Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 9 Juni 2026
Trending
  • Harga iPhone 13 Pro 512GB Bekas Juni 2026, Masih Layak Dibeli?
  • Populer Kaltim: Hilirisasi Sawit Rp1,88 T di Bontang, Prostitusi Online di Kutim
  • Industri Cip Rp24.000 Triliun Jadi Medan Perang Baru AS dan Tiongkok
  • Festival 6.6 Jadi Momentum Favorit Upgrade Kebutuhan Tengah Tahun
  • Mahasiswa Tertangkap Rekam Dosen di Toilet, Ternyata Juga Pasang Kamera di WC SPBU
  • Dadan Hindayana Kehilangan Jabatan Usai Dicopot Prabowo
  • Resmi! Semen Padang Perkenalkan Nil Maizar di Liga 2 2026/2027 untuk Kembali ke Super League
  • 3 Alasan Roma Jadi Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»3 Alasan Roma Jadi Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia
Pariwisata

3 Alasan Roma Jadi Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Roma Dinobatkan sebagai Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia

Roma, ibu kota Italia, resmi dinobatkan sebagai kota paling ramah pejalan kaki di dunia. Penilaian ini diberikan berdasarkan riset yang dirilis oleh GuruWalk, sebuah platform internasional khusus pemesanan tur berjalan kaki dan pengalaman budaya. Roma sukses menempati peringkat pertama dari 100 kota global berdasarkan data yang dikumpulkan selama periode April 2025 hingga April 2026.

Data tersebut disusun melalui metodologi objektif yang menggabungkan aktivitas nyata pengguna GuruWalk. Penilaian ini juga mencakup 467.000 ulasan terverifikasi pada 3.600 program tur di lebih dari 800 kota di seluruh dunia. Formula skor akhir menggabungkan volume kunjungan wisatawan sebesar 65 persen dan tingkat kepuasan pengalaman sebesar 35 persen.

Tiga Alasan Utama Roma Menjadi Kota Paling Ramah Pejalan Kaki

Secara sistematis, berikut adalah tiga alasan utama mengapa Roma disebut sebagai kota paling ramah bagi pejalan kaki di dunia:

  1. Kedekatan Jarak Antar-Destinasi Sejarah yang Tak Tertandingi

    Faktor utama yang membuat Roma sangat nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki adalah tata letak situs warisan sejarahnya yang terpusat dan berdekatan. Wisatawan dapat dengan mudah berpindah dari satu ikon dunia ke ikon lainnya tanpa membutuhkan moda transportasi kendaraan. Hanya dengan melintasi jaringan gang-gang berbatu kuno, pejalan kaki sudah bisa menjangkau Colosseum, Pantheon, hingga kawasan air mancur bergaya barok secara berurutan.

  2. Pengalaman Otentik “Lintas Zaman” di Setiap Langkah

    Roma menawarkan pengalaman visual dan atmosfer budaya yang hidup bagi para pelancong yang berjalan kaki. Selama lebih dari 2.700 tahun, tata kota Roma dirawat sedemikian rupa sehingga setiap jalan raya dan sudut kota bertindak layaknya museum terbuka. Pola arsitektur kota ini didesain ramah bagi manusia, di mana setiap langkah kaki akan membawa wisatawan berinteraksi langsung dengan peninggalan masa kekaisaran, era kepausan, hingga pusat kebangkitan seni dunia.

  3. Tingginya Komitmen Keamanan dan Kepuasan Pengguna Jalur Pedestrian

    Predikat peringkat pertama ini tidak hanya lahir dari keindahan visual, melainkan dari tingginya standar kenyamanan jalur pedestrian yang berujung pada kepuasan wisatawan. Infrastruktur jalan di Roma menempatkan pejalan kaki sebagai prioritas utama. Hal ini terbukti dari tingginya bobot kepuasan (satisfaction rate) para pemandu lokal dan pelancong internasional yang diverifikasi oleh sistem evaluasi berkala.

Lonjakan Peringkat Kota-kota Asia

Meskipun kawasan Eropa mendominasi posisi 10 besar dunia melalui kota-kota seperti Madrid (peringkat 2), Barcelona, Seville, Toledo, Granada, dan Florence, kawasan Asia mulai menunjukkan penetrasi infrastruktur pedestrian yang signifikan pada edisi kali ini. Tokyo (Jepang) mencatatkan lonjakan performa tertinggi dengan naik 16 peringkat menuju posisi ke-20 dunia.

Kota-kota Asia lainnya yang berhasil menembus daftar 100 besar antara lain:
* Kyoto (35);
* Hanoi (37);
* Ho Chi Minh (38);
* Kuala Lumpur (52);
* Shanghai (62);
* Hoi An (64);
* Singapura (70);
* dan Hiroshima (81).

Hingga pertengahan tahun 2026 ini, belum ada satu pun kota di Indonesia yang berhasil menembus daftar 100 besar kota paling ramah pejalan kaki versi GuruWalk.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal KM Lambelu Makassar Nunukan Juni 2026, 3 Kali Transit

9 Juni 2026

Menikmati Keindahan Grojogan Sewu, Wisata Favorit Tawangmangu

8 Juni 2026

Rute Makassar-Ambon Dijadwalkan 4 Kali Bulan Juni 2026 dengan KM Labobar dan Nggapulu

8 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga iPhone 13 Pro 512GB Bekas Juni 2026, Masih Layak Dibeli?

9 Juni 2026

Populer Kaltim: Hilirisasi Sawit Rp1,88 T di Bontang, Prostitusi Online di Kutim

9 Juni 2026

Industri Cip Rp24.000 Triliun Jadi Medan Perang Baru AS dan Tiongkok

9 Juni 2026

Festival 6.6 Jadi Momentum Favorit Upgrade Kebutuhan Tengah Tahun

9 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?