Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 3 April 2026
Trending
  • SNBT 2026: 10 Prodi Favorit, Peluang Lolos, dan Daya Tampung Unja
  • Timnas Indonesia vs Bulgaria, Peluang Jens Raven Debut Usai Gantikan Zijlstra
  • Bhima Yudhistira, Ekonom Muda yang Minta Anggaran MBG untuk Subsidi BBM
  • Dua Anak Mantan Bupati Seram Bagian Barat Jadi Tersangka Tambang
  • 32 Ribu Pesepakbola Putri Dicetak, MLSC Terima Penghargaan dari PSSI Awards
  • Ulasan jujur Garmin Venu 3S: Jam tangan cerdas dengan fitur luar biasa
  • Harga BBM Pertamina Hari Ini, Senin 30 Maret 2026: Pertamax hingga Dexlite
  • 9 Ide Dekorasi Ruang Tamu Minimalis yang Menyenangkan dan Estetik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»4 Kritik Dino Patti Djalal pada Menlu Sugiono: Kepemimpinan Kurang hingga Risiko Diplomasi RI Turun
Politik

4 Kritik Dino Patti Djalal pada Menlu Sugiono: Kepemimpinan Kurang hingga Risiko Diplomasi RI Turun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kritik Terbuka dari Dino Patti Djalal terhadap Kinerja Menlu Sugiono

Dino Patti Djalal, seorang diplomat senior Indonesia, memberikan kritik terbuka terhadap kinerja Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. Dalam video pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dinopattidjalal, pada Minggu (21/12), Dino menyampaikan empat kritik dan pesan penting yang dinilainya krusial bagi masa depan diplomasi Indonesia.

Ia menegaskan bahwa kritik ini disampaikan sebagai sesepuh Kementerian Luar Negeri, pendukung politik luar negeri Indonesia, ketua organisasi masyarakat hubungan internasional terbesar di Indonesia dan Asia, serta sebagai warga negara yang telah mengabdi di dunia diplomasi selama 40 tahun.

Dino menyampaikan pesan tersebut melalui media sosial karena seluruh jalur komunikasi langsung dengan Menlu Sugiono disebut telah terblokir selama berbulan-bulan.

Berikut empat kritik utama Dino Patti Djalal terhadap kinerja Menlu Sugiono:

1. Kepemimpinan di Kemlu Dinilai Kurang Fokus

Dino menilai bahwa seorang menteri luar negeri idealnya mencurahkan waktu penuh untuk memimpin Kementerian Luar Negeri. Minimal 50 persen waktu, atau jika memungkinkan hingga 80 persen, perlu dialokasikan untuk mengurus Kemlu.

Ia mengibaratkan Kemlu sebagai mobil Ferrari yang diisi diplomat-diplomat bertalenta luar biasa, namun tidak akan melaju optimal tanpa pengemudi yang fokus dan piawai. Menurut Dino, banyak KBRI kini tidak mendapatkan arahan jelas dari pusat, rapat koordinasi para duta besar tertunda hampir setahun, serta kinerja diplomat menurun akibat pemangkasan anggaran.

Kondisi tersebut memicu demoralisasi karena inisiatif para diplomat merasa tidak direspons oleh pimpinan.

2. Minim Komunikasi Politik Luar Negeri ke Publik

Kritik kedua menyasar aspek komunikasi Menlu Sugiono. Dino merujuk ajaran mantan Menlu Ali Alatas bahwa politik luar negeri dimulai dari rumah, sehingga setiap langkah diplomasi harus dijelaskan dan dipahami publik.

Ia membandingkan dengan Menteri Keuangan Purbaya yang dinilai sukses membangun kepercayaan lewat komunikasi intensif. Sebaliknya, Dino mencatat Menlu Sugiono belum pernah menyampaikan pidato kebijakan dalam setahun terakhir, baik di dalam maupun luar negeri, serta tidak pernah memberikan wawancara khusus kepada media terkait substansi politik luar negeri.

Minimnya penjelasan publik ini, menurut Dino, berisiko membuat Sugiono dicap sebagai silent minister.

3. Jarak dengan Pemangku Kepentingan Internasional

Dino juga menyoroti hubungan Menlu Sugiono dengan para konstituen dan pemangku kepentingan hubungan internasional. Ia menilai Menlu terkesan jauh, tidak komunikatif, tidak responsif, dan sulit diakses.

Banyak duta besar disebut kesulitan menemui Menlu saat kembali ke Indonesia, sehingga berisiko menghilangkan peluang diplomasi dan membuat hubungan bilateral menjadi tidak seimbang.

Dino mengingatkan prinsip “never burn your bridges”, karena kepercayaan dan dukungan tidak datang otomatis, melainkan harus diupayakan dan dijaga secara aktif.

4. Kurang Terbuka terhadap Akar Rumput Hubungan Internasional

Kritik terakhir berkaitan dengan keterbukaan Menlu Sugiono terhadap kerja sama dengan organisasi masyarakat dan akar rumput hubungan internasional. Dino menegaskan bahwa membantu Presiden Prabowo tidak berarti memunggungi rakyat, karena keduanya justru saling menguatkan.

Ia menilai dalam diplomasi, inisiatif bisa datang dari atas maupun dari bawah. Oleh karena itu, gotong royong antara pemerintah dan ormas hubungan internasional menjadi kunci keberhasilan politik luar negeri.

Dino pun menilai terdapat kontradiksi antara seruan kerja sama di forum internasional dengan praktik domestik yang dinilai masih sulit diajak berkolaborasi.

Di akhir pernyataannya, Dino menegaskan empat kritik tersebut disampaikan sebagai peringatan sekaligus harapan. Menurutnya, jika masukan itu dijalankan, Sugiono berpeluang dikenang sebagai Menteri Luar Negeri yang cemerlang.

Namun jika diabaikan, ia mengingatkan diplomasi Indonesia berisiko merosot dan Kementerian Luar Negeri akan dicatat sejarah dengan nilai merah.

Hingga berita ini dibuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kementerian Luar Negeri ataupun Menlu Sugiono terhadap kritik terbuka yang disampaikan oleh Dino Patti Djalal.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bhima Yudhistira, Ekonom Muda yang Minta Anggaran MBG untuk Subsidi BBM

3 April 2026

Paskah di Tengah Kekacauan Dunia

3 April 2026

Perang, Hegemoni, dan Ujian Moral Peradaban: Refleksi Surat Al-Baqarah Ayat 30

2 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

SNBT 2026: 10 Prodi Favorit, Peluang Lolos, dan Daya Tampung Unja

3 April 2026

Timnas Indonesia vs Bulgaria, Peluang Jens Raven Debut Usai Gantikan Zijlstra

3 April 2026

Bhima Yudhistira, Ekonom Muda yang Minta Anggaran MBG untuk Subsidi BBM

3 April 2026

Dua Anak Mantan Bupati Seram Bagian Barat Jadi Tersangka Tambang

3 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?