Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 15 April 2026
Trending
  • Adab Berpakaian Laki-Laki dan Perempuan dalam Alquran dan Hadits
  • Arema FC Kalahkan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Gustavo Franca Cetak Gol Tunggal
  • Respons beragam terhadap wacana ‘war tiket’ haji
  • Penetapan Tersangka Irawan Prakoso di Kasus Petral Disoroti, Kerugian Negara Jadi Pertanyaan
  • Langkah Diplomasi Pakistan untuk Perdamaian AS dan Iran
  • Spesifikasi Lengkap Redmi K90 Max dan Perkiraan Harganya
  • Mengapa Anak Cepat Tidur Saat Naik Kendaraan? Ini Jawabannya
  • 6 Bintang Indonesia yang Meninggal di Bawah Usia 30 Tahun
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Hingga Siang, 14 Mahasiswa Semarang Masih Ditahan dan Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan May Day
Politik

Hingga Siang, 14 Mahasiswa Semarang Masih Ditahan dan Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan May Day

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Hingga Siang, 14 Mahasiswa Semarang Masih Ditahan dan Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan May Day
Ilustrasi(MI/AKHMAD SAFUAN)

BELASAN mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi hingga Jumat (2/5) siang, masih ditahan di Polrestabes Semarang, namun hingga kini belum ditetapkan statusnya karena polisi masih melakukan pemeriksaan secara maraton.

Pemantauan Media Indonesia Jumat (2/5) sebanyak 14 mahasiswa ditangkap dalam peristiwa kericuhan saat peringatan hari buruh (May Day) di depan kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5) petang, hingga kini masih ditahan di Polrestabes Semarang dan sejak pukul 08.00 WIB kembali menjalani pemeriksaan secara maraton oleh petugas.

Meskipun belum dipastikan status belasan mahasiswa tersebut, Pengacara Publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang meminta agar polusi segera melepaskan mereka, karena para mahasiswa tersebut bukan bagian dari orang yang disebut anarko. “Kami masih melakukan pendampingan tapi sampai siang ini mereka tidak kunjung dibebaskan,” kata  M Fajar Andika.

Baca juga : Mayday, 70 Armada Bus Bawa Ribuan Buruh asal Purwakarta Menuju Jakarta

Belasan mahasiswa tersebut, ungkap Fajar Andika, diperiksa secara maraton sejak penangkapan hingga pukul 04.00 WIB, kemudian pukul 08.00 WIB mereka diperiksa kembali dan hingga siang belum selesai. “Jika sampai 1×24 statusnya masih belum jelas dan tidak ada cukup bukti, maka demi hukum kawan-kawan mahasiswa yang ditangkap ini harus dibebaskan,” ujarnya.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH)  Semarang Ahmad Syamsuddin Arief mengatakan awalnya tim hukum dari para mahasiswa sempat tidak boleh mendampingi saat proses pemeriksaan, sehingga terus dilakukan lobby ke kepolisian hingga baru dapat melakukan pendampingan pada pukul 01.10 WIB atau beberapa jam setelah penangkapan.

Polisi beralasan lamanya memberikan proses pendampingan, lanjut Ahmad Syamsuddin Arief, karena melakukan koordinasi dengan pimpinan, sedangkan dalam perkembangan awalnya ditangkap sebanyak 18 orang mahasiswa, namun pada paginya empat orang dilepas dan hingga kini masih 14 orang yang masih ditahan.

Baca juga : Buruh Jabar ke Jakarta Peringati Mayday

“Kami  terus lakukan komunikasi dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan lembaga lainnya agar proses penahanan para mahasiswanya tidak berbelit-belit dan kami minta para mahasiswa segera dibebaskan,” ungkap  Ahmad Syamsuddin Arief.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto membenarkan bahwa 14 mahasiswa tersebut masih dilakukan pemeriksaan dan penahanan, karena para mahasiswa tersebut diduga terlibat dalam aksi anarkis yang terjadi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah dan diperiksa soal pelanggaran pidana saat melakukan aksi demonstrasi.

“Kalau terbukti melakukan tindak pidana, ya kita proses hukum, sedangkan empat mahasiswa sudah dipulangkan karena hasil pemeriksaan tidak terkait anarkis, meskipun berada di tempat kejadian,” tutur Artanto. (H-2)

dan Day Diperiksa Ditahan hingga Kericuhan mahasiswa Masih polisi Semarang Siang Terkait
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Respons beragam terhadap wacana ‘war tiket’ haji

15 April 2026

Cak Imin: PKB Siap Hadapi Peluang Prabowo di Pemilu 2029

15 April 2026

Lokasi Parkir dan Rute Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng Jakpus

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Adab Berpakaian Laki-Laki dan Perempuan dalam Alquran dan Hadits

15 April 2026

Arema FC Kalahkan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Gustavo Franca Cetak Gol Tunggal

15 April 2026

Respons beragam terhadap wacana ‘war tiket’ haji

15 April 2026

Penetapan Tersangka Irawan Prakoso di Kasus Petral Disoroti, Kerugian Negara Jadi Pertanyaan

15 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?