Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 6 Mei 2026
Trending
  • Nissan Terrano PHEV Konsep Rilis! SUV Legendaris Tampil Gagah dengan Teknologi Hybrid
  • Kebun Binatang Surabaya Kirim Komodo ke Jepang
  • 50 Soal Matematika ASAT Kelas 4 SD Semester 2 2026, Terbaru dan Paling Dicari
  • Prediksi Skor Inter Milan vs Parma: Head-to-Head dan Statistik Serie A 2026
  • Promo Alfamart, Indomaret, dan Superindo 30 April 2026: Jaz1 1,4Kg Rp23.900, Popok Rp42.500
  • Prediksi Skor Cremonese vs Lazio: Head-to-Head dan Statistik Serie A 2026
  • Jadwal Siaran Indosiar: Persib vs PSIM di Super League Hari Ini
  • Kronologi Pembunuhan Ibu Mertua di Riau, Tega Habisi dengan Balok Kayu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»26 Spesies Bakteri Baru Ditemukan Dalam Clean Room Phoenix Mars Lander Nasa
Nasional

26 Spesies Bakteri Baru Ditemukan Dalam Clean Room Phoenix Mars Lander Nasa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Mei 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

26 Spesies Bakteri Baru Ditemukan Dalam Clean Room Phoenix Mars Lander Nasa
Ilmuwan NASA, peneliti India dan Arab Saudi menemukan 26 spesies bakteri baru di dalam ruang steril, yang digunakan mempersiapkan peluncuran wahana Phoenix Mars Lander.(NASA)

ILMUWAN dari Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California Selatan, bersama para peneliti dari India dan Arab Saudi, menemukan 26 spesies bakteri baru di dalam ruang steril (clean room), yang digunakan untuk mempersiapkan peluncuran wahana Phoenix Mars Lander NASA pada Agustus 2007.

Clean room adalah lingkungan yang sangat bersih dan dikendalikan secara ketat untuk mencegah mikroorganisme terbawa ke luar angkasa. Namun, beberapa mikroorganisme yang dikenal sebagai ekstremofil menunjukkan ketahanan luar biasa dalam lingkungan yang ekstrem, mulai dari kehampaan luar angkasa, ventilasi hidrotermal di lereng gunung berapi bawah laut, hingga clean room milik NASA.

“Studi kami bertujuan untuk memahami risiko transfer ekstremofil dalam misi luar angkasa dan mengidentifikasi mikroorganisme mana yang mungkin bertahan di kondisi ekstrem luar angkasa,” ujar Alexandre Rosado, anggota tim penelitian dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi, dalam sebuah pernyataan.

Baca juga : Sempat Mati Selama 20 Tahun, NASA Aktifkan Kembali Wahana Sejauh 25,5 Miliar KM dari Bumi

“Upaya ini sangat penting untuk memantau risiko kontaminasi mikroba dan mencegah kolonisasi tak disengaja di planet yang dieksplorasi,” tambahnya.

Mikroba tangguh ini juga dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi kehidupan di Bumi. Para ilmuwan melakukan riset genetik terhadap sampel yang diambil dari Payload Hazardous Servicing Facility di Kennedy Space Center NASA, Florida — salah satu lokasi terakhir yang disinggahi Phoenix sebelum diluncurkan dari Cape Canaveral Space Force Station (saat itu bernama Cape Canaveral Air Force Station).

Genom Mikroba

Dari penelitian tersebut, mereka menemukan 53 strain yang termasuk dalam 26 spesies baru. Para peneliti kemudian menyelidiki genom mikroba ekstrem ini untuk mencari petunjuk yang dapat menjelaskan kemampuan bertahan hidup luar biasa mereka. Tim menduga kuncinya mungkin ada pada gen yang terkait dengan perbaikan DNA, detoksifikasi zat berbahaya, dan peningkatan metabolisme.

Baca juga : Europa Clipper Uji Kamera Termal Saat Lintasi Mars, Siap Buru Tanda Kehidupan di Europa

“Gen-gen yang ditemukan dalam spesies bakteri baru ini bisa direkayasa untuk digunakan dalam bidang medis, pengawetan makanan, dan industri lainnya,” ujar Junia Schultz, peneliti post-doktoral di KAUST.

Tentunya, riset ini juga akan membantu NASA meningkatkan protokol kebersihan clean room demi meminimalisir risiko kontaminasi biologis dalam misi luar angkasa mendatang.

“Bersama-sama, kita mengungkap misteri mikroba yang mampu bertahan di kondisi ekstrem luar angkasa — organisme yang berpotensi merevolusi ilmu kehidupan, rekayasa biologis, dan eksplorasi antarplanet,” kata Kasthuri Venkateswaran, ilmuwan JPL yang telah pensiun sekaligus penulis utama studi ini, yang dipublikasikan pada 12 Mei di jurnal Microbiome. (space/Z-2)

Bakteri baru Clean dalam ditemukan Lander Mars NASA Phoenix Room Spesies
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kronologi Pembunuhan Ibu Mertua di Riau, Tega Habisi dengan Balok Kayu

6 Mei 2026

Jadwal Siaran Indosiar: Persib vs PSIM di Super League Hari Ini

6 Mei 2026

Bukan KPR, Ini Utang yang Paling Menghantui Masa Pensiun

6 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Nissan Terrano PHEV Konsep Rilis! SUV Legendaris Tampil Gagah dengan Teknologi Hybrid

6 Mei 2026

Kebun Binatang Surabaya Kirim Komodo ke Jepang

6 Mei 2026

50 Soal Matematika ASAT Kelas 4 SD Semester 2 2026, Terbaru dan Paling Dicari

6 Mei 2026

Prediksi Skor Inter Milan vs Parma: Head-to-Head dan Statistik Serie A 2026

6 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?