Olahraga Inggris harus ‘menemukan kembali’ diri mereka menjelang Euro 2025

Inggris harus ‘menemukan kembali’ diri mereka menjelang Euro 2025

72
0

Georgia Stanway dari Inggris mengatakan bahwa tidak dapat dihindari bahwa tim akan mengalami kegagalan, tetapi penting bagi mereka untuk mengubah diri untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen besar lainnya musim panas mendatang.

Setelah mencatatkan 30 pertandingan tak terkalahkan di bawah asuhan Sarina Wiegman pada awal masa jabatannya, Lions menderita kekalahan pertama mereka jelang Piala Dunia 2023 pada April tahun lalu. Sejak itu, hasil-hasil telah dicapai, termasuk kampanye UEFA Nations League yang mengecewakan dimana Tim GB gagal lolos ke kualifikasi Olimpiade selama musim panas.

Hasil hari Jumat melawan Jerman merupakan pengingat akan kemajuan yang dicapai tim-tim lain di benua ini. Itu adalah pertandingan pertama tim tamu di bawah manajer baru Christian Wuck, tetapi mereka terlihat lebih unggul dari Inggris dalam beberapa aspek permainan mereka.

Setelah beberapa tahun yang sukses, termasuk kemenangan Euro 2022 dan mencapai final Piala Dunia, ekspektasi yang diberikan pada tim Inggris ini sangatlah tinggi. Stanway mengakui bahwa hampir mustahil untuk mempertahankan tingkat konsistensi yang tinggi, dan terserah pada mereka untuk memastikan bahwa mereka menemukan kembali diri mereka sendiri dan tetap sulit dikalahkan.

“Saya pikir ketika ekspektasinya konstan, kami mungkin tidak akan mampu memenuhinya,” aku sang gelandang pada konferensi pers, Senin. “Saya pikir tidak dapat dihindari bahwa Anda akan mengalami stagnasi pada suatu saat.

Linda Dallmann, Georgia Stanway

Stanway dua kali mencetak gol dalam kekalahan dari Jerman / Catherine Ivill – AMA/GettyImages

“Kami sudah bersama Sarina [Wiegman] selama dua setengah, hampir tiga tahun. Kami akan mencapai titik di mana kami tidak bisa menang sepanjang waktu karena tim akan mencari tahu tentang kami, tim lain akan menjadi lebih baik, dan di situlah kami harus bekerja sama untuk mengubah diri kami sendiri.

“Kami harus bekerja sama untuk bisa mengubah taktik tertentu, mengubah keadaan di sana-sini agar bisa unggul atas lawan. Seiring dengan berkembangnya tim, kami juga harus terus berkembang dan melakukan penyesuaian.”

Inggris akan mendapat kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dari kekalahan 4-3 mereka dari Jerman saat mereka menghadapi Afrika Selatan di Coventry pada Selasa malam. Tim Wiegman memiliki tiga pertandingan lagi tahun kalender ini, termasuk ujian besar melawan tim AS asuhan Emma Hayes, dan pertandingan melawan Swiss pada bulan November.

Semua mata tertuju pada Kejuaraan Eropa musim panas mendatang, dan Inggris berharap dapat mempertahankan gelar mereka. Namun, dengan negara-negara seperti Jerman yang sedang mengalami masa kebangkitan, dan Spanyol yang sedang mengambil alih Eropa, hal ini bukanlah tugas yang mudah.

BACA BERITA, FITUR DAN ANALISIS SEPAKBOLA WANITA TERBARU

Tinggalkan Balasan