Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 1 November 2026
Trending
  • 8 tips agar vacuum cleaner portable bisa awet dan tidak cepat rusak
  • Sosok 7 saksi yang diperiksa terkait dugaan kawat tertinggal di jantung pasien RSUD AWS Samarinda
  • 50 soal pilihan ganda akidah akhlak kelas 10 SMA: ukhuwah, amal saleh, toleransi hingga asmaul husna
  • Demo 28 Oktober di Bundaran HI, ini link CCTV, jalan terdampak, dan rute alternatif
  • Prediksi skor Manchester City vs Brighton: The Citizens diunggulkan menang di Etihad
  • Apa itu kasbon? Kenali pengertian, cara kerja, risiko, dan contohnya
  • Honda Modif Contest 2026: Modifikator Solo, Bandung, Madura rebut gelar juara nasional di Ambarawa
  • Sumpah Pemuda: Semangat persatuan dan kepedulian sesama
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Migrasi Burung Gajahan dari Rusia ke Trenggalek, Singgah di Pantai Cengkrong Watulimo
Pariwisata

Migrasi Burung Gajahan dari Rusia ke Trenggalek, Singgah di Pantai Cengkrong Watulimo

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kedatangan Burung Migran ke Trenggalek

Kabupaten Trenggalek kembali menjadi tempat singgah bagi burung migran yang datang dari belahan bumi utara. Salah satu spesies yang terlihat adalah Burung Gajahan Pengala (Numenius phaeopus), yang merupakan salah satu jenis burung langka dan menarik perhatian para peneliti serta penggemar alam.

Burung-burung ini ditemukan di kawasan hutan mangrove Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo. Keberadaannya diketahui oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur saat melakukan pemantauan terhadap burung migran.

Polisi Kehutanan BBKSDA Jawa Timur, Akhmad David Kurnia Putra, menjelaskan bahwa daerah-daerah seperti Kabupaten Tulungagung dan Kediri juga menjadi lokasi persinggahan burung migran. Namun, jenis burung yang ditemukan di Trenggalek berbeda dengan yang ada di daerah lain.

“Di Tulungagung dan Kediri kami menemukan burung Trinil yang singgah di area persawahan. Sementara di Trenggalek justru kami menemukan jenis yang berbeda, yakni Gajahan Pengala yang berada di kawasan mangrove Pantai Cengkrong,” ujar David.

Di lokasi tersebut, ia menemukan tiga individu Burung Gajahan Pengala. Selain itu, juga ditemukan Burung Trinil Pantai, yang jenisnya serupa dengan yang dijumpai di Tulungagung dan Kediri. Menurut David, kedua jenis burung ini berasal dari wilayah Rusia dan sekitarnya.

Perjalanan Migrasi Burung

Burung-burung tersebut bermigrasi ke daerah tropis antara bulan Oktober hingga Maret untuk mencari makan. Saat musim dingin di daerah asalnya, sumber makanan sangat terbatas sehingga mereka harus berpindah ke wilayah yang lebih hangat.

Tujuan mereka ke Indonesia, termasuk Trenggalek, adalah untuk mencari makan. Setelah mengumpulkan energi, burung-burung ini akan kembali ke habitat asalnya untuk berkembang biak.

David menjelaskan bahwa selama singgah, burung-burung migran akan makan sebanyak mungkin hingga berat tubuhnya bisa meningkat dua kali lipat. Dalam beberapa kasus, ada burung remaja yang tertinggal dan tinggal satu hingga dua periode migrasi sebelum akhirnya kembali.

Perlindungan Ekosistem Lokal

Ia memastikan bahwa kehadiran burung migran tidak mengganggu ekosistem lokal. Hal ini karena jenis pakan Gajahan Pengala berbeda dengan burung-burung mangrove setempat.

“Gajahan Pengala memakan krustasea kecil dan cacing-cacing kecil, sementara burung lokal di Cengkrong tidak memakan jenis pakan tersebut,” terangnya.

David mengimbau masyarakat agar tidak menangkap burung migran tersebut. Menurutnya, burung migran tidak dapat dikembangbiakkan di daerah persinggahan karena proses berkembang biak hanya dilakukan di habitat asalnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik dengan membiarkan burung-burung tersebut hidup alami, serta cukup mendokumentasikan dan mencatat keberadaannya.

“Dengan membiarkan mereka menikmati alam dan sumber pakan di sini, kita turut berkontribusi menjaga kelestarian burung migran agar tidak punah di negara asalnya,” imbuh pria asal Tuban tersebut.

Respons Warga Sekitar

Dari hasil pengamatan BBKSDA, warga sekitar Pantai Cengkrong dinilai cukup ramah terhadap kehadiran burung migran. Tidak ditemukan aktivitas perburuan, bahkan warga setempat menyebut burung Trinil Pantai sebagai ‘ancul bumi kecil’ dan Gajahan Pengala sebagai ‘ancul bumi besar’.

“Warga justru senang dengan hadirnya burung-burung tersebut,” pungkas David.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pesona Tersembunyi Situ Biru Cilembang Sumedang

31 October 2026

Pesona 5 Desa Wisata Berkelas Dunia di Indonesia

30 October 2026

Pesona 7 Destinasi Musim Dingin di Jepang untuk Liburan Impian

30 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

8 tips agar vacuum cleaner portable bisa awet dan tidak cepat rusak

1 November 2026

Sosok 7 saksi yang diperiksa terkait dugaan kawat tertinggal di jantung pasien RSUD AWS Samarinda

1 November 2026

50 soal pilihan ganda akidah akhlak kelas 10 SMA: ukhuwah, amal saleh, toleransi hingga asmaul husna

1 November 2026

Demo 28 Oktober di Bundaran HI, ini link CCTV, jalan terdampak, dan rute alternatif

1 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?