Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 16 Februari 2026
Trending
  • Cara Mengatur Keuangan Pegawai Kantoran untuk Tabungan Aman
  • Pasar Indonesia Menjanjikan, HPE Percepat Adopsi AI 2026
  • Bukan Hanya Pameran Otomotif, IIMS 2026 Tawarkan Aktivitas Seru dan Lengkap
  • Profil Indra Frimawan, Komika Kontroversial yang Ludahi Fajar Sadboy Saat Podcast, Kini Dihujani Kritik
  • Cek Kalender 2025: Jumat Legi 13 Februari 2026, Lengkap Neptu, Pasaran, Weton
  • Arsenal Tertahan Imbang, Persaingan Gelar Makin Sengit dengan Manchester City
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 13 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Waktunya Berpindah dari Hilirisasi ke Reindustrialisasi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Pasar Indonesia Menjanjikan, HPE Percepat Adopsi AI 2026
Teknologi

Pasar Indonesia Menjanjikan, HPE Percepat Adopsi AI 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pasar Kecerdasan Buatan di Indonesia Dinilai Menjanjikan

Pasar kecerdasan buatan (AI) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif dan dinilai sangat menjanjikan oleh perusahaan teknologi global seperti Hewlett Packard Enterprise (HPE). Dalam rangka mendorong percepatan adopsi AI di berbagai sektor industri, HPE telah merancang beberapa strategi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan teknologi ini.

Country Director HPE Networking Indonesia & Philippines, Robert Suryakusuma, menyampaikan bahwa banyak perusahaan di Indonesia mulai menyadari manfaat AI dalam meningkatkan efisiensi dan kecepatan operasional. Ia menjelaskan bahwa AI dapat membantu perusahaan dalam tiga aspek utama, yaitu efisiensi, kecepatan, serta pengurangan ketergantungan pada proses manual.

Namun, Robert juga mengungkapkan bahwa tidak semua perusahaan siap mengadopsi AI. Menurutnya, hanya perusahaan berskala enterprise yang sudah mulai mengintegrasikan AI ke dalam bisnis mereka. Sementara itu, segmen usaha kecil dan menengah (SMB) serta UMKM masih menganggap AI sebagai alat yang mahal dan sulit diakses.

Tantangan dalam Adopsi AI

Menurut Robert, tantangan terbesar dalam adopsi AI terletak pada segmen SMB dan UMKM. Banyak pelaku usaha di segmen ini menganggap AI sebagai teknologi yang mahal dan rumit. Padahal, ia menekankan bahwa implementasi AI tidak harus dilakukan secara besar-besaran, tetapi bisa dimulai secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas bisnis.

Selain itu, ada dua tantangan utama lainnya yang dihadapi dalam penerapan AI di Indonesia. Pertama, kekhawatiran karyawan terhadap posisi mereka yang akan tergantikan oleh AI. Kedua, ketidakjelasan ruang lingkup proyek AI di tingkat manajemen, yang sering menyebabkan inisiatif AI berjalan tanpa arah yang jelas atau tidak terintegrasi dengan strategi bisnis.

Strategi HPE dalam Mendorong Adopsi AI

Untuk mengatasi tantangan tersebut, HPE telah menyiapkan beberapa strategi. Pertama, meningkatkan brand awareness dan literasi AI melalui berbagai kegiatan dan forum lintas industri. Kegiatan ini digelar hampir setiap bulan untuk memperluas pemahaman dan membangun kepercayaan terhadap pemanfaatan AI.

Kedua, HPE memberikan kesempatan kepada klien untuk mencoba produk melalui proof of concept (POC) dan demo. Dengan demikian, calon pelanggan dapat langsung merasakan manfaat teknologi AI sebelum mengadopsinya secara penuh.

Ketiga, fokus pada kesiapan sumber daya manusia. HPE menyediakan pelatihan agar perusahaan mampu beradaptasi dengan teknologi baru.

Contoh Penerapan AI di Berbagai Sektor

Robert mencontohkan lini HPE Networking, khususnya produk Aruba Central, yang merupakan platform manajemen jaringan. Produk ini digunakan oleh organisasi dengan banyak cabang, seperti pemerintah, manufaktur, ritel, perbankan, pendidikan, rumah sakit, dan hotel untuk mengelola perangkat jaringan seperti access point, switch, dan server. Sistem ini dapat memberikan notifikasi atau alert jika terjadi gangguan.

Dengan Aruba Central yang memanfaatkan AI, administrator cukup memasukkan prompt atau perintah untuk menganalisis bagian tertentu dari jaringan. Sistem akan memberikan rekomendasi lengkap dengan pro dan kontra, termasuk dampak terhadap keamanan. Untuk ke depannya, HPE menargetkan konsep “self-driving network with AI” sebagai visi pengembangan teknologinya.

Selain itu, Robert juga menjelaskan penerapan AI di sektor manufaktur, khususnya pada perusahaan pemotongan ayam. Dengan bantuan AI, sistem dapat menganalisis dan mengklasifikasikan potongan ayam berdasarkan kebutuhan distribusi ke wilayah tertentu. Proses ini telah menjadi otomatis, sehingga mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi.

Penutup

Secara keseluruhan, AI sangat membantu dalam menunjang pekerjaan manusia sehari-hari. Meskipun demikian, Robert menegaskan bahwa penggunaannya tetap perlu dibatasi dan diatur secara bijak agar tidak melampaui batas. Ia menilai AI tidak berbahaya, karena AI tidak memiliki akal budi seperti manusia. Namun, AI tetap menjadi alat bantu yang penting dalam pekerjaan sehari-hari.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Apa Itu ChatGPT Atlas? Penjelasan, Cara Pakai, dan Fitur Utamanya

16 Februari 2026

Daftar 5 HP Samsung Rp4 Jutaan Februari 2026, Apakah Layak Dibeli?

16 Februari 2026

Cara cerdas memanfaatkan teknologi untuk bantu anak lancar mengaji

16 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Cara Mengatur Keuangan Pegawai Kantoran untuk Tabungan Aman

16 Februari 2026

Pasar Indonesia Menjanjikan, HPE Percepat Adopsi AI 2026

16 Februari 2026

Bukan Hanya Pameran Otomotif, IIMS 2026 Tawarkan Aktivitas Seru dan Lengkap

16 Februari 2026

Profil Indra Frimawan, Komika Kontroversial yang Ludahi Fajar Sadboy Saat Podcast, Kini Dihujani Kritik

16 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?