Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Cha Eun Woo Diperiksa Terkait Dugaan Penggelapan Pajak Rp230 Miliar
  • Hoki Beruntun! 5 Shio Ini Dikabarkan Dapat Keberuntungan Tak Terputus
  • Tetangga Dibacok, F Marah karena Istrinya Selingkuh, Pelaku Kabur Usai Bunuh
  • Profil Luke Vickery, Pemain Sepak Bola Australia Berdarah Medan yang Dikabarkan Dinaturalisasi
  • Hanya Polisi Bersertifikat di Satlantas Polresta Gorontalo yang Bisa Tilang Pengendara
  • Mantan Pelatih Timnas Spanyol Robert Moreno Diduga Gunakan ChatGPT, Ini Penjelasannya!
  • Kronologi Mbak Rara Dikeluarkan Saat Ritual Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo, Pawang Hujan Langgar Aturan?
  • Viral, Warga Bekasi Temukan Celengan Unik Nenek di Dalam Pintu, Netizen: Pintu Rezeki yang Nyata
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » 29 Tahun Otonomi Daerah, DPR Sudah ke Arah Tepat tapi Belum Maksimal
Politik

29 Tahun Otonomi Daerah, DPR Sudah ke Arah Tepat tapi Belum Maksimal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
29 Tahun Otonomi Daerah, DPR: Sudah ke Arah Tepat tapi Belum Maksimal
Sejumlah kepala daerah mengenakan seragam komponen cadangan (komcad) berbaris memasuki gerbang Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah(ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse menilai 29 tahun pelaksanaan otonomi daerah telah menuju ke arah yang tepat dengan memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah. Ia menilai semangat desentralisasi pada otonomi daerah harus dilakukan. Ia mengatakan dengan luasnya daerah Indonesia dibutuhkan kebijakan yang memberikan pemerintah daerah membangun daerahnya masing-masing. 

“Perkembangannya otonomi daerah itu berjalan ke arah yang tepat. Kita melihat banyak daerah yang menunjukkan keberhasilan dalam membangun wilayahnya,” kata Zulfikar kepada Media Indonesia, Minggu (27/4).

Zulfikar mengatakan keberhasilan itu bisa dilihat semakin dekatnya pelayanan yang dirasakan masyarakat. Salah satunya dari pendidikan tinggi yang mulai banyak didirikan di kabupaten/kota.

Baca juga : Peringati Hari Otonomi Daerah, Pemkot Sorong Tegaskan Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

“Di kota atau kabupaten itu sudah punya kampus sendiri dan sumber daya yang bersaing. Ini yang bisa kita lihat bagaimana otonomi daerah berjalan,” katanya.

Namun demikian, ia menyadari otonomi daerah berjalan belum maksimal. Tujuan otonomi daerah untuk mendekatkan pemerintahan kepada masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, mengembangkan kehidupan demokrasi, dan mewujudkan keadilan serta pemerataan di berbagai daerah belum sepenuhnya tercapai.

Hal tersebut menimbulkan re-sentralisasi atau menarik kewenangan ke pemerintah pusat. Beragam faktor membuat terjadinya resentralisasi, mulai dari sumber daya manusia yang belum mendukung atau birokrasi yang belum memadai.

Zulfikar mengaku tidak setuju dengan re-sentralisasi. Menurutnya, hal tersebut tidak sejalan dengan semangat otonomi daerah. Ia mengatakan yang diperlukan ialah pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam menjalankan kewenangan. 

“Otonomi daerah memang belum maksimal tapi bukan berarti ditarik ke pemerintah. Ketika tujuannya tidak tercapai dan belum maksimal, kita harus berpikir untuk mencari solusi. Ayo duduk bersama, pemerintah pusat dan daerah atau stakeholder terkait saling introspeksi. Jadi jangan saling menyalahkan,” katanya.(Faj/P-1)

ARAH Belum daerah DPR Maksimal Otonomi Sudah tahun tapi Tepat
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Syifa Nekat Jadi Tentara AS, Ancaman Kehilangan Kewarganegaraan

28 Januari 2026

Geliat Partai Baru Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat: Harapan Efek Coattail Prabowo dan Anies

28 Januari 2026

Klarifikasi Anwar Usman soal Kehadiran di Sidang MK yang Dikaitkan dengan Sakit Sejak Tahun Lalu

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Cha Eun Woo Diperiksa Terkait Dugaan Penggelapan Pajak Rp230 Miliar

28 Januari 2026

Hoki Beruntun! 5 Shio Ini Dikabarkan Dapat Keberuntungan Tak Terputus

28 Januari 2026

Tetangga Dibacok, F Marah karena Istrinya Selingkuh, Pelaku Kabur Usai Bunuh

28 Januari 2026

Profil Luke Vickery, Pemain Sepak Bola Australia Berdarah Medan yang Dikabarkan Dinaturalisasi

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?