Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 25 Maret 2026
Trending
  • Harga iPhone 17 Pro Max 2 TB Dijelang Lebaran 2026: Mulai Rp 43.999.000
  • Tips merawat motor setelah libur Lebaran, jangan terlewat!
  • Itinerary Taman Anggrek Cikole Lembang, Liburan Romantis dengan Budget Rp 300 Ribu
  • Cara Mudah Melepas Wallpaper Dinding
  • Aturan Hukum Kaca Film Mobil, Pelanggar Bisa Ditilang
  • Sejarah tercipta! Pebalap muda Veda Ega Pratama naik podium di Brazil
  • Pilu Saeful Tony Berjalan Kaki Pulang Usai Uang Dicuri, Dua Minggu Di Jalanan Dibantu Polisi
  • Gus Yaqut Dikeluarkan dari Tahanan Sebelum Lebaran
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Hingga Siang, 14 Mahasiswa Semarang Masih Ditahan dan Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan May Day
Politik

Hingga Siang, 14 Mahasiswa Semarang Masih Ditahan dan Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan May Day

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Hingga Siang, 14 Mahasiswa Semarang Masih Ditahan dan Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan May Day
Ilustrasi(MI/AKHMAD SAFUAN)

BELASAN mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi hingga Jumat (2/5) siang, masih ditahan di Polrestabes Semarang, namun hingga kini belum ditetapkan statusnya karena polisi masih melakukan pemeriksaan secara maraton.

Pemantauan Media Indonesia Jumat (2/5) sebanyak 14 mahasiswa ditangkap dalam peristiwa kericuhan saat peringatan hari buruh (May Day) di depan kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5) petang, hingga kini masih ditahan di Polrestabes Semarang dan sejak pukul 08.00 WIB kembali menjalani pemeriksaan secara maraton oleh petugas.

Meskipun belum dipastikan status belasan mahasiswa tersebut, Pengacara Publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang meminta agar polusi segera melepaskan mereka, karena para mahasiswa tersebut bukan bagian dari orang yang disebut anarko. “Kami masih melakukan pendampingan tapi sampai siang ini mereka tidak kunjung dibebaskan,” kata  M Fajar Andika.

Baca juga : Mayday, 70 Armada Bus Bawa Ribuan Buruh asal Purwakarta Menuju Jakarta

Belasan mahasiswa tersebut, ungkap Fajar Andika, diperiksa secara maraton sejak penangkapan hingga pukul 04.00 WIB, kemudian pukul 08.00 WIB mereka diperiksa kembali dan hingga siang belum selesai. “Jika sampai 1×24 statusnya masih belum jelas dan tidak ada cukup bukti, maka demi hukum kawan-kawan mahasiswa yang ditangkap ini harus dibebaskan,” ujarnya.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH)  Semarang Ahmad Syamsuddin Arief mengatakan awalnya tim hukum dari para mahasiswa sempat tidak boleh mendampingi saat proses pemeriksaan, sehingga terus dilakukan lobby ke kepolisian hingga baru dapat melakukan pendampingan pada pukul 01.10 WIB atau beberapa jam setelah penangkapan.

Polisi beralasan lamanya memberikan proses pendampingan, lanjut Ahmad Syamsuddin Arief, karena melakukan koordinasi dengan pimpinan, sedangkan dalam perkembangan awalnya ditangkap sebanyak 18 orang mahasiswa, namun pada paginya empat orang dilepas dan hingga kini masih 14 orang yang masih ditahan.

Baca juga : Buruh Jabar ke Jakarta Peringati Mayday

“Kami  terus lakukan komunikasi dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan lembaga lainnya agar proses penahanan para mahasiswanya tidak berbelit-belit dan kami minta para mahasiswa segera dibebaskan,” ungkap  Ahmad Syamsuddin Arief.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto membenarkan bahwa 14 mahasiswa tersebut masih dilakukan pemeriksaan dan penahanan, karena para mahasiswa tersebut diduga terlibat dalam aksi anarkis yang terjadi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah dan diperiksa soal pelanggaran pidana saat melakukan aksi demonstrasi.

“Kalau terbukti melakukan tindak pidana, ya kita proses hukum, sedangkan empat mahasiswa sudah dipulangkan karena hasil pemeriksaan tidak terkait anarkis, meskipun berada di tempat kejadian,” tutur Artanto. (H-2)

dan Day Diperiksa Ditahan hingga Kericuhan mahasiswa Masih polisi Semarang Siang Terkait
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gus Yaqut Dikeluarkan dari Tahanan Sebelum Lebaran

25 Maret 2026

Kemeriahan Idul Fitri

24 Maret 2026

Profil Ayep Zaki, Wali Kota Sukabumi Dihujat Pembohong Gara-Gara Izin Salat Ied, Hartanya Rp13 Miliar

24 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga iPhone 17 Pro Max 2 TB Dijelang Lebaran 2026: Mulai Rp 43.999.000

25 Maret 2026

Tips merawat motor setelah libur Lebaran, jangan terlewat!

25 Maret 2026

Itinerary Taman Anggrek Cikole Lembang, Liburan Romantis dengan Budget Rp 300 Ribu

25 Maret 2026

Cara Mudah Melepas Wallpaper Dinding

25 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?