Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 1 Februari 2026
Trending
  • Setelah Libur Nataru, MPM Honda Jatim Ajak Konsumen Periksa Motor
  • Ducati Prioritaskan Marc Marquez, Pesan Valentino Rossi Diabaikan
  • Inilah new Toyota RAV4 2026: Info rilis, spesifikasi lengkap, harga, dan keunggulan SUV hybrid tercanggih
  • Hanya via online hingga 29 Januari, ini cara pesan Yamaha TMAX, XMAX, dan NMAX edisi livery 25th anniversary
  • Pedro Acosta Dampingi Marc Marquez di MotoGP 2027, Ducati Kehilangan Peluang Emas
  • 5 Tips Ampuh Menghilangkan Bau Rokok di Kabin Mobil
  • Bagaimana Bagnaia Bantu Rossi Pasca Tahun Sulit di MotoGP
  • Astra Motor Kaltim 2 Perkenalkan Honda Vario 125: Hemat, Gesit, Penuh Fitur Terkini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » 5 destinasi wisata desa di Sukoharjo Jateng: Budaya, seni, kerajinan, dan alam
Pariwisata

5 destinasi wisata desa di Sukoharjo Jateng: Budaya, seni, kerajinan, dan alam

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Wisata Edukatif dan Rekreasi Keluarga di Desa Wisata Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo, yang berada di perbatasan antara Kota Solo dan Wonogiri, memiliki potensi wisata yang tidak kalah menarik dibandingkan daerah lain. Meskipun dikenal sebagai wilayah penyangga Kota Solo dengan perkembangan perkotaan yang pesat, Sukoharjo menyimpan kekayaan wisata yang beragam. Mulai dari seni budaya, industri kreatif hingga wisata alam yang masih asri, menjadikan desa-desa di sini layak dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif dan rekreatif.

Berikut ini adalah rekomendasi beberapa desa wisata unggulan di Sukoharjo yang bisa menjadi pilihan liburan bersama keluarga:

1. Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban



Desa Wirun dikenal sebagai satu-satunya sentra industri gamelan di Jawa Tengah. Industri ini telah berkembang sejak tahun 1954 dan produknya sudah menembus pasar internasional. Wisatawan dapat menyaksikan langsung proses pembuatan gamelan, mulai dari peleburan tembaga dan timah, penempaan (pande), hingga penyelarasan nada yang memerlukan keahlian khusus. Satu set gamelan lengkap terdiri dari sekitar 26 instrumen dan memakan waktu produksi hingga 3–4 bulan dengan harga mencapai ratusan juta rupiah.

Selain gamelan, Wirun juga memiliki kerajinan kain jumputan, keris, batik kayu, genteng, dan wayang kertas. Wayang kertas karya Mbah Brambang menjadi daya tarik tersendiri. Tokoh-tokoh pewayangan Jawa dibuat dengan teknik tatah manual dan telah dipasarkan hingga mancanegara.

Desa ini juga memiliki Pura Sahasra atau Candi Sonosewu, tempat ibadah umat Hindu yang unik dengan puluhan miniatur bangunan kuno dari berbagai negara. Lokasi desa ini berjarak 6,8 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 19 menit kendaraan pribadi.

2. Desa Trangsan, Kecamatan Gatak



Desa Trangsan merupakan sentra kerajinan rotan terbesar di Jawa Tengah dan terbesar kedua di Indonesia. Industri rotan di desa ini telah berkembang sejak 1927 dan diwariskan secara turun-temurun. Sekitar 90 persen produk rotan Trangsan dipasarkan untuk kebutuhan ekspor, namun kini juga semakin diminati pasar domestik.

Wisatawan dapat mengikuti eduwisata pembuatan kerajinan rotan, mulai dari bahan mentah hingga produk jadi. Desa ini juga rutin menggelar event budaya seperti Grebeg Penjalin dan berbagai pentas seni tradisional. Aneka cendera mata khas rotan, seperti tas, keranjang, miniatur mebel, hingga perlengkapan rumah tangga, bisa dibeli langsung dari pengrajin.

Peran Pokdarwis sangat aktif dalam mendampingi wisatawan untuk tujuan edukasi, bisnis, maupun wisata santai. Lokasi desa ini berjarak 13 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 34 menit kendaraan pribadi.

3. Desa Ngrombo, Kecamatan Baki



Desa Ngrombo dikenal sebagai kampung kreatif sentra industri gitar yang telah mendunia dan meraih prestasi nasional. Hampir setiap sudut desa dihiasi ornamen gitar, mulai dari patung hingga mural, menjadikannya destinasi yang sangat fotogenik. Pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan gitar, dari model tradisional hingga modern, di bengkel-bengkel milik warga.

Desa ini juga menawarkan spot wisata menarik seperti Taman Pocong, kampung lawasan bernuansa tempo dulu, serta jalur irigasi yang asri. Didukung fasilitas balai pertemuan dan area outbound, Desa Ngrombo cocok untuk wisata keluarga maupun rombongan edukasi. Lokasi desa ini berjarak 10 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 26 menit kendaraan pribadi.

4. Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu



Daya tarik utama Desa Tiyaran adalah Gunung Sepikul, destinasi pendakian ringan dengan ketinggian sekitar 350 mdpl. Gunung ini sangat ramah bagi pendaki pemula karena waktu tempuhnya singkat, hanya sekitar 10–15 menit. Gunung Sepikul terkenal dengan panorama bebatuan purba yang eksotis dan pemandangan persawahan hijau dari puncaknya.

Beberapa spot batu ikonik seperti Watu Jaran, Watu Pawon, dan Watu Giring menjadi favorit wisatawan untuk berfoto. Selain keindahan alam, Gunung Sepikul juga memiliki nilai historis dan legenda yang dikaitkan dengan kisah Bandung Bondowoso serta pernah menjadi lokasi syuting film laga. Lokasi desa ini berjarak 29 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam kendaraan pribadi.

5. Desa Kenep



Desa Kenep dikenal luas sebagai sentra kuliner tradisional, terutama jenang yang telah menjadi ikon daerah. Jenang Kenep kerap dijadikan oleh-oleh khas Sukoharjo dan bahkan pernah mencatatkan rekor jenang terpanjang dalam festival budaya. Selain kuliner, Desa Kenep memiliki potensi wisata lain seperti kawasan sepanjang Bengawan Solo, industri rumah tangga, agrobisnis, serta kerajinan batik tulis tradisional.

Wisata religi juga menjadi daya tarik utama melalui Masjid Darussalam, masjid tertua di Sukoharjo yang dibangun pada 1837 dan menjadi cagar budaya. Suasana desa yang asri membuat Kenep cocok sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal. Lokasi desa ini berjarak 19 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 38 menit kendaraan pribadi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Migrasi Burung Gajahan dari Rusia ke Trenggalek, Singgah di Pantai Cengkrong Watulimo

31 Januari 2026

Tiba di Jogja, Jelajah Pasar dan Berfoto di Mallioboro

31 Januari 2026

8 destinasi wisata Temanggung 2026 yang wajib dikunjungi

31 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Setelah Libur Nataru, MPM Honda Jatim Ajak Konsumen Periksa Motor

1 Februari 2026

Ducati Prioritaskan Marc Marquez, Pesan Valentino Rossi Diabaikan

1 Februari 2026

Inilah new Toyota RAV4 2026: Info rilis, spesifikasi lengkap, harga, dan keunggulan SUV hybrid tercanggih

1 Februari 2026

Hanya via online hingga 29 Januari, ini cara pesan Yamaha TMAX, XMAX, dan NMAX edisi livery 25th anniversary

1 Februari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?