
IndonesiaDiscover, Indonesia – Gelandang Juventus, Manuel Locatelli meminta timnya untuk mengubah cara bermain pasca klub memecat pelatih Massimiliano Allegri. Namun walaupun begitu, dia tetap mengucapkan terima kasih kepada sang pelatih.
Allegri dipecat setelah memberi Juventus gelar Coppa Italia dan musim masih menyisakan dua laga sisa. Dua laga sisa Juve ditangani oleh Paulo Montero, dan dia sudah memainkan satu laga melawan Bologna, dimana laga berakhir imbang 3-3 (21/5/24).

Juventus belum menemukan pelatih untuk musim depan, namun rumor tertuju kepada pelatih Bologna, Thiago Motta. Tapi yang pasti, Locatelli meminta siapa pun pelatihnya, tim harus lebih bermain possesion based, bukan pragmatis dan lebih mengutamakan bertahan seperti Allegri.
“Kami harus objektif dan berusaha bermain lebih banyak dan menjaga bola,” ujar Locatelli seperti dilansir Football5Star dari Football Italia.
“Saya pikir penting bagi karakteristik saya untuk menjaga bola. Saya tidak menyalahkan siapa pun, tapi faktanya di beberapa pertandingan, kami banyak melakukan kesalahan teknis, jadi ini berdampak karena ketika Anda tidak menguasai bola, Anda harus berlari untuk merebut kembali penguasaan bola.
“Ketika pemain lain menguasai bola dan terorganisir, Anda akan lebih kesulitan karena merasa kesal dengan rekan satu tim Anda dan itu tidak bagus. Jadi, Anda harus terorganisir, lebih banyak menguasai bola, dan membuat keputusan yang lebih baik dalam permainan. Kami harus mulai dari sini.”
Manuel Locatelli: Terima Kasih Massimiliano Allegri

Allegri dipecat Juventus karena perilakunya di final Coppa Italia. Dia punya sisa satu tahun dalam kontraknya dengan I Bianconeri. Walaupun begitu, sang pelatih berhasil mencapai target minimum musim ini, finis di lima besar dan juara Coppa Italia.
“Saya pikir musim ini harus diselesaikan karena ini sulit bagi semua orang, namun pada akhirnya, kami memenangkan Coppa Italia. Inilah kenyataannya,” kata Locatelli.
“Pertama-tama, sungguh melegakan bisa memenangkan trofi pertama. Kemenangan adalah yang terpenting di Juventus dan kami berhasil melakukannya, jadi ini adalah langkah penting dan titik awal.
“Tentu saja, kita semua pernah mengalami apa yang terjadi dengan sangat dekat. Itu adalah keputusan klub (memecat Allegri), kami harus berterima kasih kepada pelatih (Allegri) karena dia memberi kami banyak hal. Kami lebih fokus pada kemenangan karena momen-momen indah harus dinikmati.”