, burung jantan juga mengeluarkan suara panggilan khusus untuk mengundang betina datang ke area yang sudah disiapkan. Ritual ini biasanya berlangsung saat musim hujan tiba, karena pada waktu tersebut ketersediaan sumber makanan di hutan sedang melimpah untuk mendukung proses berkembang biak.

4. Setia pada Satu Pasangan Seumur Hidup



Perilaku reproduksi burung ini sangat menarik karena mereka menganut sistem monogami dengan ikatan pasangan yang berlangsung dalam jangka waktu lama. Hal inilah yang membuat Mambruk Ubiaat dikenal sebagai simbol kesetiaan abadi. Burung betina biasanya hanya menghasilkan satu butir telur berukuran besar yang diletakkan di dalam sarang sederhana berbahan ranting dan daun.

Sarang ini umumnya dibangun pada bagian kanopi hutan yang lebih rendah agar tetap mudah dijangkau namun tetap aman dari gangguan. Hal yang paling menonjol dari proses ini adalah keterlibatan kedua induk sebagai orang tua dalam menjaga keturunan mereka. Baik jantan maupun betina sama-sama memiliki peran dalam mengerami telur serta merawat anak burung yang baru menetas hingga mampu mandiri.

5. Lebih Gemar Berjalan Kaki di Lantai Hutan



Selain dikenal memiliki perilaku sosial yang unik, Mambruk Ubiaat juga merupakan tipe burung terestrial yang menghabiskan sebagian besar waktunya di atas tanah dengan gaya berjalan yang lambat dan tenang. Burung ini menyisir lantai hutan yang lebat untuk mencari makanan utama berupa buah-buahan yang jatuh, biji-bijian, dan sesekali memburu hewan invertebrata kecil.

Kemampuan terbangnya tetap ada, namun umumnya hanya digunakan dalam jarak pendek, seperti untuk naik ke dahan pohon rendah saat beristirahat atau menghindari predator. Ukuran tubuhnya yang besar membuat burung ini tidak beradaptasi untuk penerbangan jarak jauh. Kebiasaan berada di permukaan tanah membuat Mambruk Ubiat memiliki keterkaitan yang erat dengan ekosistem hutan dataran rendah.

Mambruk Ubiaat merupakan satwa hutan Papua dengan ciri fisik dan perilaku sosial yang khas. Burung ini dikenal sebagai simbol kesetiaan abadi karena pola hidup monogami dan peran aktif kedua induk dalam membesarkan anak. Keberadaannya sangat bergantung pada kelestarian hutan hujan Papua, sehingga upaya perlindungan habitat menjadi kunci untuk menjaga populasinya tetap bertahan di alam liar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kucing Lemas Tidak Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

11 Mei 2026

Bukti Ilmiah Zombie di Kehidupan Nyata!

11 Mei 2026

Fakta Menarik Vantablack, Warna Hitam Paling Gelap di Dunia

11 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Niat Jadi Tulang Punggung Keluarga, Gadis 18 Tahun Diserang 8 Orang

12 Mei 2026

Kadis Sosial Sambas Kunjungi Warga Tinggal di Rumah Reyot, Pastikan Hak Terpenuhi

12 Mei 2026

Ririn Nekat Bantah Pembunuhan Keluarga, Bukti CCTV dan Sidik Jari Terungkap

12 Mei 2026

Sikap Fans Borneo di Samarinda: Laga Kunci Persija vs Persib untuk Gelar Super League

12 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?